News

Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Hadapi Belanja Serba Online, Begini Cara Informa Tetap Tumbuh dan Bersaing

January 05, 2018
PEKANBARU, TAMPAN - Berubahnya pola gaya hidup masyarakat membuat beberapa gerai pusat perbelanjaan terlihat banyak tutup. 

Kendati demikian, Informa yang berada di Mall Pekanbaru dan MTC Giant Panam memiliki cara untuk tetap tumbuh, walau maraknya toko online. 

Tidak bisa dipungkiri memang, masyarakat kini memilih beralih ke online. Namun maraknya pasar online ini ternyata tidak mengganggu usaha ritel Informa. 

PT. Kawan Lama Sejahtera bisa tumbuh 50% di sepanjang tahun 2017, dimana gaya hidup online juga sedang berkembang dengan pesatnya. 

"Perkembangannya justru sangat bagus di Pekanbaru. Bahkan kita juga akan hadir dengan pusat terlengkap di Living Word," kata Store Manager Informa Ramdani, Kamis (4/01/2018). 

Bahkan dirinya optimis di tahun 2018 akan tumbuh dan lebih besar di Pekanbaru dan akan hadir di living world untuk melengkapi kebutuhan masyarakat akan perabotan rumah tangga, yang ada di Riau. 

Informa hingga saat ini memiliki produk 45 ribu item dengan 99 gerai 35 kota di Indonesia.

“Harga barang kami bisa dipakai lama dan sangat lebar. Masalah harga mulai dari paling murah sampai paling mahal tersedia,” katanya.

Kesan bahwa produk Informa mahal, kata Ramdani, tergantung dari cara masyarakat melihat. Karena Informa banyak barang impor.

Tingginya kepercayaan pelanggan Informa membuat produk yang dijual Informa sudah bisa diterima semua kantor pemerintah dan swasta, hotel, hingga cafe. 

"Pekanbaru sangat potensial dan positif pertumbuhannya. Informa menyediakan 45 ribu jenis barang. Dengan harga yang wajar, kami sajikan produk berkualitas," pungkasnya.(gun)

Sepanjang 2017, Jasa Raharja Riau Kucurkan Santunan Rp51,2 Miliar Untuk Korban Kecelakaan

January 04, 2018
RIAU, PEKANBARU - Jasa Raharja cabang Riau mencatat, sekitar Rp51.248.897.555 dikucurkan bagi korban kecelakaan yang terjadi sepanjang 2017 lalu. Jumlah ini meningkat 48,50 persen (Hampir 50 persen, red) dibanding tahun sebelumnya (2016).

Demikian diungkapkan Kepala Jasa Raharja cabang Riau Widayana di kantornya, Rabu (3/1/2017) siang. Santunan sebesar Rp51,2 Miliar tersebut disalurkan bagi para korban kecelakaan, mulai dari luka hingga meninggal dunia.

Kepala Jasa Raharja Cabang Riau, Widayana
Meningkatnya nominal santunan jadi salah satu faktornya. Selain itu, program 'Jemput Bola' yang diberlakukan Jasa Raharja terhadap korban kecelakaan juga turut membawa dampak. Ini jadi progres yang positif dan efektif.

Sebab, korban atau keluarga korban kecelakaan tidak perlu repot-repot lagi dalam pengurusannya, dan memangkas waktu administrasi. "Dua hari dari tanggal kecelakaan sudah ke luar santunan, itu proses administrasi 35 menit saja," yakin Widayana.

Hanya saja kendalanya, masih banyak dari masyarakat yang tidak melapor, karena tidak semuanya dapat terpantau oleh pihak Jasa Raharja. "Faktor lainnya terlambat melapor, sudah sekian hari baru lapor sehingga mempengaruhi kecepatan pelayanan kita," terang dia.

Kata Widayana, program Jemput Bola tersebut berdampak dengan cepatnya pembayaran santunan oleh pihak Jasa Raharja. Bahkan tak sampai dua hari (Setelah tanggal kecelakaan) sudah bisa dilakukan pembayaran. Ini lebih cepat dari target yang ditetapkan pusat, yakni tujuh hari.

"Sebab itu di 2018, kita akan mempertahankan program ini dan memaksimalkannya. Kemudian program pengobatan gratis dengan mobil unit pelayanan keliling yang kita punya, ditambah program-program lainnya, termasuk menambah kerja sama dengan rumah sakit," singkatnya.

Tercatat, setidaknya Jasa Raharja cabang Riau sudah bekerja sama dengan 52 Rumah Sakit di Kota Pekanbaru dan Kabupaten lainnya di Provinsi Riau. Sehingga korban kecelakaan terjamin dan bisa dijamin biaya perawatannya, dengan jumlah maksimal Rp20 juta.

"Dengan adanya kerja sama ini, kita tidak membatasi obat, tapi dengan maksimal uangnya (Rp20 juta) sehingga keluarga korban bisa mempunyai alternatif sesuai nominal tersebut, di rumah sakit tempat korban dirawat," yakin Widayana.

Belum lagi dengan sistem Santunan Online yang dimiliki Jasa Raharja, sehingga tak perlu repot lagi datang untuk menginput data. Cukup dengan mengakses www.jrriau.com dan klik santunan online, kemudian isi form yang sudah disediakan.

"Bahkan dari rumah pun bisa dilakukan, atau di mana saja, dengan mengakses situs tersebut," pungkas dia berbincang dengan Wartawan.(gun)

Take Away Kopi Susu Bujang, Rasakan Sensasi Nikmatnya

January 03, 2018
PEKANBARU, SUKAJADI - Bisnis cafe tampaknya masih menjanjikan di Pekanbaru. Tidak sulit menemukan memang, tiap sudut kota nyaris berdiri cafe dengan beragam konsep dan menu andalannya masing-masing. 

Seperti Kopi Susu Bujang, terletak di Jalan Patimura, Pekanbaru. Sang pemilik adalah tiga orang pemuda yang masih bujang, lantas menjadi pilihan nama untuk cafe yang mereka dirikan tersebut. 

Kopi Susu Bujang 
Fajar salah satu pendiri mengungkapkan konsep yang mereka hadirkan berbeda dari cafe kebanyakan. Jika cafe pada umumnya mengusung tempat nongkrong, nah Kopi Susu Bujang ini sengaja dibuat mini cafe, dimana sasaran mereka adalah untuk orang-orang sibuk yang sulit meninggalkan kopi. 

