Kesra

Showing posts with label Kesra. Show all posts
Showing posts with label Kesra. Show all posts

Ratusan Buruh Desak Sahkan FSPTI dan KSPSI Inhu, Dinsosnakertrans : Urusan Internal Mereka

September 19, 2015
BERITA INHU, RENGAT - Ratusan masa yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Transpor Indonesia (FSPTI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau seruduk Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) Inhu, Kamis (17/9/2015) siang tadi.

Hal itu diduga dipicu adanya dualisme kepemimpinan ditubuh organisasi buruh tersebut. Masa dibawah kepemimpinan Mukhson itu datang ke kantor Dinsosnakertran Inhu dengan menggunakan bus pariwisata, puluhan mobil pribadi dan sepeda motor.

Kedatangan ratusan masa itu mendesak Dinsosnakertrans Inhu agar menetapkan DPC FSPTI dan KSPSI pimpinan Mukson tersebut adalah satu-satunya yang tercatat di Kabupaten Inhu dan diakui secara sah.

"Kedatangan kita ke Dinsosnakertran ini adalah untuk meminta pihak dinas mengeluarkan penatapan bahwa yang diakui dan yang tercatat adalah DPC FSPTI dan KSPSI pimpinan saya sendiri", ujar Mukson saat dijumpai awak media, Kamis (17/9/2015) di kantor Dinsosnakertran Inhu Jalan Batu Canai Pematang Reba.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinsosnakertrans Inhu melalui Kepala Bidang (Kabid) Ketenagakerjaan Syamsul Isbar MM kepada Wartawan menyebutkan bahwa, pihaknya tidak bisa campur tangan didalam permasalahan ini.

"Ini merupakan konflik internal organisasi, yang bisa menyelesaikan juga pimpinan organisasi itu sendiri", sebutnya.

Namun demikian sambung Samsul, sejauh ini pihaknya baru melakukan sekali pencatatan terhadap K SPSI dan F SPTI Inhu. Dan itu adalah versi Mukhson. Akan tetapi, sehubungan dengan tuntutan itu, pihaknya tidak bisa mengeluarkan surat tersebut.

"Silahkan organisasi mereka yang meluruskan persoalan ditubuh mereka sendiri. Jika sudah selesai, baru kita minta legalitasnya", pungkas Samsul tegas.(dod/gor)

Rumah Rusak Akibat Puting Beliung Menjadi 247, Jefry : Kita Ambil Hikmahnya

September 16, 2015
BERITA KAMPAR, KAMPAR TIMUR - Setelah melakukan pendataan ulang terhadap jumlah rumah dan bangunan yang rusak, ternyata jumlahnya semakin  banyak, dari data terakhir untuk dua kecamatan yang dilanda puting beliung pada senin petang (14/9) jumlah rumah dan bangunan yang rusak sebanyak 227 rumah, dengan kerusakan berat melebihi 50 persen. Bukan hanya itu tanaman masyarakat seperti durian, manggis dan karet banyak yang rubuh, bahkan tercabut dari tanah hingga akarya akibat angin tersebut.

Kepala badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kampar Ir irtarius mengungkapkan di desa sawah kecamatan Kampar Utara (15/9) menjelaskan, untuk kecamatan Kampar jumlah bangunan yang rusak 120 rumah yang terdiri dari rumah warga dan warung, di kecamatan ini desa yang terimbas adalah desa tanjung berulak dan desa limau manis, dengan kondisi terparah di desa tanjung berulak "namun mesjid jamik malah tidak apa apa. Padahal rumah warga disekitar mesjid tersebut habis rubuh dan porak poranda " ujarnya.

Sementara itu dikecamatan Kampar Utara rumah dan bangunan desa rusak sebanyak 125 rumah dan warung, termasuk satu mesjid, satu sekolah dan satu jembatan.  yang terimbas bencana adalah desa Sawah , desa sei jalau, desa sendayan dan desa naga beralih.

"Saat ini kita masih melakukakn pendataam pasti, bukan hanya untuk bangunan, n.un juga tanaman dan ternak.

Selasa (15/9) kemarin, juga tampak bupati Kampar h jefry noer, dari pantauan  Jefry noer sedang memasak makanan di posko. Jefry sendiri sudah hadir sejak senin malam, dan pagi harinya kembali datang untuk membantu warga secara langsung

"Kita ingin meringankan beban masyarakat dengan memasakkan mereka sarapan dan makan siang hingga mereka merasa ada kebersamaan " ujarnya

Jefry menyatakan ini adalah musibah yanhg harus diambil iktibar atau pelajaran, "kita ambil hikmahnya saja.ini akan membuat kita merasakan kebesaran Tuhan " ujarnya

Sedangkan untuk penanganan bencana,setelah mendata kerusakan maka pemerintah akan menggantikan sesuai dengan aturan, namun jefry juga berharap agar mereka yang mampu dan kerusakan sedikit maka sebaiknya ditangani sendiri.

"Namun bagi yang parah akan diganti pemerintah "ujarnya

Selain itu jefry menyatakan dirinya sudah mengintruksikan kepada dinas terkait untuk membersihkan kerusakan tanaman masyarakat, aparatur kecamatan juga diminta memberikan penyuluhan kepada masyarakat untuk berhati hati terhadap listrik.

"Sedangkan untuk kesehatan saya sudah perintahkan untuk memeriksa dan memberikan pelayanan kesehatan bagi mereka yang luka " ujarnya.

Selasa kemarin, terlihar dinas perhubungan, dinas kebersihan dan tata kota,dinas kesehatan serta dinas lainnya sibuk membantu masyarakat. Beberapa alat berat tampak didatangkan untuk membersihkan pepohonan yang tumbang.(kim)

Kadisdik Inhu: UPTD Diberi Kewenangan Ambil Keputusan Libur

September 07, 2015
BERITA INHU, RENGAT BARAT - Sesuai edaran dari Dinas Pendidikan Kabupaten Inhu, bahwa hari ini, Senin (7/9) para siswa di Kabupaten Inhu mulai masuk sekolah, setelah diistirahatkan untuk belajar di rumah masing-masing dengan pengawasan orangtua akibat kabut asap, sejak (2/9)yang lalu.
     
