Berita Rohul

Showing posts with label Berita Rohul. Show all posts
Showing posts with label Berita Rohul. Show all posts

Sempat Layani Duel, Kades Bangun Jaya di Rohul Riau Nyaris Dibunuh Mantan Kades

March 24, 2019
ROKAN HULU, PASIR PANGARAIAN - ‎ Tak pernah terpikirkan oleh Kepala Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Yusrianto menjadi target dugaan pembunuhan oleh mantan kades di Kecamatan Tambusai Utara, inisial Bd pada, Rabu (20/3/2019).

Pada Rabu sore tersebut, Yusrianto dan keluarga hampir menjadi korban pembunuhan yang dilakukan sang mantan kades, di rumahnya sendiri di desa tersebut. Yusrianto kepada TWartawan, mengaku insiden terjadi sore sekitar 17.00 WIB, setelah dirinya bersama keluarga pulang dari acara Musabaqoh tilawatil quran (MTQ). Ia lalu pergi ke belakang rumah untuk memberi makan ayam.

"Saat itu saya berada di belakang Bang, lalu si Bd tersebut mendatangi rumah saya, dan melakukan pengancaman membunuh keluarga saya, dan targetnya adalah saya," katanya, kamis (21/3/2019).

Lebih lanjut dijelaskanya, karena saya berada di belakang, Bd dan rekanya hanya menemui istri dan anaknya, dan mengancam akan dibunuh. Karena diancam istri dan anaknya berteriak minta tolong. Karena mendengar teriakan istrinya, Dirinya segera berlari menuju depan rumah, dan mendapati Bd dan rekannya sedang mengancam ‎istri dan anaknya.

"Saat itu Bd dan rekannya melihat saya, bilang itu dia, bunuh dia, dan ambil senjata di mobil, dan seketika rekan Bd berlari mengambil senjata di luar," sebutnya.

Yusrianto mengaku, saat itu dirinya dan Bd yang hanya tinggal berdua, terlibat duel. Ia terkena pukulan Bd sebanyak dua kali. Mendapat pukulan tersebut, ia pun langsung membalas dengan satu pukulan yang mengakibatkan Bd tersungkur. Saat melakukan pengancaman tersebut dan duel, Bd tidak menggunakan senjata, dalam artian tangan kosong, sedangkan senjata berada di dalam mobilnya.

"Saat itu Bd tersungkur dan rekannya yang hendak mengambil senjata tidak berani mendakat karena sudah banyak masyarakat yang datang. Dan ada juga masyarakat yang memanggil polisi," sebutnya.

Saat ditanya kenapa Bd menyerangnya, Yusrianto mengaku, dirinya tidak tahu persis apa yang sebenarnya terjadi, dan ia mengaku tida ada masalah dengan Bd.

"Jadi Bd pernah juga menjumpai istri saya ke rumah, katanya terkait permasalahan Pilkades. Saya ikut campur pada Pilkedes di tempat Bd tersebut, dan akhinya ia kalah," jelasnya.

Dirinya menerangkan, kejadian ini sudah ia laporkan ke Polres Rohul, dan akibat perbuatan Bd tersebut anaknya mengalami trauma.

"Alhamdullah lah Bang saya masih dilindungi oleh oleh Allah Swt. Kita serahkan saja sepenuhnya kepada pihak kepolisian," imbuhnya.

Sementara Kapolres Rokan Hulu AKBP Muhammad Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rokan Hulu Ipda Ferry Fadli membenarkan adanya upaya pembunuhan Kades Bangun Jaya pada Rabu.

Ia menambahkan, Bd ditangkap anggota Polsek Tambusai Utara pada Rabu (20/3/2019) sekitar pukul 18.00 WIB, dengan tuduhan kepemilikan senjata api (Senpi) rakitan tanpa izin, dan upaya pembunuhan. Dilanjutkanya, Bd ditangkap polisi setelah terjadi keributan di rumah Yusrianto, Kades Bangun Jaya Kecamatan Tambusai Utara pada Rabu sore sekira pukul 17.30 WIB.