"Awalnya kita hadirkan untuk take away,  melihat di sekitar ini kawasan perkantoran yang punya jam istirahat sekitar satu jam,  jadi kita lebih ke konsep take away nya, karena untuk orang yang punya waktu sedikit tapi bisa menikmati kopi dan bisa dibawa pulang atau dinikmati sambil jalan," ujar Fajar, Rabu (3/01/2018) 

Nah, walau konsepnya yang mini, bukan berarti Kopi Susu Bujang tidak enak buat nongkrong. Justru, sebaliknya cafe yang baru berdiri November 2017 ini cocok bagi anda yang suka nongkrong privat. 

Tahun 2018 ini Kopi Susu Bujang buka lebih awal, jika sebelumnya pukul 09.00 WIB, kini pukul 07.00 hingga 22.00 WIB bisa anda kunjungi. 

Kopi Susu Bujang menjadi andalan di cafe mini ini, tak hanya kopi namun se cup susu juga tersedia. Harga yang ditawarkan sangat bersahabat, mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu. Penasaran? Langsung saja kunjungi Kopi Susu Bujang.(gun)

Harga TBS Sawit Awal Tahun Turun Rp 11,64/Kg

January 03, 2018
RIAU, PEKANBARU -  Awal tahun 2018 harga TBS sawit di Riau turun sebesar Rp 11,64/Kg. Penurunan harga ini juga terjadi pada setiap kelompok TBS, terutama TBS usia 10-20 tahun mengalami penurunan harga terbesar. 

Kasi Pengolahan dan Pemasaran Perkebunan Mutu Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Riau Dedi menjelaskan, penurunan harga TBS selama sepekan ke depan mencapai 0,63 % dari harga minggu lalu. Sehingga harga TBS periode saat ini menjadi Rp 1.825,81/Kg. 

Lebih lanjut, Dedi menjelaskan beberapa penyebab penurunan harga TBS minggu ini. Terutama disebabkan oleh PTPN V yang tidak melakukan penjualan CPO, sementara selama ini harga jual PTPN V cukup berpengaruh terhadap pergerakan harga TBS. 

"Untuk harga jual CPO, Sinar Mas Group mengalami kenaikan sebesar Rp 22,29/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 146,36/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 26,19/Kg, PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikan harga sebesar Rp 24,00/Kg, dan PT. Musim Mas mengalami penurunan harga sebesar Rp 185,00/Kg dari harga minggu lalu," ujarnya, Rabu (3/1/2018). 

Dia menambahkan,untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp 322,73/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 224,58/kg, dan PT. Citra Riau Sarana tetap dengan harga sebesar Rp 6.909,00/Kg seperti harga minggu lalu.

Secara nasional produksi CPO Indonesia diperkirakan akan melambat karena kebijakan peremajaan perkebunan (replanting) kelapa sawit bagi petani kecil yang digagas oleh pemerintah. 

"Selain itu Indonesia masih menghadapi berbagai kendala dalam memenuhi target mandatori biodiesel dalam negeri dengan kadar 20%(B-20)," ujarnya. 

Selanjutnya, ada pula kebijakan yang dibuat pemerintah mengenai moratorium izin pembukaan lahan perkebunan baru yang akan memperlambat pertumbuhan perkebunan kelapa sawit sehingga memelankan laju produksi.

Berikut rinciannya:

Umur 3 tahun Rp 1.307,69
Umur 4 tahun Rp 1.459,01
Umur 5 tahun Rp 1.560,73
Umur 6 tahun Rp 1.607,78
Umur 7 tahun Rp 1.668,81
Umur 8 tahun Rp 1.720,91
Umur 9 tahun Rp 1.776,89
Umur 10-20 tahun Rp 1.825,81
Umur 21 tahun Rp 1.783,26
Umur 22 tahun Rp 1.740,02
Umur 23 tahun Rp 1.697,47
Umur 24 tahun Rp1.680,31
Umur 25 tahun Rp 1.611,67
Indeks K: 91,26 %
Harga CPO Rp 7.520,45
Harga Kernel Rp 6.977,84 (gun)

REI Riau Targetkan 15 Ribu Unit Perumahan di Tahun 2018

January 03, 2018
RIAU, PEKANBARU - Asosiasi pengembang perumahan  tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Riau menargetkan membangun 15.000 unit rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan komersil di Provinsi Riau untuk tahun 2018 ini. 

Dimana jumlah perumahan komersil sebanyak 2500 unit dan 12.500 MBR. Hal itu dikatakan oleh Ketua REI Riau Nursyafri Tanjung kepada awak media, Rabu (3/01/2018) 

Ketua REI Riau Nursyafri Tanjung
Ia juga mengungkapkan yang menjadi sasaran utama REI Riau adalah rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), apalagi pada tahun 2017 lalu, REI Riau berhasil membangun 10 ribu unit rumah. Bahkan lebih dari target pembangunannya.

"Target kita di tahun 2018, 80persen didaerah penyanggah dari kota Pekanbaru seperti Pekan Sikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar dan Pelalawan) dan 20 persen kabupaten lainnya,"ungkapnya.

Dirinya juga optimis pembangunan perumahan di Riau cukup tinggi mengingat kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah terhadap rumah bersubsidi cukup tinggi. 

Bahkan secara regulasi masyarakat untuk membayar DP perumahan tersebut tidak mengalami kenaikan. "Sebab pedoman regulasi untuk DP perumahan MBR sesuai dengan regulasi di tahun 2017,"ucapnya.

Dia mengaku keyakinan atau optimistis mencapai target itu berangkat dari hubungan kerjasama yang telah berhasil dibangun REI Riau bersama beberapa pihak, khususnya bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Riau dalam hal percepatan administrasi sertifikat tanah dan perumahan.

"Kemudian kami juga telah melakukan jalinan kerja sama dengan perusahaan listrik negara atau PLN dalam segi penerangan," ungkapnya.(dow)

Hari Pertama 2018, Wako Tinjau Kesiapan RSUD Pekanbaru

January 03, 2018
PEKANBARU, TAMPAN - Hari pertama kerja di tahun 2018, Walikota Pekanbaru, Firdaus bersama rombongan Pemko Pekanbaru melakukan peninjauan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Pekanbaru yang berada di Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Tampan.