"Ya, Senin (7/9) siswa kembali belajar di sekolah masing-masing." ujar Kepala Dinas Pendidikan Inhu H. Ujang Sudrajat SP,M.Si saat dikonfirmasi melalui Sekretaris Disdik Inhu Ir Winaldi M.Si saat dikonfirmasi Wartawan , Ahad (6/9).
     
Walaupun demikian, kata Winaldi, Dinkes Inhu tetap memberikan kewenangan kepada pihak UPTD di masing-masing kecamatan, untuk menentukan terkait masuk sekolah. Hal ini mengingat disetiap kecamatan kondisinya berbeda-beda, ada yang kabut asapnya masih pekat, dan ada yang sudah berangsur membaik.
    
"Sampai saat ini baru tiga kecamatan yang mengkonfirmasi saya untuk menambah waktu bagi siswa belajar di rumah masing-masing, yaitu Kecamatan Rengat, Rengat Barat, dan Kuala Cenaku." ungkap Winaldi.
     
Ditambahkannya, penambahan waktu belajar di rumah masing-masing tersebut berlaku hingga waktu yang tidak ditentukan,sampai kondisi kabut asap mulai membaik. Langkah tersebut semata- mata demi kebaikan para siswa agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.(dod/pmi)

Belum Difungsikan, Suyatno Desak agar Gedung Putih Rohil Segera Ditempati

September 03, 2015
BERITA ROHIL, BAGAN  SIAPIAPI - Bupati Rohil, Suyatno dalam sambutannya saat menggelar doa bersama akhir Juli di gedung putih kantor bupati Rohil yang baru, Rabu (29/07/2015) di komplek perkantoran Batu Enam, menginstruksikan kepada dinas PU dan Instansi terkait penyelesaian gedung baru, agar bisa segera di gunakan.

Pada kenyataannya, hingga awal September ini gedung megah tersebut belum juga di tempati dan difungsikan. Lagi-lagi Plt Sekda Kabupaten Rokan Hilir, Surya Arfan mengatakan secepat mungkin gedung baru itu akan di tempati.

Saat ditanyakan kapan kepastiannya, Sekda hanya mengatakan dalam waktu dekat ini akan segera ditempati.

Dijelaskan Sekda, pihaknya kini sedang menyiapkan segala sesuatu dalam penggunaan gedung baru kantor Bupati. Diperkirakan bulan September ini seluruh pegawai Setda Rohil sudah bisa menempati bangunan 8 lantai tersebut.

"Insyaallah, bulan ini sudah bisa digunakan. Kita sedang menyiapkan segala sesuatunya, dan sedang menyusun penempatan-penempatannya, "jelas Surya kepada wartwan, selasa (01/09/2015) di kantor Bupati Rokan Hilir.(man/btp)

Disnaker Kampar Dituding tak "Bernyali" Hadapi Perusahaan Bermasalah

September 02, 2015
BERITA KAMPAR, BANGKINANG - Pertemuan yang di agendakan oleh anggota DPRD Kampar dari komisi satu terkait konflik pemberhentian karyawan oleh PT Siwangi yang dihadiri oleh pihak Disnaker Kampar dan puluhan buruh karyawan siwangi  di ruangan Komisi I berujung  gagal. 

Dalam hearing kali ini, selasa (1/9/15) di ruangan komisi I perwakilan dari buruh diwakili oleh Patar Sitanggang, selaku Korwil KSBBI, propinsi Riau. Besert staff dari kabupaten Kampar, dari Dinaker Kampar di hadirin  oleh Hanijur, serta  anggota DPRD Kampar dari komisi I.
 
Dalam pertemuan ini Ketua Komisi I, Tony Hidayat menyayangkan sikap arogan dari PT Siwangi tak menghadiri pertemuan yang digelar hari ini, di sini sebetulnya pihak dari DPRD Kampar ingin menyelesaikan permasalahan ini secara baik, namun memang sangat kita sayangkan apa yang terjadi dan dengan sikap Disnaker Kampar yang tidak bisa menghadirkan pihak perusahan karena sebetulnya kewenangan penuh ada di pihak Pemerintah.

Sudah terlalu banyak perusahan di Kampar ini yang melecehkan panggilan ini karena tidak ada ketegasan dan saksi yang jelas berupa payung hukumnya. Maka jangan heran kedepannya semua akan di lecehkan,namun walaupun begitu  kita akan berupaya  apapun caranya menberikan solusii terbaik serta  perushan bisa menjaga wibawa pemerintah, ujarnya 

Sementara,  Patar Sitanggang Korwil KSBBI, Provinsi Riau, menganggap pertemuan yang gagal di hadiri oleh pihak PT Siwangi hanya sebuah bentuk kesengajaan, dan ini sudah jelas pemerintah kabupaten Kampar tak mempunyai nyali dalam menyelesaikan permasalahan ini, sebab permasalahan ini sudah berlangsung dari bulan April yang lalu, namun sampai  hari ini belum juga ada titik terangnya. 

Tentu harapan itu serasa pupus dengan tidak di hadirinya perusahaan dengan alasan lagi ada proses penyelidikan di provinsi Riau, Serta lambatnya pola kominukasi dari Disnaker, sedangkan kami masih juga terlantar di pinggiran jalan , ujarnya 

Dikesempatan yang bersamaa Kadisnaker Kampar, Hanijur mengaggap permasalahan pemberhentian karyawan ini sudah dicarikan solusi terbaik, dengan memanggil  perusahaan dan mengadakan pertemuan yang mendudukan  permasalahan ini di kantor.  Namun, memang belum mendapatkan solusinya, tapi semua akan kita usahakan dengan melakukan panggilan langsung kepada Direktur perusahaan nantinya, dan perlu juga diketahui  jangankan dalam hal ini, Kabupaten Kampar yang memanggil propinsi Riau aja yang memanggil itu mereka terkadang gak hadir apa lagi kita, ujarnya. 