‎Selain menangkap Bd, polisi turut menyita 1 pucuk senjata diduga Senpi rakitan berikut 2 butir amunisi standar, serta 3 bilah senjata tajam dari mobil Mitsubishi Pajero Sport warna putih. mengungkapkan, awalnya Rabu sore sekira pukul 17.30 WIB,‎ Kapolsek Tambusai Utara AKP Nurman mendapat informasi dari anggota via telepon, bahwa di rumah Kades Desa Bangun Jaya Yusrianto terjadi keributan.

Mengetahui itu, Kapolsek dan anggota datang ke TKP. Di TKP, polisi melihat masyarakat sudah ramai dan didapat informasi mantan Bd diduga menyerang rumah Kades Bangun Jaya Yusrianto dan hendak membunuhnya.

"Didapat informasi bahwa saudara Bd juga membawa senjata tajam yang disimpan di dalam mobilnya Pajero Sport warna putih," ungkapnya.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap mobil Pajero Sport, disaksikan masyarakat setempat bernama Sunarto, personel Polsek Tambusai Utara menemukan barang-barang di dalam mobil Pajero Sport, yaitu berupa 3 bilah senjata tajam, 1 pucuk senjata didaga Senpi rakitan berikut 2 butir amunisi.

"Pelaku berikut barang bukti sudah diamankan ke Mapolsek Tambusai Utara dan selanjutnya dilimpahkan ke Satuan Reskrim Polres Rokan Hulu," pungkasnya. (dow)

source : berita rohul

Tradisi Makan Bukancah, Tanjak Unak Serantau dan Durian Asli Rohul Mulai Dipromosikan

February 10, 2019
ROKAN HULU, PASIRPANGARAIAN - Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang berjulukan Negeri Seribu Suluk ‎merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Riau, yang memiliki kubayaan dan tradisi serta beberapa buahan khas Negeri Seribu Suluk. Tradisi-tradisi asli Rohul mulai tidak di jumpai di zaman mondren seperti saat ini.

Namun Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Rohul, mulai kembali mempromosikan tradisi asli Rohul, salah satunya yakni Makan Bukancah.

Makan bukancah ini mu‎lai di promosikan kembali oleh Disparbud di setiap acara-acara besar yang ada di Rohul. Hal ini dilakukan guna menumbuhkan serta memperkenalkan kepada masyarakat dan generasi penerus Rohul. Tradisi makan bukancah ini mulai dipromosikan kembali oleh Disparbud Rohul sejak dua tahun belakangan.

Baik di acara-acara besar Pemkab maupun saat menyuguhkan makan kepada tamu. Tidak hanya makan bukancah saja yang dipromosikan oleh Pemkab Rohul, tanjak khas Rohul yang bernama Unak Serantau.

Tanjak yang menciri khaskan orang Melayu ini mulai dipromosikan oleh Pemkab Rohul di acara-acara besar. Bahkan tanjak khas Rohul ini sudah dipromosikan di acara-acara besar baik tingkat daerah maupun tingkat provinsi dan nasional.

Kepala Disparbud Rohul, Yusmar mengaku, untuk mempromosikan tradisi-tradisi serta kebudayaan Rohul, pihaknya telah melakukan promosi-promosi di berbagai acara ‎dan tempat-tempat wisata yang ada di Rohul maupun di tempat-tempat lainya.

Untuk tanjak khas Rohul, Unak Serantau ‎tambahnya, tanjak ini sudah dipromosikan hingga ke luar negeri, dengan cara jika ada wisatawan yang berkunjung ke Rohul, pihaknya akan berikan tanjak dan menjelaskan arti dari tanjak asli Rohul ini.

"Jadi saat ini kita sedang memperkenalkan kembali tradisi Rohul serta tanjak khas Rohul guna memberitahukan kepada masyarakat bahwa Rohul memiliki tradisi yang perlu dipromosikan," sebutnya.