Dalam peninjauan tersebut, Walikota langsung melakukan pengecekan kesiapan beroperasinya RSUD Pekanbaru. Mulai dari bangunan fisiknya, alat medis, fasilitas pendukung lainnya dan tenaga medis.

(baca juga : Jelang Grand Opening, Pemko Lakukan Simulasi di RSUD Pekanbaru)

"Alhamdulillah, berdasarkan peninjauan kita hari ini, RSUD Pekanbaru sudah siap untuk dioperasikan, insyaallah beberapa hari kedepan kita akan melakukan softaunchingnya, " ungkap Walikota Pekanbaru, Firdaus MT usai melakukan peninjauan disetiap ruang RSUD Pekanbaru yang mengusung konsep green (hijau), Selasa (2/1/2017).


Meskipun secara umum RSUD Madani sudah siap untuk beroperasi, Firdaus masih memiliki beberapa catatan catatan yang wajib untuk segera dibenahi. Seperti susunan menajemen pasalnya akan ada 90an tenaga medis yang akan mengoperasikan layanan di RSUD ini sebelum beroperasi wajib ada.

"Inikan masih Soft opening, jadi alat alat masih banyak yang kurang, secara bertahap akan kita penuhi. Semoga kehadiran ini rumah sakit ini bisa mengurangi beban RSUD Arifin Achmad, " ujarnya.


Dalam kunjungan Walikota, turut didampingi Sekda Pekanbaru HM Noer MBS, Asisten I Azwan MSi, Kadis Kesehatan Pekanbaru Helda S Munir, Kadis PUPR Dedi Gusriadi, Camat, Lurah beserta tim medis yang akan dipersiapkan untuk tenaga medis di RSUD tersebut.(gun)

PWI Pekanbaru Kunjungi Anak Panti Asuhan Putra Muhammadiyah

January 01, 2018
PEKANBARU, TENAYAN RAYA - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pekanbaru berbagi dengan anak-anak Panti Asuhan Putra Muhammadiyah di Jalan Kesuma, Kecamatan Sukajadi, Senin (1/1/2018) sore.

Bantuan ini diserahkan langsung kepada pengurusan Yayasan, Saadan Nur. Bantuan yang diberikan PWI Pekanbaru berupa makanan dan snack.

"Jangan dilihat dari apa yang kami berikan, tapi lihat lah keikhlasan yang kami bawa, " begitu kata Ketua PWI Pekanbaru Agustiar yang menyerahkan langsung bantuan itu.

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pekanbaru
berbagi dengan anak-anak Panti Asuhan Putra Muhammadiyah 
Dalam penyerahan bantuan ini, Agustiar didampingi juga oleh sejumlah Pengurus PWI Pekanbaru, Sekretaris Dian Alhadi, Waka I Zulfikri, Waka II Safari Al Royyan, Wakil Bendahara Kholik Aprianto, Ketua bidang SIWO Yudi Waldi, Doni Saputra, Randi Saputra, Andre Zaky, dan Adrian Eko Desrilianto.

Sebelum memberikan bantuan ke Yayasan ini, pengurus PWI Pekanbaru menggelar syukuran di Kantor PWI Pekanbaru jalan Sumatera, dan membahas mengenai kegiatan untuk 2018.

"Tentu kami ingin bermanfaat bagi masyarakat. Maka kepada seluruh pengurus PWI Pekanbaru saya minta untuk tetap solid dan bisa membawa nama organisasi ini sebagai organisasi wartawan yang bermarwah," harap Agustiar.

Dalam setiap pemberitaan, Agus juga mengajak kepada seluruh pengurus nya untuk tetap mengedepankan pers yang bermartabat dan anti hoax. "Semoga di 2018 ini, PWI menjadi lebih baik dengan pengurus yang memiliki banyak ide dan kreatif untuk di realisasikan," tuturnya.

Bantuan yang diberikan ini adalah hasil dari sedekah seluruh pengurus PWI Pekanbaru, dan giat ini disebutkannya adalah bentuk wujud rasa syukur dan berbagi bahagia bersama anak panti.

"Semoga membawa keberkahan bagi kita semua, maaf ini tidak bermaksud ria atau pamer ya, " katanya.

Kedepan, dia mengatakan akan terus saling berbagi bersama anak-anak panti. " Kami juga ingin mengenalkan kepada semua bahwa PWI ini tidak hanya berkutat dengan pemberitaan, akan tetapi dengan banyak hal termasuk pendekatan dengan masyarakat banyak," pungkasnya.

Pengurus Yayasan, Saadan Nur mengatakan, atas bantuan yang diberikan PWI Kota Pekanbaru diterima nya dengan senang hati, dan mengucapkan terima kasih, seraya menyebutkan ternyata PWI juga peduli dengan anak yatim dan piatu di Yayasan yang di kelola nya.

"Saya ucapkan terima kasih kepada para pengurus PWI. Semoga bantuan yang sudah kami terima ini mendapatkan balasan dari Allah SWT, insyaallah ," ujarnya.

Ia berharap, selain memberikan bantuan kedepan pengurus PWI Kota Pekanbaru juga bisa berbagi ilmu tentang pelatihan jurnalistik kepada seluruh anak-anak panti asuhan putera yang berjumlah 41 orang.

"Harapan kami, pengurus PWI bisa memberikan pelajaran tentang ilmu jurnalistik. Jadi anak-anak panti bisa tahu, bagaimana cara kerja para wartawan dalam membuat berita," harapnya.

Dikatakannya juga, saat ini ada anak panti Yayasan ini yang mendapatkan bea siswa dan bersekolah di Kuwait. "Mudah-mudahan ada banyak anak kami yang menjadi orang kedepannya," tuturnya.(rls)

Tahun Ini, Petugas Puskesmas di Riau Akan Datangi Warga Untuk Cek Kesehatan

January 01, 2018
RIAU, PEKANBARU - Mulai tahun 2018 ini masyarakat jangan kaget didatangi petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) ke rumah - rumah warga untuk mengecek kesehatan langsung. Karena Program Pemerintah pusat Nusantara Sehat ini akan diberlakukan di Riau tahun ini.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir kepada Wartawan, Senin (1/1). Menurutnya tujuan petugas mendatangi masyarakat ini untuk memetakan kondisi kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir (kiri)
"Jadi petugas Puskesmas akan mendatangi masyarakat. Tidak menunggu di kantor lagi. Tapi dilakukan jemput bola ke masyarakat, "ujar Mimi.