Tak  berselang lama  pertemuan ini di tutup oleh ketua komisi I, Toni Hidayat,  dengan hasil nihil. Permasalahan ini akan kita agendakan pemanggilan ulang dan dinas Disnaker Kabupaten wajib membantu dalam mengadirkan pihak perusahaan karena bagaimanapun ranah yang bisa melakukan surat teguran dan pencabutan izin itu berada di pemerintah sedangkan sebagai anggota DPRD sebagai penyambung lidah, hanya sebagai fungsi controlling, pungkasnya (kim)

Cutra Andhika Sah Jadi Ketua DPD IPK Tingkat II Rokan Hilir 2015-2020

September 01, 2015
BERITA ROHIL, BAGAN SINEMBAH - Melalui surat keputusan yang telah dikeluarkan oleh kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Tingkat I Provinsi Riau belum lama ini yang telah membekukan Kepengurusan DPD IPK Tingkat II Kabupaten Rokan Hilir yang dahulu, Ahad 30/8 kemarin di Bagan Sinembah, IPK Riau kembali mengeluarkan surat yang sama untuk membentuk kepengurusan IPK Rohil yang baru.

Berdasarkan pantauan pada rapat pembentukan panitia pelantikan ketua IPK kemarin, tampak jelas surat yang dimaksud ditunjukkan oleh pelaksana tugas (Plt) ketua IPK Rohil, Mangiring Parulian Sinaga SH yang juga ditetapkan sebagai sekretaris jendral (Sekjend) di pengurusan IPK yang baru ini, menetapkan Cutra Andhika sebagai ketua yang sah menggantikan Tony Hutahaean. Sedangkan bendaharanya, dijabat oleh Fahkrul Rozi.

Dikesempatan itu, Cutra mengatakan bahwasannya keputusan yang dibacakan itu, mutlak dari kepengurusan IPK Tingkat I Provinsi Riau dan tidak direkayasa. Selain itu, Cutra juga mengatakan kalau merekalah satu satunya pengurus IPK Rohil yang sudah terligitimasi, dan sebagai penasehat dalam kepengurusan organisasi masyarakat (ormas) itu adalah, Bupati Rohil, H Suyatno Amp.

Dirinya juga menjelaskan kepada semua masyarakat umum dan tentunya kepada pihak instansi pemerintah kabupaten (Pemkab) Rohil, kalau kepengurusan IPK itu tidak pernah terjadi dualisme. "Jadi, kami tidak bertanggung jawab dengan penggunaan atribut dan perlakukan oknum oknum dengan mengatasnamakan IPK Kabupaten Rohil tanpa ada koordinasi sama kami," ujarnya.

Sebagai langkah awal program kerja yang akan dilaksanakan oleh IPK Rohil dibawah kepemimpinan Cutra yakni, mempersiapkan agenda pelantikan dan pengukuhan Ketua IPK Rohil yang baru, dan melaksanakan agenda penyiapan ketua ketua pimpinan anak cabang (PAC) yang tersebar di Rokan Hilir.(her)

Siak Dikepung Asap, Siswa Sekolah Diliburkan Selama 3 Hari

August 28, 2015
BERITA SIAK, SIAK - Akibat kabut asap yang makin mengkhawatirkan kesehatan, para murid sekolah di Siak terpaksa diliburkan selama tiga hari terhitung hari ini, Kamis (27/8/15), dan direncanakan akan masuk kembali pada Senin (29/8/15). 

Kebijakan meliburkan anak sekolah tersebut disampaikan salah seorang orang tua murid kepada wartawan, ia mengatakan anaknya yang duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) dan SMP diliburkan karena kabut asap.

"Tadi sempat ngantar anak ke sekolahnya, tapi pulang lagi karena ternyata anak-anak sekolah libur sampai Senin. Alasan libur, karena kabut asap yang makin tebal dan khawatir akan mengganggu kesehatan anak," ujar Sulasmiwati.

Selin itu diungkapkan Sulasmiwati, bahwa kabut asap cukup tebal di pagi hari saat anak-anak beraktifitas ke sekolah dan akan sedikit berkurang apabila sudah mulai agak siang dan kabut asap bertahan hingga sore. 

"Memang pagi hari asap tebal, mata kita aja perih. Nanti kalau udah agak siang dan sore, asap kurang tapi sedikit," tambahnya.

Ibu Rumah Tangga (IRT) tersebut berharap pada Senin depan itu,kabut asap berkurang agar anak-anak dapat kembali belajar disekolah seperti biasanya. 

"Kalau Senin udah bisa sekolah, ya baguslah berarti kabut asap udah mulai hilang, dan anak-anak bisa sekolah," ungkapnya.(ank)

Dugaan Pungli, Disdik Inhu Gelar Pertemuan dengan Kepala Sekolah

August 26, 2015
BERITA INHU, RENGAT - Dinas Pendidikan (Disdik) Indragiri Hulu (Inhu) melakukan pertemuan dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kecamatan Rengat dan Kepala Sekolah Dasar (SD) se Kecamatan Rengat. Pertemuan ini dilakukan untuk membahas isu soal penjualan buku di sejumlah sekolah.

Menurut Sekretaris Disdik Inhu, Winaldi menjelaskan bahwa berdasarkan pertemuan tersebut belum ada pengakuan pihak sekolah terkait penjualan buku tersebut.

“Dalam pertemuan tersebut belum ada pengakuan dari pihak kepala sekolah tentang adanya penjualan buku atau pungutan lainnya terhadap murid,” ujar Winaldi, Selasa (25/8/2015).

