Komunitas

Showing posts with label Komunitas. Show all posts
Showing posts with label Komunitas. Show all posts

ISPP Kuansing Gelar Jelajah Pendidikan ke Pelosok Negeri

February 07, 2018
KUANTAN SINGINGI, TELUKKUANTAN - Ikatan Sarjana Peduli Pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi akan melakukan program jelajah pendidikan ke beberapa tempat terpencil yang ada di daerah tersebut.


Program ini bertujuan untuk membantu menanamkan cita-cita sejak dini kepada masyarakat. Kegiata ini telah dimulai dari Kecamatan Kuantan Mudik tepatnya di SMP 5 Kuantan Mudik pada tangg 2-4 Februari 2017 lalu.

"Kita perlu menanamkan dan memberikan informasi bahwa orang susah dan terbatas bisa kok mencapai cita-citanya untuk jadi orang sukses karena diluar negri hal ini sudah dilakukan sejak dini seperti dibenua Eropa," kata Ketua ISPP Kuansing, Rizki Erlando kepada Wartawan, Selasa (6/2/18).

Kata Rizki, kendatipun dalam kegiatan itu pihaknya mengalami banyak kesulitan, namun hal tersebut bisa diatasi berkat kerjasama beragam pihak. Termasuk bantuan dari pihak Kejari Kuansing.

"Kami dipinjamkan mobil oleh Kejari Kuansing selama tiga hari untuk mendukung kegiatan tersebut. Kami sangat berterimakasih kepada kejaksaan yang telah berpartisipasi membantu dunia pendidikan," ujar Rizki.

Rizki menambahkan selama ini kejaksaan sangat mendukung langkah-langkah ISPP Kuansing dalam memajukan pendidikan Kuansing dengan melakukan pendekatan real kepada para siswa. Dengan cara itu, katanya, ISPP telah mengetahui secara persis permasalahan dan kendala yang di hadapi sisiwa maupun pihak sekolah untuk diteruskan kepada pemegang kebijakan dinegeri ini.

ISPP kata Rizki, berharap agar semua anak- anak ei Kuansing bisa melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi " Kalau bisa sampai S3," harapnya.

Usai melakukan jelajah pendidikan ini kata dia,ISPP Kuansing langsung akan memberikan hasil observasi kita pihak terkait terutama pemerintah daerah untuk sama-sama saling membangun pendidikan Kuansing kearah lebih baik. "Kami yakin generasi Kuansing punya kapasitas untuk itu," tutup Rizki Erlando.(gun)

Peduli Lingkungan Masyarakat, Mahasiswa Biologi FKIP UIR Adakan Kemah Bakti

February 07, 2018
PEKANBARU, TAMPAN - Sebagai bentuk kepedulian lingkungan masyarakat, Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Islam Riau (UIR) mengadakan Kemah Bakti Sosial Masyarakat (KBSM) bertempat di Desa Pulau Terap Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar, Riau.

Dalam kegiatan yang digelar selama tiga hari, sejak tanggal 2 Februari 2018 hingga 4 Februari 2018 tersebut, setidaknya diikuti oleh kurang lebih 180 mahasiswa Biologi FKIP UIR. Dengan rincian peserta yang yang berasal dari mahasiswa semester 2 ada sebanyak 90 orang, dan panitia sebanyak 90 orang.

Wahyu Tri Ramadhan selaku Bupati Himap Biologi FKIP UIR kepada Wartawan, Selasa (6/2/2018), menjelaskan KBSM merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya oleh Prodi Biologi FKIP UIR.

Pria yang sering disapa Wahyu ini menerangkan, kegiatan mendapat sambutan yang sangat baik oleh masyarakat sekitar.

"Ada empat tujuan yang ingin dicapai dalam mengadakan kegiatan ini. Pertama, menjadikan mahasiswa biologi yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena beliaulah pencipta alam semesta ini. Kedua, kegiatan ini bentuk pengabdian terhadap masyarakat dalam bentuk kepedulian lingkungan dan kesehatan. Ketiga, kegiatan ini bertujuan untuk pembentukan karakter mahasiswa biologi. Serta yang terakhir tentunya untuk mempererat silaturahmi keluarga biologi," terang Wahyu.