Yusmar mengaku, pihaknya juga sedang mempromosikan buah durian asli Rohul yang memiliki cita rasa yang sangat nikmat, bahkan rasa buahnya tidak kalah dengan durian montong dan lainya.

Diakuinya, ada beberapa durian asli Rohul yang memiliki cita rasa yang luar biasa, seperti Durian Pawan, Minaming, Rokan, ‎Pemandang, Tibawan, dan lain sebagainya.

"Jadi saat ini Pemkab sedang mempromosikan berbagai tradisi, tanjak, dan buah durian. Hal ini kita lakukan untuk membangkitkan kembali apayang ada di Negeri Seribu suluk," pungkasnya. (dow)

source : berita rohul

Sosok Agamis, Nazarial Siap Hibahkan Dirinya Mengabdi Untuk Masyarakat

February 07, 2019
ROKAN HULU, TAMBUSAI - Nazarial, Calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN) Nomor urut 2,  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Rokan Hulu mengungkapkan siap menghibahkan dirinya untuk mengabdi kepada masyarakat khususnya Dapil Dua Kecamatan Tambusai dan Kecamatan Tambusai Utara jika masyarakat menberikan kepercayaan berupa amanat duduk menjadi anggota DPRD di pertarungan pemilihan legeslatif pada tanggal 17 April  yang akan datang.

Nazarial, Caleg Partai Amanat Nasional,
Nomor Urut 2 Dapil 2, Kecamatan Tambusai dan
Kecamatan Tambusai Utara
Hal tersebut di sampaikan Nazarial Sabtu, 2/02/2019 lalu. Saat acara silarutahmi dengan Masyarakat Dusun suka Damai, Mahato Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu.

Ditambahkannya, menjadi seorang pemimpin itu harus siap melayani masyarakat bukan malah dilayani. "Maka, kalau ada hari ini pemimpin yang berpikir ingin dilayani masyarakat berarti statusnya  sebagai pemimpin perlu dipertanyakan dan sebagai rakyat kita sangat perlu mengevaluasi pilihan kita kepada calon pemimpin tersebut dan kita jangan pernah tergoda lagi memberikan kepercayaan kepada pemimpin yang berjiwa seperti itu", ujarnya.

Dilanjutkan Nazarial, saat berjumpa dengan setiap lapisan masyarakat dirinya mengaku tak banyak memberikan janji-janji ataupun pengharapan sebab dari awal niat  menjadi wakil rakyat hanya ingin banyak berbuat untuk masyarakat serta siap menjadi pelayan masyarakat baik secara administrasi maupun komunikasi dengan pihak-pihak terkait dalam menyelesaikan persoalan nasib masyarakat lemah ke depannya.

Nazarial saat berphoto bersama warga di Dapilnya
"Namun dalam mewujudkan semua itu tentu sangat diperlukan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat  dalam mencapai tujuan tersebut. Harapan kita semoga jalan yang terjal dan licin ini menjadi sebuah jalan yang di ridho oleh Allah SWT",harapnya.(kim)

Akibat Dana Stimulus, Banyak Kepala Desa Terjerat Kasus di Rohul

January 20, 2019
ROKAN HULU, PASIRPENGARAIAN - Besarnya kucuran dana desa ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, gelontoran miliaran memacu pembangunan pedesaan. Namun di sisi lain, dana desa juga telah banyak menjerat aparat desa, karena menyalahgunakan dana stimulus tersebut.

Demikian dikatakan Kasi Intel Kejari Rohul, Ade Maulana. Fenomena banyaknya kepala desa terjerat kasus hukum, karena menyalahgunakan dana desa. Ini berimplikasi terhadap timbulnya keragu-raguan bagi kepala desa dalam pengelolaan dana desa.

Sehingga dilaksanakan sosialisasi pengelolaan dana desa, kepada aparat desa se-Kecamatan Rambah di aula kantor camat, Rabu (16/1). Sosialisasi ini bentuk dari peran Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Rohul.