Menurutnya, pihaknya selama ini sudah sering menyampaikan surat edaran kepada sejumlah sekolah agar tidak melakukan penjualan buku dan pungutan. Hal itu dilakukan sebagai peringatan dan larangan tegas yang ditujukan kepada pihak sekolah.(dod)

Bupati Siak Lepas 1500 Mahasiswa Baru untuk Menempuh Pendidikan di PT Seluruh Indonesia

August 23, 2015
BERITA SIAK, SIAK - Halal bi Halal Pemda Siak dengan mahasiswa Kabupaten Siak sekaligus pelepasan mahasiswa baru oleh Bupati Siak ke berbagai perguruan tinggi yang ada di tanah air seperti di UG, IPB,UPI Bandung Dan BTP Batam di pusatkan di lantai II Kantor Bupati Siak.

Bupati Siak Drs Syamsuar, Msi dalam sambutannya menyampaikan, bahwa sejak tahun 2014 sampai 2015 ini sudah ribuan anak anak Kabupaten Siak di sekolahkan oleh Pemerintah Kabupaen Siak ke berbagai perguruan tinggi yang ada di tanah air.

Tidak hanya itu, tahun 2015 ini, Pemda siak juga mengirimkan anak anak terbaik Kabupaten Siak untuk berkuliah di BTM Batam untuk belajar tentang pariwisata dan ini adalah yang pertama kalinya di lakukan oleh Pemda Siak

Bupati Siak menjelaskan,tujuan Pemda siak  menyesekolahkan anak anak Kabupaten siak ke berbagai perguruan tinggi ini guna mempersiapkan SDA Kabupaten Siak di masa yang akan datang,karena,kalau siak menghandalkan SDM yang ada,maka Kedepan masa depan Kabupaten siak belum tahu  bisa akan maju,Minyak bumni dan hasil hutan tidak akan bisa menjadi jaminan untuk membangun Kabupaten Siak kedepan.

Tapi kalau SDA kita persiapkan, bisa menjamin, apalagi   ilmu ini tidak akan pernah hilang,semkain tahun semkin berkembang,karena itu,pemda siak berkomitemen  memperhatikan masalah pendidikan ini.

Maka sebab itu, kepada mahasiswa yang akan bernagkat untuk menuntut ilmu, jangan bermalas malas,jagalah diri dan marwah keluarga dan Kabupaten Siak ini,jangan pergi kuliah lain pula yang di bawak balek ke Siak ini nantinya, pastikan pulang dari kuliah  harus menyandang serjana yang bisa di banggakan oleh keluarga.(dow/adv)

Eks Kantor Camat Batu Hampar akan Diubah Menjadi Puskesmas

August 21, 2015
RohilTerkini.com, Kesehatan - Eks kantor Camat Batu Hampar Rokan Hilir bakal dialihkan menjadi Puskesmas Rawat Inap. Bangunan terbengkalai itu akan dibenahi, dengan harapan pelayanan kepada masyarakat akan lebih baik. 

“Itu awalnya bukan untuk puskesmas. Itu untuk pembangunan kantor camat, sekarang kantor camat yang baru kan sudah dibangun. Alangkah baiknya, bangunan yang terbangkalai itu, kita jadikan, kita benahi kembali, kita renovasi kembali, untuk puskesmas Batu Hampar,” kata Bupati Suyatno, Kamis (20/8/15) usai menghadiri Pelantikan IDI Cabang Rokan Hilir di Hotel Lion Bagansiapiapi. 

Bangunan dimaksud menurut Suyatno satu hamparan, dijadikan puskesmas rawat inap, kondisi sekarang masih bagus, tinggal merehap sedikit-sedikit saja. 

Junadi Saleh, Kepala Dinas Kesehatan Rohil, menambahkan, Bupati Suyatno sehari sebelumnya meninjau gedung itu. 

“Dengan adanya rawat inap nantinya, pelayanan akan lebih baik. Di puskesmas, satu hari dua hari, baru kita rujuk, kalau sembuh, ya udah. Kalau udah siap, baru pengalihan, (penambahan), belum tau, konsultan yang tahu, menghitungnya.,” ujar Junaidi Saleh.(him/adv)

Kebakaran di Desa Rumbio, Ibu Anak Tewas Terpanggang Api

August 21, 2015
BeritaKampar.com, Kesra - Sijago merah kembali mengamuk istri dan anak hangus terbakar, kali ini nasib naas di alamin oleh Darlis (30), Kamis 20/8/15 sekitar jam 22.00 wib  2 unit kios yang berlokasi di KM 46 jalan raya Pekanbaru Bangkinang diwilayah dusun 2 desa Rumbio kecamatan Kampar datar dengan tanah, 

Diketahui Pemilik kios yang terbakar ini adalah Zaidar Rahmi, (42) warga Dusun 2 desa Rumbio kecamatan Kampar yang disewa oleh korban Darlis (30) sebagai tempat usaha tambal ban dan penjualan bensin eceran sekaligus tempat  tinggal keluarganya Dewi Sartika (20), istri dari korban Darlis serta Aldo (6 ) anaknya, keduanya turut menjadi korban kebakaran dan meninggal dunia di TKP karena terjebak api.

Kejadian ini bermula pada pukul 22.00 wib, saat korban Darlis terbangun karena kiosnya terbakar. Darlis yang panik mengetahui kios dan tempat tinggalnya ini sudah terbakar langsung menerobos api untuk keluar dari kios tersebut, namun istri dan anaknya yang tertinggal didalam kios tidak bisa menyelamatkan diri dan akhirnya meninggal dunia di TKP.

Menurut keterangan saksi Andry Rupawan (32 ) tetangga korban, beberapa saat setelah api membakar kios tersebut ia mendengar teriakan seseorang minta tolong. Setelah keluar rumah dan melihat Darlis dalam keadaan terbakar,  bersama warga lainnya Andry membantu memadamkan api ditubuh korban.