Wahyu turut menjelaskan, kegiatan ini mendapat support penuh dari pihak kampus UIR, terutama FKIP UIR. Hal ini ditunjukkan dengan adanya pemotongan pita serta kata sambutan oleh Ketua Prodi Pedidikan Biologi UIR, Laili Rahmi, serta Wakil Dekan Kemahasiswan, Muslim, sesaat sebelum berangkat menuju ke Desa Pulau Terap pada hari Jumat lalu.

Untuk rincian kegiatan yang diadakan selama tiga hari tersebut, Wahyu menjelaskan kegiatan pertama yang dilakukan ialah penanaman pohon dan apotik hidup, serta melakukan penyuluhan di sekolah setempat.

"Yang lebih menarik lagi pada malam pertama KBSM berlangsung ada penerbangan lampion yang di terbangkan oleh setiap anggota kelompok peserta tenda," ujar Wahyu.

Sementara pada hari terakhir, peserta mengikuti kegiatan outbound. Kegiatan ini dilakukan untuk melatih kepercayaan diri peserta, mental, kekeluargaan, dan kebersamaan.

"Pada KBSM kali ini banyak hal-hal positif yang dapat diambil di dalamnya. Dengan adanya kegiatan ini, tidak ada jarak antar senior ataupun junior di Biologi FKIP UIR. Kita semua disini keluarga yang haru saling menjaga, menyayangi, serta menghormati," kata Wahyu.(gun)

NNJ Tambah Deretan Komunitas di Bengkalis

January 21, 2018
BENGKALIS, DURI - Para pencinta sepeda motor matic besar di Kota Bengkalis berkumpul membuat satu ikatan bernama Komunitas Nmax Negeri Junjungan (NNJ). Kehadirannya perkumpulan ini menambah deretan komunitas di Kabupaten Bengkalis.

''Berdasarkan hasil keputusan rapat dan kesepakatan bersama kepengurusan NNJ ini berlaku selama 3 tahun terhitung sejak tanggal dibentuk,'' ungkap Ketua Komunitas NNJ, Ibnu Hajar alias Benu, Minggu (21/1/ 2018).

Menurut Benu, kehadiran NNJ bukan sebagai wadah untuk gagahan atau pamer motor, tapi semata-mata sebagai organisasi yang bersifat kekeluargaan dan sosial, serta ajang silaturahmi.

Dengan berkumpulnya para pencinta motor matic besar ini, diharapkan akan menghasilkan kegiatan yang bersifat positif.

''Komunitas ini sebagai sarana untuk meningkatkan ajang silaturahmi dengan sesama pencinta sepeda motor matic, khususnya NMax,'' ujar Ibnu Hajar.

Untuk memperbanyak teman dan memperluas pergaulan serta mananamkan rasa peduli dan berbagi untuk sesama dan tentunya juga untuk mengenalkan Kabupaten Bengkalis yang berjuluk Negeri Junjungan kepada orang luar.

Sesuai dengan komitmen seluruh anggota, NNJ bertekad sebagai organisasi yang mampu menangkal hal-hal negatif. Setiap Anggota NNJ dilarang keras berselisih paham, menghasut, mengadu domba, menghujat, menghina, berselingkuh, narkoba, judi, WTS.

Kemudian tidak melakukan perbuatan menipu, melakukan ujaran kebencian, tidak mematuhi aturan lalu lintas, menjadi biang kerok dalam kepengurusan, mengup load foto porno atau vulgar, video porno, cerita porno, maupun komentar-komentar yang bisa menimbulkan emosi dan komentar jorok dan tidak pantas.

''Tak kalah penting, bersama-sama aparat kepolisian untuk menciptakan tertib lalu lintas. Singkatnya, kami menjadi salah satu komponen pelopor tertip lalu lintas,'' tandas Benu yang saat ini menjabat sebagai Kasubag di Bagian Keuangan Setda Bengkalis.