"Sosialisasi dihadiri Kasi Datun Roni Saputra SH, Camat Rambah Elbisri, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Rohul," katanya, Kamis (17/01/2019).

Ade Maulana menjelaskan, sosialisasi ini merupakan upaya preventif yang dilakukan institusinya dalam meminimalisir tindak pidana korupsi dana desa. Diterangkannya, dengan penerangan hukum ini, aparat desa selaku pengelola dana desa dapat benar-benar memahami aturan dalam pengelolaan dana desa, sehingga menghilangkan keragu-raguan aparat desa.

"Kita ingin memastikan bahwa pengelolaan keuangan dana desa di Rohul, dapat berjalan tepat guna serta tetap mengacu kepada aturan aturan yang ada," sebutnya.

Ia mengharapkan, melalui sosialisasi ini, dapat meningkatkan kinerja serta standar operasional prosedur (SOP) aparat desa dalam pengelolaan dana desa. Ade juga menyebut, pihaknya membuka diri, bagi kepala desa yang ingin melakukan konsultasi hukum terkait aturan-aturan hukum.(dow)

source : berita rohul

Gara-gara Ditanya Kemana, Pria Ini Pukul Istri hingga Berujung ke Polisi

January 15, 2019
ROKAN HULU, PASIR PANGARAIAN - Seorang pria warga Desa Payung Sekaki, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dilaporkan ke polisi setempat, dengan tuduhan melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya,

Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono, mengungkapkan, dugaan KDRT dialami pelapor sekaligus korban Rosliah (53 tahun) warga Desa Payung Sekaki RT 002/ RW 001 Desa Payung Sekaki terjadi pada Jumat tengah hari (11/1/2019) sekitar pukul 11.30 WIB.

Ia mengungkapkan pertengkaran itu diawali dari sang istri menanyakan ke suaminya AW (51 tahun) yang sedang dalam warung soal keberadaannya saat dirinya sedang menjalani operasi mata. Dilanjutkannya, saat pelapor menanyakan ke suaminya "Mas, kemaren waktu mengantar aku operasi mata kemana aja kok aku lama menunggu kayak pengemis gitu".

Selain itu pelapor melihatkan postingan salah seorang di internet ke suaminya. Merasa dipojokkan, terlapor AW naik pitam, dan langsung memukul kepala pelapor pakai gayung, dan mendorongnya ke arah meja yang ada di depan pelapor.

"Saat didorong, kepala pelapor bagian belakang ternyata kena paku meja dan mengeluarkan darah," katanya, Selasa (15/1/2019).

Ipda Nanang mengaku, perkelahian berhenti setelah anak pelapor inisial PA yang masih berusia 13 tahun datang melerai perkelahian kedua orang tuanya. Melihat kepala istrinya berdarah, AW minta tolong ke tetangga‎ untuk membawa istrinya berobat.

"Atas kejadian itu pelapor mengalami luka di bagian kepala belakang, dan tidak terima atas perbuatan yang telah dilakukan saudara AW, lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tambusai Utara guna proses selanjutnya," terangnya.

Mendapat laporan dari pelapor, tambahnya, pada Minggu pagi (13/1/2019)‎ sekitar pukul 10.00 WIB, Kapolsek Tambusai Utara AKP Nurman SH, MH, perintahkan Kanit Reskrim Bripka Apri Irsandi SH dan anggota melakukan penyelidikan, dan mencari keberadaan pelaku kekerasan.

"Saat penyelidikan di Desa Payung Sekaki, polisi langsung menangkap pelaku AW yang sedang membuka warung di rumahnya‎," ungkapnya.

Ipda Nanang menjelaskan, dari hasil introgasi, AW mengakui dirinya ada melakukan kekerasan terhadap istrinya Rosliah pada Jumat lalu. AW juga mengakui, bahwa dia memukul korban menggunakan ember mandi dan mendorong korban, sehingga menyebabkan korban jatuh, dan mengenai paku di meja sehingga kepala korban luka robek," sebutnya.