Beberapa saat kemudian Darlis memberitahu kalau istri dan anaknya masih berada didalam kios dan meminta warga untuk menyelamatkannya, karena api sudah besar warga tidak berani masuk untuk menyelamatkan mereka, namun warga berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya baru 

Sekitar pukul 22.50 wib, 2 unit mobil Damkar Pemda Kampar baru datang  dilokasi kebakaran untuk memadamkan api, setelah api padam  petugas Kepolisian dibantu warga langsung mencari kedua korban dilokasi bekas kebakaran tersebut dan mendapati kedua korban dalam keadaan sudah meninggal dunia, jasad korban hangus terbakar dan sudah tidak utuh lagi. Selanjutnya jenazah korban dievakuasi dari lokasi dan kemudian dibawa ke RSUD Bangkinang untuk di Visum. 

Sebelumnya korban Darlis juga telah dilarikan ke RSUD Bangkinang untuk pertolongan medis, menurut informasi dari Rumah Sakit korban Darlis mengalami luka bakar yang cukup serius dan memerlukan perawatan medis. 

Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono SiK melalui Kapolsek Kampar AKP Arbain saat dikonfirmasi jumat 21/8 membenarkan kejadian ini, untuk sekarang bahwa Tim Inafis dari Polres Kampar telah melakukan olah TKP, sementara itu penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian,ujarnya. (kim)

Peduli Narkoba, Kuansing Segera Miliku Pusat Pelayanan Pengobatan Narkotika

August 18, 2015
BeritaKuansing.com, Kesehatan - Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau Win Afrizal menyebutkan daerah tersebut akan segera memiliki pusat pelayanan kesehatan masyarakat khusus pencegahan dan pengobatan korban narkotika.

"Ini adalah program unggulan yang selama ini juga di harapkan oleh masyarakat, agar pecandu narkotika tidak susah lagi mendapatkan pengobatan di daerah tujuannya untuk mewujudkan rasa kepedulian," kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNNK) Kuantan Singingi Wim Jeprizal di Teluk Kuantan, Senin.

Ia mengatakan, balai pengobatan itu nantinya untuk pertama seperti klinik pengobatan dan pemeriksaan yang akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kuansing, baik terkait perizinan, tenaga Dokter dan fasilitas pendukung lainnya.

Klinik kesehatan untuk pemeriksaan dalam rangka mengatasi gejala pecandu obat - obatan yang bakal merusakgenerasi muda daerah, jika hal ini berhasilmaka merupakan satu -satunya BNNK di Riau yang bakal memiliki klinik khusus ini.

" Saya menilai begitu besar manfaatnya jika " Klinik Pratama " ini terbentuk tahun 2016 mendatang tentu juga dapat meminimalisir biaya perobatan korban narkotika dan sebagai bukti kemajuan daerah atas perhatian pemerintah setempat," sebuntnya.

Banyak pecandu yang ingin berobat tetepi selama ini masih terlihat segan dan bahkan yang yang sudah mau di rehabilitasi diantar ke Pekanbaru melalui proses rujukan ke sejumlah rumah sakit yang telah memiliki Dokter spesialis sehingga warga menilai prosedurnya lambat, dengan didirikan klinik ini diharapkan bisa membantu untuk tahap awal.

BNK telah memiliki tenaga teknis untuk itu, namun untuk membantu nantinya akan segera merekrut tenaga kedokteran khususnya spesialis bidang fisiotrapi sehingga tujuan pencegahan dan pengobatan akan tercapai, sementara tenaga kesehatan akan bekerja sama dengan dokter rumah sakit.

" Kami saat ini sedang melakukan proses perampungan balai pengobatan itu," sebutnya.

Tentunya dalam hal ini pihak BNNK membuat suatu kesepakatan kerja dengan Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah, jika ada kendala maka meminta pemerintah setempat untuk memfasilitasinya sehingga tujuan sosial ini bisa berjalan lancar khususnya fasilitas pendukung dan perizinannya.

Pihak BNK telah mengambil langkah maju untuk itu seperti telah menyediakan tempat khusus yakni di kantor BNNK setempat khususnya lantai dasar perkantoran sehingga mudah dijangkau masyarakat, menyiapkan persyaratan administrasi, upaya merekrut tenaga medis yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan dan pencegahan.

" Jika semua terealisasi awal tahun 2016, maka BNNK setempat adalah satu satunya di Riau telah memiliki klinik khusus pelayanan pecandu dan pemeriksaan kesehatan para pecandu narkoba," terangnya.

Atas prestasi berbagai program yang di realisasikan itu, BNNK telah mendapatkan penghargaan dari pusat, namun demkian besarnya perhatian Pemerintah Daerah Kuansing juga selama ini sangat di apresiasi, namun kedepan wujud perhatian itu tidaklah berkurang karena untuk membantu warga Kuansing sendiri.(man/anr)

Salahi Ketentuan, Kepala Sekolah SMAN 1 Salo Diduga Perjual Belikan Baju Seragam

August 10, 2015
BeritaKampar.com, Pendidikan - Kebijakan SMAN 1 Salo terkait pengadaan baju seragam sekolah untuk siswa baru dinilai tidak tepat sasaran serta menyalahin aturan yang ada, yang semestinya dikelola oleh koperasi justru tidak dilakukan,

Menyikapi banyaknya keluhan orang tua siswa tentang adanya Pihak Sekolah dan Komite Sekolah yang mewajibkan siswa barunya untuk mengambil (membeli) baju seragam sekolah kepala Dinas P dan K Kampar, Nasrul menyatakan itu tidak benar dan menyalahin aturan yang ada. 

Nasrul, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar,  kepada wartawan, (7/8/15) di depan gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan, bahwa setiap sekolah yang mengambil kebijakan mesti sesuai dengan aturan. Pihak sekolah sebaiknya menyampaikan kebijakannya kepada dinas.

Jika ada pihak sekolah yang melaksanakan kegiatan pengadaan baju seragam sekolah untuk siswa, maka pelaksanaannya mesti melalui koperasi. Pihak sekolah dan komite sekolah tidak dibenarkan untuk melaksanakan kegiatan pengadaan baju seragam sekolah,”tegas Nasrul.