Dikatakan Benu, rencana kegiatan NNJ baik touring, kunjungan-kunjungan ke tempat acara, tempat musibah, sosialisasi masalah sosial, kesahatan, pendidikan, seni, adat dan budaya.(gun)

PCR Akan Gelar Seminar Bagi Guru BK di Riau

January 13, 2018
PEKANBARU, RUMBAI - Dalam rangka turut meningkatkan kualitas pendidikan pada jenjang SMA/SMK sederajat, Politeknik Caltex Riau (PCR) mengadakan seminar pendidikan bagi para Guru Bimbingan Konseling (BK) yang ada di Pekanbaru dan beberapa kabupaten/kota di Provinsi Riau.

"Seminar ini akan dilaksanakan pada Selasa (16/1/2018) mendatang di kampus PCR," kata Ketua Pelaksana Ibu Yuli Triani di Pekanbaru, Jumat(12/1).

Menurut dia seminar pendidikan tahun ini mengusung tema Mengabdi Sepenuh Hati. Hal ini sesuai dengan tujuan kegiatan yaitu untuk memberikan wawasan serta motivasi kepada para guru BK dalam proses bimbingan konseling siswa.

Pembicara yang diundang untuk mengisi acara ini yaitu Bapak Erik Hadi Saputra, S.Kom.,M.Eng. Beliau merupakan seorang dosen dari salah satu universitas ternama di Yogyakarta dan beliau kerab diundang oleh berbagai instansi untuk mengisi acara. Dan tahun ini, merupakan kali kedua, PCR menghadirkan Bapak Erik Hadi Saputra, S.Kom.,M.Eng sebagai pembicara setelah sebelumnya diundang pada kegiatan workshop bagi pegawai PCR.

Yuli Triani menerangkan seminar ini akan dibuat dalam bentuk workshop dengan 3 sesi yaitu Komunikasi Efektif, Awareness, dan Motivasi Karir.

Seminar Pendidikan untuk Guru BK bukanlah hal yang pertama kali dilakukan oleh PCR. Sejak tahun 2011, PCR telah melaksanakan kegiatan ini dengan menghadirkan pembicara dari berbagai kalangan dan bidang ilmu.

Pada tahun sebelumnya, PCR menghadirkan Ibu Dra. Tika Bisono, M.Psi.T dan pada tahun 2016, PCR menghadirkan Kak Seto. Adapun peserta dari seminar guru BK ini yaitu berasal dari berbagai sekolah SMA/SMK sederajat yang ada di Pekanbaru dan beberapa kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau.

Untuk menunjang pelaksanaan ini, PCR juga didukung oleh Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia (ABKIN) Provinsi Riau. Dengan adanya dukungan dari ABKIN ini, informasi atau undangan pelaksanaan seminar guru BK dapat tersampaikan ke daerah di kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau.

Sebagai informasi lebih lanjut, peserta juga dapat menghubungi panitia langsung ke nomor 08117580101.

"Dengan adanya seminar pendidikan ini khususnya bagi guru konseling, harapannya guru BK dapat me-refresh kembali serta dapat memotivasi para guru, sehingga siswa yang dibimbing juga siap untdi masuk ke perguruan tinggi," pungkasnya.(gun)

PWI Pekanbaru Kunjungi Anak Panti Asuhan Putra Muhammadiyah

January 01, 2018
PEKANBARU, TENAYAN RAYA - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pekanbaru berbagi dengan anak-anak Panti Asuhan Putra Muhammadiyah di Jalan Kesuma, Kecamatan Sukajadi, Senin (1/1/2018) sore.

Bantuan ini diserahkan langsung kepada pengurusan Yayasan, Saadan Nur. Bantuan yang diberikan PWI Pekanbaru berupa makanan dan snack.

"Jangan dilihat dari apa yang kami berikan, tapi lihat lah keikhlasan yang kami bawa, " begitu kata Ketua PWI Pekanbaru Agustiar yang menyerahkan langsung bantuan itu.

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pekanbaru
berbagi dengan anak-anak Panti Asuhan Putra Muhammadiyah 
Dalam penyerahan bantuan ini, Agustiar didampingi juga oleh sejumlah Pengurus PWI Pekanbaru, Sekretaris Dian Alhadi, Waka I Zulfikri, Waka II Safari Al Royyan, Wakil Bendahara Kholik Aprianto, Ketua bidang SIWO Yudi Waldi, Doni Saputra, Randi Saputra, Andre Zaky, dan Adrian Eko Desrilianto.