Program ini merupakan masih program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas), saat berkunjung ke rumah warga juga akan memberikan sosialisasi tentang kesehatan sehingga masyarakat mendapatkan informasi kesehatan tanpa mendatangi Puskesmas.

"Petugas akan mengajak masyarakat hidup sehat dan memeriksa kesehatan masyarakat secara rutin dan berkelanjutan. Sehingga penyakit bisa dicegah, "ujar Mimi.

Di Riau sendiri ada sebanyak 213 Puskesmas yang tersebar di 12 Kabupaten Kota dan ada 14 Rumah Sakit Umum Daerah, dimana tidak di Provinsi dan 11 tersebar di 11 Kabupaten/Kota kecuali Kota Pekanbaru yang belum miliki RSUD sama sekali.

"Untuk mendukung operasional 213 Puskesmas itu, maka akan didukung dengan fasilitas baik itu dari Provinsi maupun bantuan Keuangan ke Kabupaten/Kota, "jelas Mimi.

Sedangkan untuk Sumber Daya Manusia (SDM) sendiri program nusantara sehat ini akan didukung dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan dimana satu Puskesmas akan ada 13 Tenaga Kesehatan lengkap.

"Ada dokter gigi, ada dokter spesialis dokter umum dan bidan yang jelas bisa menangani pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas. Tenaganya akan didukung dari Kementerian Kesehatan, "ujar Mimi.(gun)

Blue Bird Beri Beasiswa Untuk Anak-anak Pengemudi Taksi

January 01, 2018
PEKANBARU, BUKIT RAYA - Blue Bird Group memberikan beasiswa pada anak-anak dari pengemudi taksinya, Jumat (29/12/2017) di Kantor Blue Bird, Jalan Sukarno Hatta, Pekanbaru. Hadir dalam acara, seratusan sopir dan Wali Murid, serta segenap Operasional dan Manager Blue Bird,, Jarot Suharso. Serta Ustad, H.Djamaris Arif.

Penerima beasiswa bersama orangtua, serta jajaran perusahaan Blue Bird group berfoto bersama. 

"Penerimanya adalah anak-anak sopir taksi Blue Bird, sebanyak 20 orang terdiri dari pelajar dan  mahasiswa. Mereka sangat senang mendapat biaya pendidikan tersebut,"ujar Djamaris.

Dijelaskan Djamaris, tujuan dari acara adalah untuk membantu meringankan beban biaya sekolah dan kuliah. Ia berharap, kegiatan seperti ini bisa ditiru oleh armada taksi maupun usaha transportasi lainnya.

"Beasiswa ini merupakan suatu kebanggaan bagi perusahaan. Mereka bisa meringankan beban keluarga dalam bidang pendidikan. Selain orangtuanya dapat bekerja, anak-anaknya pun terperhatikan. Semoga kegiatan seperti ini bisa jadi contoh bagi taksi dan armada transportasi lainnya,"ungkap Djamaris.

Dalam ceramahnya, Djamaris yang juga menjabat Ketua Umum Himpedester ini menerangkan, keutamaan dan manfaat bersedekah, diantaranya adalah membuka rezeki, bisa menambah harta,menolak bala dan musibah, menyehatkan penyakit, menghapus dosa, dan melindungi diri di hari mahsyar.(gun)

KPU Riau Tetapkan Jadwal Pendaftaran Pasangan Pilgub 8 Januari

January 01, 2018
RIAU, PEKANBARU - Sampai saat ini masih belum jelas siapa-siapa saja bakal calon Gubernur Riau yang akan bersaing memperebutkan tahka kekuasaan Bumi Lancang Kuning.

Walau demikian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau telah menetapkan tanggal pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang ingin mengikuti ajang Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) pada 2018.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau, Nurhamin
Ketua KPU Riau, Nurhamin menjelaskan, berdasarkan apa yang termaktub dalam Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, maka KPU Riau menetapkan jadwal pendaftaran pasangan calon Pilgubri ditetapkan pada 8-10 Januari 2018.

"Untuk pendaftaran telah ditetapkan tanggal 8-10 Januari 2018. Nanti akan kami umumkan secara terbuka pendaftaran paslon melalui media massa selama sepekan mulai 1-7 Januari 2018," ungkapnya, Minggu (31/12/2017).

Menyangkut syarat calon dan syarat pencalonan, kata Nurhamin, yakni bagi pasangan yang mendaftar melalui partai politik, harus didukung sekurang-kurangnya oleh partai politik atau gabungan partai politik yang saat ini memiliki 20 persen kursi DPRD Riau yaitu jumlah kursi DPRD Provinsi Riau 20 persen dikalikam 65 kursi sama dengan 13 kursi.

Kemudian, jumlah paling sedikit perolehan suara sah partai politik atau gabungan partai politik yang mendaftarkan pasangan calon dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Riau tahun 2018 adalah 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah partai politik peserta Pemilu Tahun 2014 yaitu 25 persen dikalikan 2.744.191 suara sah sama dengan 686.048 suara.

"Selanjutnya, paslon gubernur dan wakil gubernur Riau yang mendaftar diminta membawa dan menyerahkan dokumen asli dan salinan syarat calon dan syarat pencalonan yang dibuat dalam dua rangkap," kata dia.(gun)

Berbagi Sembako, Komunitas Peduli Panti Asuhan Pekanbaru Menutup Kegiatan 2017

January 01, 2018
PEKANBARU, TAMPAN - Jelang penutupan tahun 2017, Komunitas Peduli Panti Asuhan (PPA) Kota Pekanbaru kembali menyalurkan bantuan rutinitas ke Panti Asuhan As Shohwa, Jalan Merpati Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Minggu (31/12/2017). 

Seperti bantuan yang telah diberikan ke empat panti asuhan sebelumnya, Peduli Panti Asuhan yang beranggotakan lebih dari 40 donatur ini menyerahkan sembako seperti beras, telor, minyak goreng, gula. 

Tidak hanya sembako, Komunitas ini juga menyerahkan alat tulis dan buku, selain santunan kepada 23 anak panti yang terdiri dari 5 laki-laki dan 18 perempuan. Dalam kesempatan ini, rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua PPA, Khamidi Setia Budi langsung diterima Ketua Yayasan, Hj Asfaridah bersama seluruh anak panti. 