Lebih lanjut Nasrul menegaskan, bahwa dinas akan segera turun ke sekolah jika ada sekolah yang melaksanakan pengadaan baju seragam yang menyalahi aturan tersebut tentu proses nya dan resikonya sudah siap di tanganin oleh sang kepala desa tersebut, ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Salo, Yanis kepada wartawan, (8/8/15) di Bangkinang mengatakan, bahwa sekolahnya melaksanakan kegiatan pengadaan baju seragam melalui komite sekolah . Jadi bukan pribadi dari kepala sekolah, ujarnya.

Ditambahkannya walaupun begitu tentu persoalan ini mesti kita bicara dan kaji secara aturan yang berlaku apakah pengadaan baju seragam sekolah yang dilaksanakan Komite itu salah menurut aturan.
Kalau salah tentu akan di adakan evaluasi terhadap kebijakan yang terjadi di sekolah yang dipimpinnya.karena bagaimanapun sebagai kepala sekolah dirinya bertanggung jawab, ujarnya. (kim)

Tampil di Jakarta Baca Puisi, Nurhayati Siswi SD di Meranti Wakili Riau

July 28, 2015
BeritaMeranti.com, Pendidikan - Nurhayati siswi SD 11 Bantar Seberang Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti wakili Provinsi Riau lomba siswa SD/MI Negeri/Swasta membaca puisi dan cerita rakyat ke Jakarta. 

Terpilihnya Nurhayati mewakili Riau setelah berhasil menjadi pemenang pada lomba membaca puisi tentang pahlawan dan cerita rakyat Riau auditorium Perpustakaan Soeman Hs. 

"Pemenang nanti akan kita kirim ke Jakarta sebagai perwakilan Riau. Untuk pemenang pertama ada hadiah berupa uang sebesar Rp3,5 juta serta piala,\" kata Kepala Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Riau Yoserizal Zein, Senin (27/7/15). 

Nurhayati membawakan cerita rakyat dari Bengkalis berjudul Dedap Durhaka. Cerita ini tidak jauh berbeda dengan cerita rakyat Malin Kundang. Bedanya Dedap yang merupakan anak durhaka karena tak mengakui orang tuanya setelah berhasil dirantau orang, dikutuk lalu menjadi pulau. 

Sebelum diberangkatkan ke Jakarta pada September mendatang, terlebih dahulu akan diberi pelatihan bagaimana tekhnis membaca puisi dan bercerita yang baik. Diharapkan, Nurhayati nantinya akan mampu mengharumkan nama Riau dikancah nasional. 

"Tentunya harapan kita bukan hanya sebatas mencari bibit semata, tetapi juga menggemakan membaca puisi serta cerita rakyat Riau dikalangan anak-anak serta umum. Kita harapkan, kegiatan serupa akan bisa lebih menggema lagi ditahun mendatang,\" ujar Yoserizal. 

Selain Nurhayati, pemenang kedua adalah Muhammad Erik Laksamana siswa SD 01 Bengkalis. Erik membawakan cerita rakyat berjudul Lancang Kuning dan berhak mendapatkan piala dan uang sebesar Rp3 juta. 

Sementara pemenang ketiga jatuh kepada Ikhlalusul Muzaki siswa SD 10 Pangkalan Kerinci, Pelalawan. Ikhlasus yang dulunya sempat menjadi pemenang kedua pada lomba yang sama tahun lalu, kini membawakan judul cerita Sibujang Asal Burung Punai, serta berhak mendapatkan piala dan uang sebesar Rp2,5 juta. 

Sementara Hangkafrawi, salah seorang dewan juri menyatakan penilaian berdasarkan pemahaman bercerita, tekhnik bercerita, intonasi yang disampaikan peserta lomba.(yok/rls)

Guru Tambah Libur, Kadispora Rohul : Kita Kenakan Sanksi

July 25, 2015
BeritaRohul.com, Pendidikan - Memasuki tahun ajaran baru 2015/2016 mulai Senin (27/7/15) depan, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rohul Muhammad Zen mengimbau seluruh tenaga pendidik atau guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan non PNS tidak menambah waktu liburan hari raya Idul Fitri 1436 Hijriyah.

Bagi guru yang menambah waktu libur atau tidak mengajar saat memasuki tahun ajaran baru dimulai, jelas M. Zen, akan ada sanksi tegas menyusul.

"Sebab waktu libur yang diberikan pemerintah sudah termasuk lama. Kita kan sudah memberi libur semester dan libur hari raya Idul Fitri," kata M. Zen, Jumat (24/7/15).

"Tentu waktu liburan sudah banyak. Bila ada guru kedapatan menambah waktu libur di awal tahun ajaran baru, akan kita berikan sanksi tegas," tambahnya.

Menurut M. Zen, kehadiran para guru di hari pertama tahun ajaran baru sangat dibutuhkan, karena mereka yang akan membimbing siswa dan siswi, terutama siswa dan siswi baru.

"Dari itu kehadiran para guru di awal tahun ajaran baru sangat dibutuhkan," tegasnya.

Pelajar Diminta Tak Terlena Nikmati Liburan 

Selain itu, M. Zen juga ingatkan seluruh pelajar di Kabupaten Rohul tidak terlena menikmati hari liburan semester dan hari raya Idul Fitri. Ia berharap seluruh pelajar masuk di awal tahun ajaran baru, Senin depan.

"Karena proses belajar mengajar akan segera dimulai pada Senin depan," ujarnya.

Pelajar diminta mempersiapkan dan mematangkan diri‎ memasuki tahun ajaran baru tahun ini. "Persiapkan diri sebaik-baiknya, terutama bagi siswa dan siswi baru. Sebab, suasana dan lingkungan baru tentu akan berbeda dari sebelumnya," sarannya.

Apalagi, sambung M. Zen, sebagai orang baru, pelajar baru harus mempersiapkan mental.‎ Memasuki awal sekolah, mereka akan mengikuti Masa Orientasi Siswa atau MOS, sebagai persiapan mental.