Sebelum memberikan bantuan ke Yayasan ini, pengurus PWI Pekanbaru menggelar syukuran di Kantor PWI Pekanbaru jalan Sumatera, dan membahas mengenai kegiatan untuk 2018.

"Tentu kami ingin bermanfaat bagi masyarakat. Maka kepada seluruh pengurus PWI Pekanbaru saya minta untuk tetap solid dan bisa membawa nama organisasi ini sebagai organisasi wartawan yang bermarwah," harap Agustiar.

Dalam setiap pemberitaan, Agus juga mengajak kepada seluruh pengurus nya untuk tetap mengedepankan pers yang bermartabat dan anti hoax. "Semoga di 2018 ini, PWI menjadi lebih baik dengan pengurus yang memiliki banyak ide dan kreatif untuk di realisasikan," tuturnya.

Bantuan yang diberikan ini adalah hasil dari sedekah seluruh pengurus PWI Pekanbaru, dan giat ini disebutkannya adalah bentuk wujud rasa syukur dan berbagi bahagia bersama anak panti.

"Semoga membawa keberkahan bagi kita semua, maaf ini tidak bermaksud ria atau pamer ya, " katanya.

Kedepan, dia mengatakan akan terus saling berbagi bersama anak-anak panti. " Kami juga ingin mengenalkan kepada semua bahwa PWI ini tidak hanya berkutat dengan pemberitaan, akan tetapi dengan banyak hal termasuk pendekatan dengan masyarakat banyak," pungkasnya.

Pengurus Yayasan, Saadan Nur mengatakan, atas bantuan yang diberikan PWI Kota Pekanbaru diterima nya dengan senang hati, dan mengucapkan terima kasih, seraya menyebutkan ternyata PWI juga peduli dengan anak yatim dan piatu di Yayasan yang di kelola nya.

"Saya ucapkan terima kasih kepada para pengurus PWI. Semoga bantuan yang sudah kami terima ini mendapatkan balasan dari Allah SWT, insyaallah ," ujarnya.

Ia berharap, selain memberikan bantuan kedepan pengurus PWI Kota Pekanbaru juga bisa berbagi ilmu tentang pelatihan jurnalistik kepada seluruh anak-anak panti asuhan putera yang berjumlah 41 orang.

"Harapan kami, pengurus PWI bisa memberikan pelajaran tentang ilmu jurnalistik. Jadi anak-anak panti bisa tahu, bagaimana cara kerja para wartawan dalam membuat berita," harapnya.

Dikatakannya juga, saat ini ada anak panti Yayasan ini yang mendapatkan bea siswa dan bersekolah di Kuwait. "Mudah-mudahan ada banyak anak kami yang menjadi orang kedepannya," tuturnya.(rls)

Berbagi Sembako, Komunitas Peduli Panti Asuhan Pekanbaru Menutup Kegiatan 2017

January 01, 2018
PEKANBARU, TAMPAN - Jelang penutupan tahun 2017, Komunitas Peduli Panti Asuhan (PPA) Kota Pekanbaru kembali menyalurkan bantuan rutinitas ke Panti Asuhan As Shohwa, Jalan Merpati Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, Minggu (31/12/2017). 

Seperti bantuan yang telah diberikan ke empat panti asuhan sebelumnya, Peduli Panti Asuhan yang beranggotakan lebih dari 40 donatur ini menyerahkan sembako seperti beras, telor, minyak goreng, gula. 

Tidak hanya sembako, Komunitas ini juga menyerahkan alat tulis dan buku, selain santunan kepada 23 anak panti yang terdiri dari 5 laki-laki dan 18 perempuan. Dalam kesempatan ini, rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua PPA, Khamidi Setia Budi langsung diterima Ketua Yayasan, Hj Asfaridah bersama seluruh anak panti. 