"Alhamdulilah, saya tidak menyangka jika kehadiran anak-anak muda ini ingin menyerahkan bantuan ke kami. Tanpa adanya persiapan sama sekali, kami mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga. Semoga apa yang sudah diberikan ini dapat balasan dari Allah SWT," ujar Asfaridah. 

Diceritakan Asfaridah, panti asuhan yang ia dirikan sejak tahun 2002 ini memang setiap bulan masih mengharapkan bantuan dari para donatur, meskipun ia tak menampik jika selama ini ada donatur tetap yang memberikan bantuan.

"Selain pemerintah, memang ada donatur tetap kami yang selalu memberikan bantuan. Untuk itu, bantuan dari komunitas PPA ini sangat membantu kami untuk kelangsungan anak-anak panti," ujarnya lagi. 

Sementara itu, Khamidi Setia Budi yang didampingi Sekretaris, Suparmin dan Bendahara, Emir Zulhiadmin mengatakan semoga bantuan yang telah diberikan bisa bermanfaat dan membantu panti asuhan As-Shohwa. 

"Alhamdulillah, saya bersama seluruh anggota telah menyalurkan bantuan dari para donatur ke panti asuhan. Semoga bantuan yang telah diberikan ini bisa memberikan manfaat yang banyak," ujar pria lulusan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).

Dalam kesempatan ini, Ia juga lupa mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan bantuan. 

"Saya bersama seluruh pengurus dan pendiri Peduli Panti Asuhan mengucapkan terima kasih. Kedepan di tahun 2018, kami akan terus menjalankan aktifitas ini dengan memberikan ke panti-panti asuhan yang benar-benar membutuhkan bantuan," ungkapnya. 

Khamidi juga mengatakan, bagi para donatur yang ingin bergabung ke komunitas Peduli Panti Asuhan bisa memfollow akun Instagram @Pedulipantiasuhan dan jika ingin bergabung ke Grup Whatsapp bisa menghubungi 085272158987.(rls)

Bupati Kampar Ingatkan Seluruh ASN Tanggal 2 Januari 2018 Kembali Bekerja

January 01, 2018
KAMPAR, BANGKINANG - Bupati Kabupaten Kampar melalui Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kampar, Nurhasani menghimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN)di lingkungan Pemkab Kampar agar Selasa, 2 Januari 2018 sudah kembali bekerja. Karena pimpinan akan memberikan tindakan tegas jika ada ASN menambah hari liburnya.

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kampar, Nurhasani
"Pesan Bupati Kampar untuk menyampaikan bahwa para ASN, Selasa (2/1/2018) harus sudah mulai kembali bekerja sesuai keputusan Menteri Ketenagakerjaan nomor 267 2017. 

Jika ada ASN yang melanggar maka bupati akan memberikan sanksi," kata Nurhasani kepada Wartawan melalui telepon selulernya, Ahad (31/12/2017).

Nurhasani berharap kepada seluruh ASN di Pemkab Kampar tidak melanggar apa yang disampaikan bupati kepadanya. Karena pada Januari 2018 selain tanggal 2 tidak ada cuti. 

"Cuti di bulan Januari 2018 selain hari Ahad hanya tanggal 2. Jadi saya berharap kepada seluruh ASN tidak ada yang menambah cuti," harapnya.

Ia menambahkan, bahwa tanggal Januari 2017 kepada ASN Pemkab Kampar kembali membuka kantornya masing-masing, dan aktif bekerja seperti biasa. Kecuali ASN yang memang tidak masuk dengan hal yang wajar.

"Kepada kepala OPD dilingkungan Pemkab Kampar, pada tanggal 2 Januari kantornya harus sudah kembali aktif seperti biasa, terutama kantor OPD yang melayani masyarakat. Dan seluruh pegawai diwajibkan masuk, kecuali ada halangan yang wajar," tegasnya.

Selain itu, Nurhasani menyampaikan kepada seluruh ASN dan masyarakat Kampar, selamat menikmati liburannya. Dan juga mengingatkan agar selalu menjaga keselamatan.(gun)

Investasi Pasar Modal di Riau Diramalkan Tumbuh Baik 2018

January 01, 2018
RIAU, PEKANBARU - Investasi pasar pasar modal di Riau diramalkan kian membaik di 2018. Perkiraan ini sejalan dengan perkiraan membaiknya ekonomi Riau 2018.

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Riau Emon Sulaiman, mengatakan ramalan itu semakin dikuatkan dengan meningkatnya jumlah investor baru di Riau selama 2017.

Tercatat per November tahun ini angka investor yang masuk lebih kurang sudah mencapai 2000 investor. 

"Untuk share sudah 93%, dan tinggal 1 bulan di akhir 2017 ini. Kita harapkan share yang diberikan bisa sesuai target di angka 2.500 investor," kata Emon Sulaiman.

Lebih lanjut Emon menjelaskan, tahun 2018 akan ada upaya lebih masif untuk mendorong aktivasi investor. Diantaranya langkah yang dilakukan yakni edukasi tentang pasar modal kepada investor.

"Bagaimana itu bisa lebih maksimal di 2018. Dengan menggelar kegiatan, seperti 'Yuk Nabung Saham', yang terbuka untuk umum," cakapnya.

Harapannya, keterlibatan masyarakat di pasar modal lebih intens.(gun)

Begini Ramalan Ekonomi Riau 2018 Versi BI

January 01, 2018
RIAU, PEKANBARU - Pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2017 melambat. Proyeksi BI Riau di 2017 hanya 2,25-3,25% saja. Tapi tahun ini ramalan pertumbuhan ekonomi Riau versi BI lebih tinggi, yakni menyentuh angka 2,43-3,43%.

Kepala BI Riau Siti Astiyah mengatakan, kemungkinan terbesar laju pertumbuhan ekonomi dari sisi penggunaan masih bersumber dari tingkat konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah dan investasi. 

Kepala BI Riau Siti Astiyah
"Sedangkan dari sisi sektoral dukungan perbaikan ekonomi Riau dari sektor pertanian, industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, bahkan bisa tumbuh melebihi capaian 2017," katanya. 