"Saya berharap orang tua juga mengingatkan anaknya bila lupa. Pasalnya waktu libur hanya tinggal beberapa hari lagi," pungkas M. Zen. (dow/rcc)

8 Juli, Pemkab akan Cairkan Gaji 13 PNS di Inhu

July 04, 2015
BeritaInhu.com, Kesra - Bupati Indragiri Hulu (Inhu) H Yopi Arianto memastikan Rabu (8/7) pekan depan, gaji ke 13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan dibayarkan Pemkab Inhu. Pembayaran gaji ini berkenaan menjelang hari lebaran Idul Fitri 1436 H.

Hal ini disampaikan Bupati Inhu H Yopi Arianto saat ditemui di ruang kerjanya Jum’at (3/7). Menurutnya, pembayaran gaji ke 13 ini sengaja mencari waktu yang tepat untuk dibayarkan, agar dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya. 

"Setelah melalui berbagai pertimbangan, pembayaran gaji ke 13 lebih tepatnya menjelang perayaan Idul Fitri, sehingga bisa dibayarkan pada Rabu (8/7) pekan mendatang, kerena masih tersisa waktu selama sepekan untuk mempersiapkan lebaran Idul Fitri," ujar Bupati.

Untuk itu, sambungnya, kepada PNS yang akan menerima gaji 13 hendaknya dapat memanfaatkan dengan baik, sehingga gaji yang tersebut betul-betul dapat menutupi kebutuhan utama. 

Bupati Yopi juga mengimbau PNS dilingkungan Pemkab Inhu agar dapat merayakan Idul Fitri secara sederhana, dan lebih mengedepankan semangat silaturrahmi antar sesama umat.

Selain itu, kata Bupati, pada hari itu juga, Pemkab Inhu akan melaksanakan buka puasa bersama PNS di Rumah Dinas Bupati Inhu. Pelaksanan buka puasa bersama tersebut juga sebagai ajang meningkatkan dan menjaga hubungan silaturrahmi antar Bupati dengan PNS serta antar PNS dengan PNS.(dod)

Dinsosnakertrans Inhu : Pengusaha Wajib Bayarkan THR Paling Lambat 7 Hari Sebelum Lebaran

July 03, 2015
BeritaInhu.com, Kesra - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) telah menyampaikan surat edaran jadwal dan aturan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) pekerja atau buruh kepada seluruh perusahaan yang berada di Kabupaten Inhu. Surat edaran itu merupakan tindaklanjut Pemkab Inhu atas surat edaran Menteri Ketenagakerjaan RI nomor 7/MEN/VI/2015 tentang pembayaran THR keagamaan dan himbauan mudik bersama.

Dalam edaran tersebut, THR keagamaan diberikan kepada pekerja atau buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, sebesar 1 bulan upah atau gaji, serta kepada pekerja atau buruh yang mempunyai masa kerja tiga bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 bulan diberikan secara proporsional dengan hitungan jumlah bulan kerja dikali satu bulan upah atu gaji kemudian dibagi 12.

Bagi pekerja atau buruh di Kabupaten Inhu, yang bermasalah dengan pembayaran THR dengan perusahaannya dapat mengadu ke Pemkab Inhu melalui Posko pengaduan THR di Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Inhu, di Jalan Batu Canai, Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat. 

Posko ini dibuka setiap hari jam kerja, guna menampung dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi para pekerja atau buruh terkait pembayaran THR oleh perusahaan yang tidak sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku sesuai surat edaran tersebut.

Kepala Bidang Ketenagakerjaan Dinsosnakertrans Inhu, Samsul Isbar kepada wartawan, Kamis (2/7) menyampaikan posko pengaduan THR mulai dibuka, sejak Senin (29/6) kemarin, dengan tujuan agar dapat menangani permasalahan pembayaran THR yang dialami pekerja secara dini.

Selain itu, kata Samsul Isbar, dalam surat edaran yang disampaikan Pemkab Inhu kepada masing - masing perusahaan, agar pembayaran THR pekerja atau buruh harus dibayarkan selambat lambatnya tujuh hari sebelum lebaran (H-7 Hari Raya Idul Fitri).

"Kami berharap kepada seluruh pengusaha di wilayah Kabupaten Inhu untuk segera melaksanakan pembayaran THR pekerjanya tepat waktu dan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku," imbaunya.(dod)

Operasi Gabungan BPOM Temukan 16 Sampel Makanan Berbahaya di Wilayah Bangkinang

July 03, 2015
BeritaKampar.com, Kesehatan - Setelah melakukan sidak dan pemeriksaan sampel bahan makanan, sejak rabu (1/7/15), dari 60 sampel makanan yang diperiksa  Balai Besar POM (Pengawas Obat dan Makanan) Pekanbaru bersama Disperindagpas Kabupaten Kampar, berhasil temukan 28 sampel makanan yang mengandung zat berbahaya dantidak layak dikonsumsi oleh manusia.

Pengambilan sampel tersebut dari  pedagang, mulai dari pasar Inpres Bangkinang, jalan Agus Salim dan pasar Bawah Bangkinang. Bermacam jenis minuman berbuka, diantaranya, minuman cendol, delima, es tebak dan mie mengandung pewarna Rhodamin B dan bahan pengawet jenis Borax.

Kepala Balai Besar POM Pekanbaru, Drs H Indra Ginting Apt MM kepada BeritaKampar.com mengatakan, “untuk pengambilan sampel tahap pertama dengan jumlah 33 sampel dan 14 sampel diantaranya mengandung pewarna jenis Rhodamin B dan 2 sampel mengandung Borax,” terangnya.

Untuk sampel tahap 2  yang diuji oleh Balai Besar POM Pekanbaru melalui mobil laboratorium kelilingnya, Indra Ginting agak enggan memberikan keterangan dengan alasan pengamanan. Tetapi informasi yang beredar dikalangan pekerja Balai Besar POM Pekanbaru yang enggan disebut namanya mengatakan, “Untuk tahap 2 ini sebanyak 27 sampel yang diuji dan 10 sampel diantaranya mengandung Rhodamin B dan 2 sampel mengandung Borax.