"Pelaku sudah dibawa ke Mapolsek Tambusai Utara guna proses hukum lebih lanjut atas perbuatannya," pungkasnya.(dow)

source : berita rohul

Empat ASN Rohul Diberhentikan

January 12, 2019
ROKAN HULU, PASIR PENGARAIAN - Pemerintah daerah komitmen untuk mengimplementasikan amanah UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11/2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Dibuktikan, bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu yang tersangkut masalah hukum, diberhentikan sementara dari kedinasannya hingga sanksi pemecatan dengan tidak hormat sebagai ASN.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Rohul, jumlah ASN di lingkungan Pemkab Rohul yang diberhentikan sementara, dikarenakan tersangkut kasus hukum tindak pidana umum dan tindak pidana Tipikor sebanyak empat orang.

Kepala BKPP Rohul M Zaki SSTP MSi didampingi Kabid Disiplin Penghargaan dan Korp ASN Gustia Hendri SSos kepada wartawan, Kamis, (10/1) menegaskan, Pemkab Rohul menunjukkan komitmennya untuk mengimplementasikan amanah UU Nomor 5/2014 dan PP Nomor 11/ 2017.

Serta implementasi Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Mendagri, Menpan RB, dan Kepala BKN tentang penegakan hukum terhadap PNS yang telah dijatuhi hukuman berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, karena melakukan tindak pidana kejahatan jabatan atau tindak pidana kejahatan yang ada hubungannya dengan jabatan.

Menurutnya, pemerintah daerah dalam mengimplementasikan UU Nomor 5/2014 dan PP Nomor 11/2017, untuk saat ini telah 4 ASN yang diberhentikan sementara yakni tahun 2018 sebanyak tiga orang, tersangkut masalah hukum dugaan Tipikor. Sedangkan tahun 2017 sebanyak 1 (satu) ASN tersangkut kasus tindak pidana umum Narkoba.

"Jika berstatus tersangka dan langsung menjalani penahanan dalam kasus tindak pidana, ASN bersangkutan langsung diberhentikan sementara oleh pejabat Pembina kepegawaian. Sanksi ini sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun 2014," ujar Zaki dengan enggan menyebutkan siapa nama dan inisial keempat ASN tersebut.

Perlu diketahui, lanjut Zaki, ASN yang diberhentikan sementara itu, bisa saja diberhentikan secara tidak hormat, jika dijatuhi putusan hukum di atas dua tahun atau inkrah. Namun bila nanti terbukti tidak bersalah, maka nama baik dan statusnya akan dipulihkan. 

Pemulihan status ASN itu dilakukan sesuai dengan ketentuan Pasal 88 ayat 2, yang berbunyi pengaktifan kembali PNS yang diberhentikan sementara sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian dalam hal ini kepala daerah kabupaten/kota.

Khusus ASN yang tersangkut kasus tindak pidana tipikor, katanya, tidak ada batas waktu masa hukuman yang dijalaninya. Jika yang bersangkutan kasusnya telah inkrah, maka dilakukan pemberhentian secara tidak hormat. Itu dilakukan setelah ada keputusan berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

‘’Pemberhentian sementara bagi ASN yang tersangkut kasus hukum tindak pidana ini, dengan tujuan agar yang bersangkutan fokus menghadapi permasalahan hukum yang menimpanya,’’ tutur Zaki.

Terhadap ASN yang menjadi tersangka, atau bermasalah hukum sebelum ditetapkan keputusan pengadilan negeri yang berkuatan hukum tetap, yang telah diberhentikan sementara sebagai ASN, tambahnya, maka selama menjalan proses pemberhentian sementara, ASN yang bersangkutan, tetap diberikan penghasilan sebesar 50 persen dari penghasilan terakhir yang diterima ASN tersebut.(dow)

source : berita rohul

Tim Opsnal Polres Rohul Tangkap Tukang Rekap Judi Kim di Bonai Darussalam

January 12, 2019
ROKAN HULU, BONAI DARUSSALAM - Tim Opsnal Polres Rokan Hulu (Rohul) menangkap seorang laki-laki terduga tukang rekap perjudian jenis Kim di Jurong, Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam.