"Alhamdulilah, saya tidak menyangka jika kehadiran anak-anak muda ini ingin menyerahkan bantuan ke kami. Tanpa adanya persiapan sama sekali, kami mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga. Semoga apa yang sudah diberikan ini dapat balasan dari Allah SWT," ujar Asfaridah. 

Diceritakan Asfaridah, panti asuhan yang ia dirikan sejak tahun 2002 ini memang setiap bulan masih mengharapkan bantuan dari para donatur, meskipun ia tak menampik jika selama ini ada donatur tetap yang memberikan bantuan.

"Selain pemerintah, memang ada donatur tetap kami yang selalu memberikan bantuan. Untuk itu, bantuan dari komunitas PPA ini sangat membantu kami untuk kelangsungan anak-anak panti," ujarnya lagi. 

Sementara itu, Khamidi Setia Budi yang didampingi Sekretaris, Suparmin dan Bendahara, Emir Zulhiadmin mengatakan semoga bantuan yang telah diberikan bisa bermanfaat dan membantu panti asuhan As-Shohwa. 

"Alhamdulillah, saya bersama seluruh anggota telah menyalurkan bantuan dari para donatur ke panti asuhan. Semoga bantuan yang telah diberikan ini bisa memberikan manfaat yang banyak," ujar pria lulusan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).

Dalam kesempatan ini, Ia juga lupa mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan bantuan. 

"Saya bersama seluruh pengurus dan pendiri Peduli Panti Asuhan mengucapkan terima kasih. Kedepan di tahun 2018, kami akan terus menjalankan aktifitas ini dengan memberikan ke panti-panti asuhan yang benar-benar membutuhkan bantuan," ungkapnya. 

Khamidi juga mengatakan, bagi para donatur yang ingin bergabung ke komunitas Peduli Panti Asuhan bisa memfollow akun Instagram @Pedulipantiasuhan dan jika ingin bergabung ke Grup Whatsapp bisa menghubungi 085272158987.(rls)

Konferkab IV PWI 2017, Anggota PWI Diminta Profesional Jalankan Tugas

December 30, 2017
INDRAGIRI HULU, RENGAT BARATPersatuan Wartawan Indonesia (PWI) diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme anggotanya dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan.

Hal itu disampaikan Bupati Indragiri Hulu (Inhu), H Yopi Arianto SE yang diwakili Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Inhu, Jawalter SPd saat memberi sambutan dalam pembukaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) IV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Indragiri Hulu (Inhu) di aula Hotel Irma Bunda, Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Sabtu (30/12/2017) pagi.
Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Inhu, Jawalter SPd saat memberi sambutan dalam pembukaan Konferensi Kabupaten (Konferkab) IV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Indragiri Hulu (Inhu) di aula Hotel Irma Bunda, Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Sabtu (30/12/2017) pagi.

Acara pembukaan juga dihadiri Kapolres Inhu, AKBP Arif Bastari SIK MH, Ketua PWI Provinsi Riau, H Zulmansyah Sekedang yang diwakili Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Hary B Kori’un, Ketua PWI Inhu, Raja Kasmedi S.Ag, dan pengurus PWI Inhu lainnya.

Konferkab IV Inhu 2017 ini bertemakan "Melalui Konferensi PWI Inhu Bertekad Menangkal Hoax dan Meningkatkan Kualitas Wartawan Demi Kemajuan Masyarakat". Adapun Bupati yang diwakili Jawalter menyambut baik penyelenggaraan Konferkab IV PWI Inhu tahun 2017 tersebut.

"Kami menyambut baik Konferkab ini dan kami berharap wartawan di PWI bisa meningkatkan profesionalismenya dalam bertugas," kata Jawalter.

Sebelumnya, Kapolres Inhu, AKBP Arif Bastari SIK MH mengatakan, selama ini, rekan-rekan wartawan terutama yang berada di organisasi PWI menjalankan tugasnya sesuai dengan koridor yang berlaku.

"Saya berharap pemimpin yang baru bisa membawa organisasi ini ke arah kemajuan yang lebih baik. Peganglah amanah yang diberikan dan jadikanlah organisasi profesi ini dicintai masyarakat," kata Kapolres.