Lebih lanjut Siti menjelaskan, naiknya pertumbuhan ekonomi di 2018 ditopang oleh perbaikan dunia. Ini adalah gambaran secara unum, sebab ekonomi dunia sendiri terus menunjukkan perbaikan di Eropa dan Tiongkok. Tiongkok sendiri merupakan sasaran ekspor CPO terbesar. 

Indikator dari perbaikan itu, menurut Siti Astiyah, sangat mungkin kuat. Jika dilihat dari indeks keyakinan konsumen (IKK), indeks keyakinan ekonomi (IKE) dan indeks ekspektasi konsumen (IEK) menunjukkan peningkatanvolume ekspor CPO dan pulp.

Hal lain, stabilnya nilai tukar rupiah, perkiraan investasi, produksi dan konsumsi listrik PLN, perbaikan harga minyak, kenaikan harga komoditas CPO dan karet lokal maupun global, permintaan domestik dan ekspor, kenaikan upah minimun tahunan dan lainnya.

Dari sisi penawaran, kinerja sektor pertanian, kehutanan dan perikanan tahun depan diperkirakan relatif meningkat. GAPKI menyatakan produksi kelapa sawit bisa tumbuh 3 persen, angka ini merupakan rat-rata pertumbuhan sawit mulai 2015-2020. Begitu juga dengan industri olahan. Sementara itu dari sektor pertambangan dan penggalian migas katanya masih cenderung akan terjadi tren penurunan, produksi bisa turun mencapai 8-12%

"Kalau sektor konstruksi menunjukkan peningkatan, adanya proyek tol Pekanbaru-Kandis-Dumai sepanjang 135 Km akan mendukung sektor ini, ditambah beberapa proyek lain seperti pembangunan jalur kereta api Jambi-Pekanbaru, Pekanbaru-Bangkinang-Payakumbuh-Bukittinggi sepanjang 185 Km," jelas Siti.

Dan terakhir di sektor perdagangan besar dan eceran yang juga diperkirakan akan mengalami peningkatan karena dipengaruhi daya beli masyarakat yang semakin membaik.(gun)

Pariwisata Riau 2018 Fokus Pada Wisata Tahun Kalender

January 01, 2018
RIAU, PEKANBARU - Pariwisata di Riau baru saja menggeliat. Untuk mengenalkan itu butuh waktu lama dan duit banyak. Sepanjang 2017 yang menjadi koreksi penting adalah soal promosi dan peningkatan infrastruktur. 

Masalah akan dibawa ke tahun 2018 sebagai catatan evaluasi. Terutama untuk objek wisata tahun kalender di Riau, seperti Bakar Tongkang, Pacu Jalur, Bono, Tour De Siak dan beberapa objak wisata budaya lainnya. 

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Fahmizal Usman memang belum menetapkan target kunjungan. Fokusnya di tahun 2018 soal promosi agar wisata ini menarik wisatawan. 

"Tidak ada cara lain untuk meningkatkan kunjungan wisatawan selain promosi besar-besaran. Kalau untuk urusan infrastruktur dan akses hanya berproses. Tapi soal promosi memang harus dilakukan sepanjang tahun," kata dia. 

Fahmizal Usman menjelaskan, 2018 akan jadi tahun promosi untuk wisata Riau. Terutama objek wisata yang masuk dalam tahun kalender. Semua pihak akan dilibatkan, mulai dari komunitas, Pemda dan beberapa instansi lainnya. 

"Sebab selama ini mengapa kunjungan wisatawan meningkat kan, jawabannya ya karena promosi. Setelah melihat hasil ini kami percaya dan tahun 2018 promosi harus lebih kuat lagi," sambungnya. 

2017 dinas ini menargetkan kunjungan Wisman sebanyak 59 ribu, per Oktober 2017 sudah 91 ribu. Dinas Pariwisata Provinsi Riau juga mencatat sebanyak 33.556 kunjungan wisatawan sepanjang momentum natal dan tahun baru 2017. Angka ini meningkat jika dibandingkan periode sama tahun 2016 sebanyak 15.356.(gun)

DPRD Pekanbaru Minta Bapenda Lebih Tegas pada Wajib Pajak

January 01, 2018
PEKANBARU, PAYUNG SEKAKI - Legislator di Payung Sekaki, mengapresiasi kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru, yang tetap buka melayani masyarakat hingga akhir tahun meski dalam suasana libur.

Hal ini sengaja dilakukan, agar wajib pajak yang belum membayarkan kewajibannya, bisa segera melunasinya.

Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, H Fathullah
"Langkah ini harus didukung semua pihak. Namun di satu sisi, Bapenda harus tegas. Jangan hanya sistem menunggu dan membiarkan kesadaran wajib pajak itu sendiri. Tapi harus punya terobosan jitu juga," kata Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru H Fathullah, Minggu (31/12/2017) menjawab Wartawan.

Dia juga meminta, peningkatan PAD tahun 2018, harus bergerak tinggi secara signifikan.

Terutama sektor pajak yang selama ini menjadi andalan. Seperti hotel, tempat hiburan, pajak parkir dan pajak rumah makan/restoran.


Enggannya wajib pajak selama ini menunaikan kewajibannya, karena kurangnya sikap tegas Bapenda. Sehingga mereka mengulur-ulur waktu dengan merasa tidak bersalah.

Kondisi ini tidak bisa dibiarkan lagi tahun 2018. Apalagi APBD Pemko Pekanbaru, memang sangat bertumpu pada PAD. "Kita dukung jika Bapenda berani ambil langkah tegas," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Bapenda Pekanbaru Syoffaizal menjelaskan, sepanjang tahun 2017, Bapenda melayangkan 477 surat teguran kepada wajib pajak (WP).

Surat teguran itu dilayangkan lantaran WP lalai dalam melaksanakan kewajibannya.

Beberapa kategori wajib pajak yang dinilai lalai dalam membayarkan pajaknya seperti pajak hotel.

Untuk hotel, pihaknya sudah melayangkan 75 surat teguran, pajak parkir lima surat teguran, hiburan 58 kali, dan restoran 339 surat teguran. (gun)

Jembatan Kayu di Kawasan Pelabuhan Tanjung Harapan Rusak, Begini Kata Pelindo

January 01, 2018
KEP MERANTI, SELAT PANJANG - Kepala Kawasan Cabang Pelindo I Selatpanjang, Helmi Firdaus akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Meranti terkait perbaikan jembatan kayu di kawasan Pelabuhan Tanjung Harapan yang mengalami kerusakan.