‎Laki-laki inisial DM alias Den (49 tahun) warga Kilang Ahok RT 05 Jurong Desa Bonai Kecamatan Bonai Darussalam saat tengah merekap nomor pesanan judi Kim di warung milik warga setempat bernama Silalahi pada Rabu (9/1/2019) sekira pukul 21.30 WIB.

Pada penangkapan, Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Rohul menyita 1 lembar‎ kertas yang bertululiskan angka-angka pesanan, 1 lembar kertas berisikan rekapan nomor keluar, 1 buku tafsir mimpi, 1 pena warna orange.

‎"Turut disita sebuah handphone Mito warna hitam beserta simcard, dan uang tunai Rp 255 ribu," jelas Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono, Jumat (11/1/2019).‎

Ipda Nanang mengaku penangkapan ini sesuai informasi masyarakat diterima Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Novianto, bahwa di Jurong ada seorang laki-laki berprofesi sebagai tukang rekat perjudian jenis Kim.

"Terhadap tersangka dan barang bukti sudah diamankan dan dibawa ke Mapolres Rokan Hulu untuk proses hukum lebih lanjut," tandas Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono.(dow)

source : berita rohul

Satpol PP Rohul Amankan 3 Orang Wanita Pelayan Kafe dan Alat Musik di Jalan Lingkar

November 10, 2018
ROKAN HULU, PASIRPANGARAIAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Rokan Hulu (Rohul) amankan 3 orang wanita pelayan kafe dan alat musik di Jalan Lingkar.

Satpol PP Damkar Rohul, kembali melanjutkan operasi penyakit masyarakat (Pekat) atau razia ke kafe dan warung remang remang. Untuk kali ini, Razia dilaksanakan pada Kamis malam (8/11/2018) sekitar pukul 23.35 Wib dengan titik operasi di Kecamatan Rambah yakni, di tali air irigasi KM 6 Desa Sukamaju.

Dimana, Razia langsung dipimpin Eko Karya Pramono, SP, Kasi Trantibum Dan Pengamanan bersama penyidik Samsul Kamal, SH dan Oksanora, SH serta Kanit PTI Kris Ashari dan puluhan anggota Satpol PP.

Kepala Satpol PP Dan Damkar Rohul, Andi Yanto, SH MH melalui Sekretaris Ir. Syahruddin, S.Sos,‎ mengungkapkan, Operasi Di tali air itu, team tidak mendapatkan hasil apa apa, diperkirakan razia di lokasi ini sudah diketahui oleh para pemilik warung.

"Saat tim Satpol PP datang, dijumpai warung baru saja ditutup, sehingga tidak ada aktivitas," katanya, Jumat (9/11/2018).

Ia menambahakan, karena tidak mendapatkan di Tali air, Selanjutnya sekitar pukul 03.00 Wib dinihari Jumat (9/11/2018) personil team bergerak ke lokasi berikutnya tanpa kenal lelah yakni ke jalan lingkar KM 4, Desa Sukamaju.

Dijelaskanya, di Jalan Lingkar Tersebut, tim menemukan sebuah Kafe yang buka dan ditemui disana ada 3 orang wanita pekerja cafe yang sedang melayani tamu Dan 3 botol minuman beralkohol berupa bir merk anker.

Mendapati hal tersebut, tambahnya, team Satpol PP melakukan pengamanan ketiga wanita pekerja tersebut dan alat alat musik ke markas Satpol PP Damkar Rohul di KM Pasir Pengaraian.

Diakuinya, atas temuan itu penyidik Akan menaikkan kasus ini sampai P21 dan ke Pengadilan, dengan harapan pengusaha Kafe tidak lagi beroprasi.

"Untuk di kecamatan Rambah ini sudah sering disampaikan pimpinan, baik Bapak Bupati, Sekda, anggota DPRD serta masyarakat, atas masih bukanya cafe cafe tersebut," sebutnya.