Ketika ditanya kepada Indra Ginting kenapa terlalu banyak ditemukan zat berbahaya dari tangan pedagang dikota Bangkinang dan ia mengatakan, “Salah satu penyebabnya adalah kurang pengawasan dari Dinas – Dinas terkait. Seharusnya para pedagang tersebut diberi bimbingan kepada mereka agar mereka tahu tentang pewarna yang berbahaya dan jenis  pengawet yang tidak boleh dipakai,”terangnya.

Sekarang ini masyarakat Kampar gelisah dengan temuan ini dan apa solusi dari Balai Besar POM Pekanbaru, “Kita kalau diminta untuk turun kembali kita siap, tetapi waktunya belum bisa ditentukan, karena seluruh Kabupaten dan Kota diprovinsi Riau kita yang melakukan pengujian seluruhnya untuk makanan dan minuman tersebut,” ungkapnya Indra Ginting.

Salah seorang warga Kampar, Yulis dengan lantangya mengatakan, “Sudah seharusnya Pemerintah Kampar untuk mencarikan solusi untuk mencegah pemakaian zat berbahaya untuk makanan dan minuman oleh pedagang. Kalau kita hanya mengharapkan Balai Besar POM Pekanbaru, hal tersebut tidak akan mengurangi beredarnya makanan mengandung pewarna Rhodamin B dan bahan pengawet jenis Borax ditengah - tengah masyarakat.

Sanksi juga wajib dijalankan untuk memberikan infek jera kepada pelaku dan kalau tidak ada sanksi tegas kepada pelaku, pewarna Rhodamin B dan bahan pengawet jenis Borax ditengah – tengah masyarakat akan sering ditemukan pada makanan dan minuman, jadi jangan heran itu akan banyak beredar di tengah masyarakat, ujarnya.(kim)

Antisipasi Keterlambatan Pembayaran, Dinsosnakertrans Inhu Buka Posko Pengaduan THR

July 02, 2015
BeritaInhu.com, Kesra - Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (RI) telah mengeluarkan surat edaran tentang pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan dan himbauan mudik bersama ke masing-masing kepala daerah. Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Inhu pun mengaku telah menerima surat edaran itu.

Kuat Widiyanto, Kepala Dinsosnakertrans Inhu mengaku meski sudah ada edaran, tiap tahun pasti ada saja laporan yang masuk terkait keterlambatan pembayaran THR.

"Kami setiap tahun menerima laporan terkait THR itu, ada yang terlambat membayarnya. Ada juga yang memberikan sesuka hati tanpa mengindahkan aturan," ucap Kuat, Selasa (30/6/2015).

Menurut dia, keterlambatan pembayaran THR tersebut tentunya akan merugikan karyawan. Terlebih lagi menjelang lebaran, tingkat kebutuhan para warga semakin tinggi. "Menjelang lebaran kebutuhan keluarga semakin meningkat, untuk itu semua pihak mesti menyikapinya dengan bijak," ucap Kuat.

Dia juga mengatakan bahwa untuk tahun ini, Dinsosnakertrans akan menindak tegas setiap perusahaan yang terlambat membayarkan THR tersebut. Sementara itu, pihaknya juga meminta kepada sejumlah pihak lain agar melakukan pengawasan. Tujuannya agar keterlambatan tersebut tidak terjadi lagi.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketenagakerjaan Dinsosnakertrans Inhu, Syamsul Isbar di Rengat menjelaskan bahwa terdapat 361 perusahaan yang beroperasi di Inhu. Menurut Syamsul Isbar, surat tersebut disampaikan kepada sejumlah pelaku usaha mulai dari perusahaan perkebunan, mini market, bengkel dan sejumlah perusahaan lain.
Syamsul juga mengatakan bahwa pihaknya juga membuka posko aduan terkait pembayaran THR tersebut.

"Kita buka posko pengaduan terkait keterlambatan ini di kantor Dinsosnakertrans Inhu, yang berlokasi di Jalan Batu Canai, Kelurahan Pematang Reba. Jadi kalau ada masalah dengan pembayaran THR nya silahkan datang ke kantor posko tersebut," ucap Syamsul. (dod)

Sidak, Disperidag Inhil Temukan Terasi dan Cincalok Kandung Zat Berbahaya

July 01, 2015
InhilTerkini.com, Kesehatan - Ternyata terasi (belacan,red) dan cincalok mengandung zat rodamin B atau pewarna pakaian yang sangat berbahaya untuk kesehatan.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Riau, kembali melakukan inspeksi mendadak (Sidak), Kamis (25/6) di sejumlah pasar Tembilahan.

Ada beberapa jenis makan yang dicurigai mengandung zat berbahaya, untuk membuktikannya diambil sebanyak 12 sampel selanjutnya dilakukan uji laboratorium oleh BPOM Provinsi Riau.

Dari 12 sampel yang diambil tersebut, 2 jenis makanan mengundang zat berbahaya jenis rodamin b atau pewarna pakaian, adapun 2 jenis makanan itu adalah terasi dan cincalok.

Dari 3 jenis terasi yang kita jadikan sampel, ketiganya positif mengandung rodamin B, sementara satu jenis makanan lainnya yaitu cincalok juga posotif mengandung rodamin B," jelas Kadisperindag Inhil, Fahrolrozy.

"Kita akan melarang pedagang menjual barang tersebut dan  mencari siapa yang memperoduksi terasi dan cincalok di Inhil, akan kita berikan teguran agar tidak memperoduksi makanan yang mengandung zat berbahaya itu," katanya.

Lebih jauh disampaikannya, Pihaknya juga akan  menyurati UPT Disperindag disetiap kecamatan agar menarik barang yang sama dengan yang kita dapati di Tembilahan."Kita yakin, barang ini juga beredar di setiap kecamatan, peredaranya akan kita tarik," tegasnya. (rul)