Di sisi lain, Wakil Ketua PWI Riau Bidang Pendidikan dan Pelatihan, Hary B Kori’un mengatakan, PWI Riau terus berupaya meningkatkan kualitas anggotanya, salah satunya melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Ditambahkannya, dalam UKW tersebut dapat diketahui kebenaran seorang wartawan dalam menjalankan tugasnya.

"Kami juga berharap ketua PWI Inhu yang baru bisa membawa organisasi ini memiliki anggota yang telah kompeten dalam profesinya," tutur Hary.(gun)

Terpilih Secara Aklamasi, Alfath Andri Pimpin KNPI Kecamatan Mempura

December 30, 2017
SIAK, MEMPURA - Musawarah Kecamatan (Muscam) Mempura V Pengurus Kecamatan (PK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Jumat (29/12/2017) di aula kantor camat Mempura, melahirkan pemimpin baru. Alfath Andri terpilih secara aklamasi pada Muscam tersebut.

Muscam V KNPI Mempura berlangsung lancar dan damai. Peserta penuh dan peninjau masing-masing sebanyak 22 orang. Mereka merupakan utusan berbagai Organisasai Kepemudaan (OKP) di wilayah kecamatan itu. 

Photo bersama kegiatan musyawarah kecamatan DPD KNPI Siak
Pada pembukaan kegiatan Muscam Ketua DPD KNPI kabupaten Siak, Ulil Amri, Camat Mempura, OK Rendra Dharma Putra, Anggota DPRD Siak Sujarwo, perwakilan dari Danramil Siak, perwakilan Polsek Siak dan Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Peduli Kabupaten Siak (GMPKS) Fahrurrozi.

"Terimakasih kepada seluruh perwakilan OKP sudah memberikan kepercayaan kepada saya. Amanah ini cukup besar bagi saya untuk memimpin KNPI Kecamatan Mempura 3 tahun kedepan. Saya harapkan dukungannya kedepan," kata Alfath, pria lulusan FISIP Universitas Sumatera Utara (USU) itu.

Ia mengatakan, setelah Muscam ini ia akan segera menyusun kepengurusan. Supaya tidak banyak menghabiskan waktu, kepengurusan kelar maksimal sebelum pelantikan.

"Kita bekerja cepat menyelesaikan struktural kemudian pelantikan. Supaya kegiatan segera dapat kita laksanakan," kata dia.

Sementara itu, Camat Mempura OK Rendra Dharma Putra mengatakan, KNPI merupakan organisasi atau wadah untuk melahirkan generasi pemimpin.

"Di semua sudut pembangunan berbangsa dan bernegara, peran aktif pemuda sangatlah penting. Dari pada itu, marilah seluruh pemuda dari wadah OKP apapun itu, khususnya yang ada di Kecamatan Mempura, mari bersama membangun daerah kita dengan sebaik-baiknya," kata dia.

Ucapan selamat juga disampaikan Ketua DPD KNPI Kabupaten Siak, Ulil Amri. Ia menyebut, ketua terpilih harus mampu mengakomodir kepentingan seluruh pemuda serta menghidupkan kembali jiwa pemuda sebagai pengawal kemajuan pembangunan.

"Selamat terpilihnya Alfath Andri sebagai ketua KNPI Kecamatan Mempura. Kita harapkan dalam mengemban tugas harus memberikan kontribusi yang besar pada kemajuan Kecamatan Mempura ini, khususnya Kabupaten Siak," ujarnya.(gun)

Komunitas Focus Fotografi Kembangkan Kreativitas Dengan Seni Potret

December 29, 2017
PEKANBARU, TAMPAN - Resmi berdiri pada tahun 2009 di Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Suska Riau, Focus Fotografi hadir sebagai suatu wadah pengembangan minat dan kreativitas mahasiswa. Khususnya dibidang fotografi.

Komunitas tersebut kini beranggotakan 25 mahasiswa Ilmu Komunikasi. Komunitas ini juga memiliki visi misi untuk membangun mutu dan kreatifitas mahasiswa dalam dunia fotografi.