Syahruddin menyebutkan, pihaknya berharap kepada para pemilik cafe untuk menghormati arahan arahan dari pimpinan tersebut.

"Kita juga berharap peran serta aktif semua pihak Dalam rangka mendukung kegiatan operasi pekat ini, sehingga wilayah kita berjuluk negeri Seribu Suluk ini bisa bebas dari pekat ini, " pungkasnya.(dow)

source : beritakampar

Simpan Sabu dan Ganja, Oknum Perawat dan Pacarnya di Mahato Diringkus Polisi Rohul

October 14, 2018
ROKAN HULU, PASIR PANGARAIAN - Seorang oknum perawat di KM 24 Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) inisial SA (31) dibekuk anggota Polisi setempat dengan tuduhan penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan daun ganja kering. Polisi turut meringkus seorang teman perempuan SA berinisial YM (35). 

Dari kedua tersangka SA dan YM, anggota Polsek Tambusai Utara menyita barang bukti berupa 1 paket daun ganja kering yang dikemas dalam kotak rokok Magnum dan 3 paket kecil sabu-sabu yang dibungkus plastik bening. 

Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, SIK, M.Si, melalui Paur Humas Ipda Nanang Pujiono, SH, mengatakan tersangka SA dan YM diringkus di salah satu rumah warga di Km 24 Desa Mahato Kecamatan Tambusai Utara, Kamis (11/10/2018) sekira pukul 17.00 WIB. 

Oknum perawat di salah satu klinik kesehatan dan teman perempuannya ditangkap berawal Kanit Reskrim Polsek Tambusai Utara Bripka Apri Arisandi, SH menerima informasi bahwa akan ada transaksi narkotika di KM 24 Desa Mahato pada Kamis sore. 

Kapolsek AKP Nurman Cipto, SH,MH lengsung perintahkan anggota untuk lakukan penyelidikan. Kanit Reskrim dan anggota langsung turun ke lokasi diinformasikan masyarakat. 

Setibanya di TKP, di salah satu rumah warga di KM 24 Desa Mahato, Kanit Reskrim Bripka Apri dan anggota melihat 2 orang sedang duduk di depan salah satu rumah, dan langsung dihampiri petugas.

"Ketika dihampiri, keduanya langsung digeledah dan ditemukan barang bukti sabu dan daun ganja kering. Si pria mengaku berinisial SA dan perempuan inisial YM," ungkap Ipda Nanang, Ahad (14/10/2018).

Saat interogasi, sambung Ipda Nanang, tersangka SA mengakui barang bukti berupa berupa 1 paket daun ganja kering dikemas dalam kotak rokok Magnum dan 3 paket kecil sabu-sabu dibungkus dengan plastik bening adalah miliknya.

"Kedua terduga pelaku dan barang bukti sudah diamankan ke Mapolsek Tambusai Utara guna proses hukum lebih lanjut," pungkas Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang.(dow)

source : beritarohul

DPC Gerinda Ajukan Syamsul Akmal sebagai Calon Wabup Rohul

September 27, 2018
ROKAN HULU, PASIR PANGARAIAN - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Rokan Hulu (Rohul) menunjuk Syamsul Akmal SH, sebagai calon Wakil Bupati (Wabup) Rohul sisa masa jabatan 2016-2021.

Penunjukan Syamsul Akmal sebagai calon tunggal dari Partai Gerindra merupakan hasil Musyawarah Penentuan Calon Wakil Bupati Rohul‎ dilakukan Pengurus DPC Partai Gerindra dan Fraksi dipimpin di sekretariatnya di Jalan Tuanku Tambusai Simpang Tangun, Pasirpangaraian, Rabu (26/9/2018).

Musyawarah dipimpin Sekretaris DPC Partai Gerindra Rohul Abdul Halim S.Ag, juga dihadiri tiga anggota Fraksi Gerindra yaitu‎ Novliwanda Ade Putra, Abdul Muas, dan Masril.