Ratusan penumpang memadati dermaga Pelabuhan Tanjung Harapan
Selatpanjang saat awal libur Tahun Baru, Sabtu (30/12/2017). 
"Sebab yang bangun jembatan itu dulunya pihak Dishub, jadi kami harus koordinasi dulu dengan mereka. Apakah nanti kami yang memperbaikinya atau mereka," ujar Helmi, Minggu (31/12/2017).

Ia mengakui, rusaknya sebagian badan jembatan mengakibatkan jembatan tersebut tidak bisa dilintasi oleh masyarakat yang datang ke pelabuhan.

Akibatnya, pengunjung hanya menggunakan jalan utama ke pelabuhan.

"Sebelumnya jembatan itu memang dijadikan akses alternatif bagi kendaraan, seperti sepeda motor saat terminal dipadati kendaraan warga yang mengantar dan menjemput keluarganya di pelabuhan," ujarnya.


Menurut Helmi, sebenarnya jalan masuk utama pelabuhan sudah cukup memadai.

"Padatnya tidak setiap hari, hanya saat hari libur saja. Banyak warga yang berangkat dan datang di pelabuhan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Kepulauan Meranti, Aready belum bisa dikonfirmasi oleh Tribunpekanbaru saat akan menanyakan kapan perbaikan jembatan tersebut dilakukan.

Aready juga tidak membalas pesan yang dikirim melalui aplikasi daring Whatsappnya.(gun)

sumber : Tribun Pekanbaru

126 Polisi di Riau Naik Pangkat di Malam Tahun Baru

January 01, 2018
RIAU, PEKANBARU - Malam tahun baru kali ini menjadi malam yang istimewa bagi 126 personel kepolisian Polda Riau dan jajaran.

Jumlah ini ditambah lagi dengan dua orang Perwira Menengah (Pamen), masing-masing Direktur Reserse Kriminal Khusus, AKBP Gidion Arif Setiawan yang menjadi Kombes pol, dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, AKBP Hadi Poerwanto yang resmi menyandang Pangkat Kombes pol.

Upacara kenaikan pangkat ini digelar, Minggu (31/12/2017) malam di halaman Mapolda Riau Dari 128 personil yang mengalami kenaikan pangkat, 50 orang diantaranya dari jajaran Polda Riau, sedangkan sisanya dari Polres jajaran.

Selain dua orang dari AKBP menjadi Kombes, satu orang naik dari Komisaris Polisi (Kompol) menjadi AKBP, dan dua orang naik dari Ajun Komisaris Polisi (AKP) menjadi Kompol. Pada tingkatan Bintara, ada 111 orang personil juga mendapat kenaikan pangkat.

Yakni, Aiptu satu orang, Aipda 47 orang, Bripka 32 orang, Brigadir 25 orang dan Briptu enam orang.

"Untuk kenaikan pangkat pengabdian ada 10 personel,'' ungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes pol Guntur Aryo Tejo.

Sementara, juga terdapat kenaikan pangkat pengabdian. Di antara mereka berpangkat AKBP, Kompol dan AKP serta Ipda masing-masing satu orang.(gun)

Sering Tertangkap Pungli, Bupati Syamsuar Benahi Dishub Siak

January 01, 2018
SIAK, MEMPURA - Bupati Siak Syamsuar termasuk gerah dengan adanya oknum petugas Dinas Perhubungan (Diahub) yang tertangkap Pungutan Liar (Pungli) pada 2017.

Ia membenahi struktural dan petugas lapangan serta petugas pada kantor pelatanan KIR. Ia menegaskan agar petugas tidak lakukan Pungli pada 2018 mendatang. 

Petugas Dishub di kantor pelayanan KIR memberikan keterangan
kinerja mereka kepada Bupati Siak Syamsuar beberapa waktu lalu.
 
"Saya sampaikan pula kepada masyarakat, jangan ajak petugas berunding-runding. Supaya tidak ada kesempatan untuk melakukan Pungli," kata dia, Minggu (31/12/2017). Ia optimistis, setelah mengevaluasi Dishub dan mengganti petugas, pada 2018 tidak ada lagi Pungutan Liar di tubuh Pemkab Siak.

Bila ada, ia tak segan-segan memecat oknum petugas, baik honorer maupun PNS.

"Makanya dengan petugas yang baru ini kami tekankan untuk menjalankan tugas sebagaimana mestinya tanpa mau menerima uang sogokan. Apalagi saat ini sudah diberlangsungkan sistem non tunai. Ikuti aturan yang ada," kata dia.

Ia juga mengatakan, sewaktu-waktu dirinya bakal hadir di instansi-instansi yang rawan Pungli.

Seperti mendatangi petugas Dishub di lapangan, Sidak ke kantor pelayanan KIR kendaraan dan lain-lain. Waktunya rahasia, sehingga petugas dapat dikontrol dengan baik.

"Kita melakukan perubahan ini dalam rangka bagaimana kita memberikan pelayanan yang nyaman kepada masyarakat," kata dia. 

Syamsuar mengklaim peralatan yang dimiliki Dishub Siak dalam melakukan uji KIR termasuk yang terbaik di Riau. Namun tarif pengurusan KIR juga termasuk yang termurah di Riau. Hanya Rp36 ribu per KIR sementara di Kabupaten/kota lainnya Riau sudah mencapai Rp 60 ribu lebih. 

"Angka ini terlalu kecil, dalam waktu dekat kita upayakan perubahan, yang tujuannya meningkatkan PAD," kata dia. 

Syamsuar juga meminta kepada masyarakat agar melaporkan jika petugasnya masih bermain di lapangan. Pihaknya bakal segera menindak agar perbuatan oknum tidak terjadi di masa mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan Siak Arif Fadillah mengaku siap membersihkan Dishub dari Pungli. Ia menargetkan tahun 2018 Dishub bersih dari Pungli. 