Walau sempat vakum, kini Focus Fotografi terus mengasah diri dengan berbagai agenda dan kegiatan yang tentunya menarik. Seperti yang diungkapkan PLT Ketua Umum Focus Fotografi, Muhammad Faiq Rizky bahwa ada banyak kegiatan yang menarik minat para mahasiswa untuk mencintai dunia fotografi.

Anggota komunitas Focus Fotografi berfoto bersama usai mengikuti salah satu kegiatan fotografi di Pekanbaru, beberapa waktu lalu.

“Disini kita sama-sama mengembangkan diri dan mendapat pengalaman keja. Mulai dari belajar cara menggunakan kamera  dengan baik dan benar hingga teknik fotografi,” jelasnya.

Tidak sampai disitu, berbagai kegiatan juga telah sukses terlaksana. Seperti mendukung kegiatan Z Face Riau Pos 2017 yang berlangsung sukses beberapa waktu lalu.

Selain itu komunitas ini juga memberikan pembekalan mencari pengalaman dan job pada acara kampus. Seperti saat yudisium Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Faiq mengatakan mendapat pengalaman kerja dari para anggota komunitas.

“Yang terbaru, kami menghelat seminar fotografi  bertajuk Hero’s Fotografi Street And The Heroes Around Us. Tema ini diangkat sekaligus dalam memperingati hari pahlawan,” tambahnya.

Acara yang menghadirkan para pemateri handal dibidang fotografi ini, nyatanya menarik banyak mahasiswa untuk berpartisipasi. Kedepannya Faiq berharap agar Focus Fotografi dapat meraih sukses dengan prestasi yang gemilang.

“Harapan saat ini semoga Focus Fotografi bisa lebih mengembangkan sayapnya dengan karya-karya yang dihasilkan, bukan hanya di UIN Suska tetapi di Riau juga,” tutupnya.(gun)

Komunitas Perempuan Cadar: Ada yang Meneriaki Ninja, Setan, Mumi

December 29, 2017
PEKANBARU, PEKANBARU KOTA - Perempuan berniqab atau bercadar masih dipandang miring atau disangka teroris. Tapi Indadari Mindrayanti mencoba mementahkan hal itu dengan menggagas Niqab Squad.

Di Jakarta, ia dan puluhan perempuan berniqab menyelinap di antara ratusan orang di Car Free Day –meneriakkan I'm Not Terrorist. Dengan begitu, masyarakat tak takut lagi melihat orang bercadar.

Komunitas Niqab Squad yang digagas Indadari Mindrayanti. 
Berikut kisah lengkapnya seperti dilansir dari Program Saga produksi Kantor Berita Radio (KBR).

Di Taman Kota 1, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, puluhan perempuan menggelar lapak pakaian bekas. Namun, pakaian yang dikenakan para perempuan yang menjual baju bekas tersebut justru yang menarik perhatian. Mereka mengenakan pakaian panjang serba hitam yang menutupi seluruh tubuh kecuali bagian mata.

Rupanya mereka tengah menggelar bazaar amal yang hasilnya akan diberikan pada pengungsi Rohingya. Sebelumnya, mereka juga melakoni hal serupa saat Car Free Day di Bundaran Hotel Indonesia.

Salah satu perempuan itu, Indadari Mindyaranti. Dia penggagas Komunitas Niqab Squad sejak Maret 2017. Indadari bercerita, komunitas ini dibentuk agar para perempuan muslim bercadar tak minder lantaran gaya berpakaian yang tak dianggap tak lazim.

“Aku mau menyosialisasikan cadar, kayak tadi aku denger cerita dari mereka ada yang diteriakin ninja, setan, mumi segala macam. Jadi kita berusaha membiasakan orang-orang melihat kami agar tidak takut lagi,” ujar Indadari.

Perempuan kelahiran Mei 1982 ini mantab mengenakan niqab, pada 2015 silam. Baginya, niqab jadi pelengkap ibadah. Hingga pada Maret 2017, Indadari mendirikan Komunitas Niqab Squad.

Belakangan, kata dia, tak lama setelah Niqab Squad dikenal, perlahan perempuan yang mengenakan niqab mulai bermunculan. Mulai dari daerah-daerah hingga luar negeri. Dia bahkan mengklaim, anggotanya kini mencapai ratusan orang yang tersebar di 30 wilayah.

“Maret ya, itu kita bikin gathering pertama, ngumpulin teman-teman yang mau bergabung di Niqab Squad Indonesia, dan alhamdulillah terjadi. Dan beberapa bulan kemudian dari daerah bahkan dari Malaysia, South Afrika, Taiwan mengajukan diri untuk menjadi bagian dari Niqab Squad,” ujar Indadari.(gun)

sumber : Kantor Berita Radio

Hidupkan Kembali Lajur Sepeda, PLFR Taja Kegiatan Bersepeda Malam

December 29, 2017
PEKANBARU, MARPOYAN DAMAI - Guna menghidupkan kembali lajur sepeda di Kota Pekanbaru, beberapa komunitas sepeda yang tergabung ke dalam Pekanbaru Last Friday Ride mengajak untuk bersepeda, malam ini Jumat (29/12/2017).

Kepada Wartawan, Parlin mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan bersepeda di setiap Jumat malamnya di akhir bulan.

"Kegiatan ini sudah ada di beberapa kota, yang efeknya bagus itu di Yogyakarta. Ini lebih ke gerakan," tuturnya.

Parlin menambahkan, setiap kota gerakan bersepeda setiap Jumat malamnya memiliki maksud dan tujuan yang berbeda. Parlin mengatakan kegiatan bersepeda di Pekanbaru kembali dikampanyekan agar pesepeda kembali ramai di Pekanbaru seperti dulu. Apalagi Pekanbaru telah memiliki lajur khusus pesepeda.

"Tiap kota beda targetnya. Kalau Yogyakarta emang gak dikasi ruang sama sekali buat sepeda, tapi kalau kita di Pekanbaru sudah ada jalurnya tapi gak dipakai," ujarnya.

"Ada beberap faktor. Pemerintah gak tegas menghukum yang parkir di lajur sepeda. Trus pengguna sepeda juga belum banyak," tambah Parlin.(gun)

Wadahi Pengusaha Sablon, KSI Riau Resmi Dibentuk

December 28, 2017
PEKANBARU, MARPOYAN DAMAI - Berbicara tentang fashion, sebagian besar tidak bisa terlepas dari jasa para pengusaha sablon ataupun yang biasa disebut dengan Gesuters yang bekerja mempercantik desain baju.

Semakin mewabahnya pengusaha ini juga seiring dengan banyaknya permintaan pasar atau konsumen guna membuat seragam komunitas atau kelompok, kelas, kampus dan lain sebagainya.

Kopdar perdana KSI Riau telah dilaksanakan di Warkop Pinggiran 45 Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru

Menjamurnya pengusaha sablon, terutama di Riau, turut membuat mereka bersatu dengan membentuk sebuah organisasi khusus. Dinamakan Komunitas Sablon Indonesia (KSI) Chapter Riau.

Kopdar perdana KSI Riau telah dilaksanakan di Warkop Pinggiran 45 Jalan Arifin Ahmad Pekanbaru pada 24 Desember 2017 kemarin. Sekaligus melakukan pembentuk struktur organisasi.

"Melalui hasil voting dari 38 peserta yang hadir, sudah terpilih Udan sebagai Ketua, Agum Wakil Ketua, Sekretaris Bejok dan dewan pembina, Jun, Yasin dan, Ari," jelas Ketua terpilih Agum, kepada Wartawan, Selasa (26/12/2017).

Ia mengatakan, kahadiran KSI Riau bertujuan untuk mewadahi para pengusuaha sablon dalam berbagi ilmu, pengalaman, fasilitator dan menjalin silaturahmi antar gesuters Riau.

"Selain pembentukan organisasi, acara kopdar KSI Riau ini juga memberikan sertifikat untuk para pengusaha sablon yang ada di Riau," katanya.

Agum menambahkan, saat gelaran Kopdar perdana kemarin, acara juga diisi dengan live sablon melalui teknik spot color. Diisi oleh salah seorang pengusaha yang telah lama berkecimpung di bidangnya.(gun)