"Sesuai keinginan Pak Syamsuar, Dishub bersih-bersih. Kita bakal lakukan pengontrolan seefektif mungkin. Karena selama ini petugas jarang dikontrol di lapangan sehingga berbuat sesuka hati. Akhir ada oknum yang diOTT. Inikan memalukan. Kedepan itu tidak ada lagi," kata dia. (gun)

Jelang Grand Opening, Pemko Lakukan Simulasi di RSUD Pekanbaru

January 01, 2018
PEKANBARU, TAMPAN - Pemko Pekanbaru terus menggesa pemasangan fasilitas pendukung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Pekanbaru.

Sejauh ini sejumlah fasilitas pendukung yang sebelumnya belum terpasang sudah rampung.

Seperti pemasangan kloset, westafel dan dapur umum.

"Dalam dua hari ini fokus kita adalah untuk pemasangan meubeler. Kalau untuk westafel dan kloset sudah siap," kata Asisten 1 Setdako Pekanbaru, Azwan yang juga ketua tim percepatan RSUD Kota Pekanbaru, Minggu (31/12/2017).

Azwan menargetkan untuk pemasangan meubeler tersebut akan tuntas dalam dua hari ini.

Sehingga Selasa (2/1/2018) besok seluruh fasilitas dan petugas sudah siap seluruhnya.

"Target kita tanggal 2 itu semuanya sudah ready dan sudah bisa kita lakukan simulasi," ujarnya.

Sementara untuk jadwal soft launching, pihaknya menjadwalkan dalam dua atau tiga hari setelah dilakukan simulasi.

Namun untuk jadwal pastinya masih menunggu jadwal Walikota Pekanbaru.

"Setelah simulasi kami akan laporkan ke Pak Walikota kapan kira-kira pak Walikota bisa melakukan soft launching RSUD Kota Pekanbaru ini," katanya.

Selain dari sisi fasilitas dan sumber daya manusia, Azwan juga mengklaim seluruh regulasi yang berkaitan dengan RSUD sudah rampung.

"Yang berkaitan dengan izin-izin tidak ada masalah lagi. Baik izin operasionalnya, IMBnya, Amdal dan yang lainya semua sudah ada. Termasuk rekomendasi dari kementrian juga sudah ada. Jadi tidak ada masalah lagi," paparnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan, Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldi mengakui kondisi RSUD Kota Pekanbaru belum selesai 100 persen.

Baik dari sisi fisik, sarana pra saranan dan sumber daya manusia.

Kondisi inilah yang menyebabkan diundurnya soft launching RSUD Kota Pekanbaru yang berada di Jalan Garuda Sakti tersebut.

"Seperti kita ketahui, untuk fisik RSUD itu memang belum tuntas seluruhnya. Sampai sekarang baru 82 persen," katanya, Selasa (26/12/2017) lalu.

Namun karena banyak tuntutan dari masyarakat yang meminta agar RSUD Kota Pekanbaru segera dioperasikan, pihaknya pun terus menggesa sejumlah fasilitas pendukung.

Sehingga RSUD ini bisa segera dioperasikan untuk melayani masyarakat.

"Tapi karena keterbasan fasilitas dan anggaran, kita akan melakukan pelayanan sesuai dengan fasilitas yang ada saja," ujarnya.

Pihak RSUD Kota Pekanbaru nantinya akan melakukan sejumlah pelayanan. Diantaranya poli umum, UGD dan rawat inap.

Untuk melakukan pelayanan medis tersebut, pihaknya akan mengerahkan dokter spesialis yang ada di Puskemas.

"Ada sekitar 18 dokter spesialis yang akan kita tarik dari Puskemas untuk ditempatkan di RSUD. Mereka kita ambil dari seluruh Puskemas yang ada di Pekanbaru," katanya.

Dengan ditariknya dokter spesialis di Puskemas ke RSUD Kota Pekanbaru, maka pelayanan masyarakat yang membutuhkan tindakan dokter spesialis akan dirujuk ke RSUD Kota Pekanbaru.

"Jadi nanti pasien yang memerlukan penanganan dokter spesialis di seluruh Puskesmas rujukan ke RSUD Kota Pekanbaru," imbuhnya.

Jika tidak ada aral melintang, seluruh dokter spesialis di Puskemas tersebut mulai awal tahun depan sudah resmi bekerja di RSUD Kota Pekanbaru.


Tidak hanya dokter spesialis yang akan dipindahkan ke RSUD Kota Pekanbaru, Dinas Kesehatan juga akan mencomot dokter umum di puskemas untuk ditugaskan di RSUD Kota Pekanbaru.

Jumlahnya mencapai sekitar 60 orang dokter.

Saat disinggung apakah kondisi tersebut nantinya tidak berdampak terhadap pelayanan di Puskemas, Zanini menyebut tidak akan begitu menganggu.

Sebab pihaknya sudah melakukan analisa beban kerja terhadap tenaga medis yang akan digeser di RSUD Kota Pekanbaru.

"Kita upayakan penggeseran ini tidak mengganggu pelayanan di Puskemas," ujarnya.

Aksi main comot tenaga medis di Puskemas ini akibat tidak adanya penambahan tenaga medis yang ditempat di Puskemas.

Sebab usulan penambahan tenaga medis yang disampaikan Pemko Pekanbaru ke Kemenpan RB belum disetujui.

Salah satu penyebab belum disetujuinya usulan tersebut karena belum adanya kajian terkait analisa beban jabatan dan analisa beban kerja di RSUD Kota Pekanbaru.

"Kita belum bisa melakukan kajian analisa beban jabatan dan analisa beban kerja sebelum rumah sakit ini dioperasikan," katanya.

Jika nanti sudah dioperasikan, maka pihaknya akan lebih gampang melakukan usulan tersebut. Tidak hanya penambahan petugas, tapi juga usulan bantuan dana.

"Kalau sudah beroperasi kita lebih gampang mengajukan anggaran. Baik provinsi (Pemprov Riau maupun ke pusat," pungkasnya.

Seperti diketahui, rencana soft launching RSUD Kota Pekanbaru dipastikan molor.

Sebelumnya Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setdako Pekanbaru, Azwan bersama tim percepatan RSUD Kota Pekanbaru menjadwalkan akan melakukan soft lounching RSUD Kota Pekanbaru, Rabu (27/12/2017).

Molornya jadwal soft launching tersebut akibat masih adanya sejumlah fasilitas pendukung yang belum terpasang.

Molornya jadwal ini berdampak terhadap pelayanan kepada masyarakat.

Sebab pelayanan baru bisa dilakukan setelah soft lanching dilakukan.(gun)