Halim mengaku alasan DPC Partai Gerindra Rohul hanya mengajukan satu nama sebagai calon Wabup Rohul karena tidak ada lagi yang lain diusulkan oleh pengurus saat musyawarah.

"Dari musyawarah disepakati hanya mengusulkan satu nama yaitu pak Syamsul Akmal," jelas Abdul Halim usai musyawarah di kantornya, Selasa.

Halim mengatakan ada dua alasan mengapa hanya Syamsul Akmal yang ditunjuk sebagai calon Wabup Rohul, pertama karena pernah menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Rohul, serta kedua Syamsul dianggap pantas dan layak diajukan sebagai orang nomor dua di Kabupaten Rohul.

"Masalah pengusulan pak Syamsul sebagai calon Wakil Bupati ini tidak ada intervensi, sesuai hasil musyawarah pengurus DPC Partai Gerindra Rokan Hulu bersama Fraksi," tambah Halim.

Pasca menunjuk Syamsul Akmal sebagai calon Wabup Rohul, sambung Halim, hasil musyawarah pengurus dan fraksi, Partai Gerindra Rohul‎ segera mungkin mengundang tiga partai koalisi atau partai pengusung untuk rapat koalisi, yakni Partai Golkar, Partai NasDem, dan Partai Hanura.

"‎Dari rapat gabungan partai koalisi ini akan‎ kita ajukan nama calon Wakil Bupati ke Bupati untuk segera diajukan ke DPRD. Tergantung hasil rapat koalisi nanti,"‎ ujarnya.

Alumni Yogyakarta ini mengakui dirinya selaku Sekretaris DPC Partai Gerindra Rohul jauh hari telah melakukan komunikasi dengan partai koalisasi, seperti dengan Sekretaris DPD II Partai Golkar Rohul Nono Patria Pratama SE, dan Ketua DPC Partai Hanura Tengku Azuwir.

"‎Rapat koalisasi akan digelar dalam waktu dekat, insya allah secepatnya," tandas Abdul Halim.

Sementara, ‎Syamsul Akmal ditanya kesiapannya ditunjuk sebagai calon Wabup Rohul mengaku siap, namun menurutnya masih banyak proses‎ yang harus disiapkan.

Bila memang terpilih sebagai Wabup Rohul, mendampingi Bupati Rohul Sukiman, Syamsul mengaku siap mensupport setiap kebijakan kepala daerah.

"Kita akan mensupport setiap kebijakan Bupati Rokan Hulu, siap bekerjasama dan mendukung kebijakan beliau," pungkas Syamsul Akmal.(dow)

source : beritarohul

Meriahkan HUT Rohul, Disparbud dan X-Tars Akan Gelar Jelajah Rimba

September 23, 2018
ROKAN HULU, PASIRPANGARAIAN - Sempena Menyambut HUT kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang ke-19, dinas Pariwisata dan kebudayaan (Disparbud) Rohu bekerjasama dengan X-Tars akan menggelar Jelajah Rimba Rohul (JJR).

Dimana rencananya, JJR tersebut akan dilaksanakan pada 6 dan 7 Oktober 2018 mendatang.

Kepala Disparbud Rohul, Yusmar, mengungkapkan, saat ini panitia Penyelenggara Event JJR sudah terbentuk. Pemkab Rohul nantinya akan memberikan support melalui Anggaran yang bersifat Stimulan untuk mensukseskan even ini.

"Anggaran yang kita berikan sifatnya hanya stimulan, sementara Berkaitan dengan teknis dan hal lain yang diperlukan dalam pelaksanaan JJR di cari melaui sumbangan pihak ketiga," katanya, Minggu (23/9/2018).

Ia menambahakan, pada pelaskanaan JJR tahun ini, Para Rider akan dimanjakan dengan rute baru yang jauh lebih ekstrem dan memacu adrenalin. Diakuinya, nanti akan ada beberapa Pos seperti simpang kantor camat, pos 2 Cipogas, pos 3 tanjakan barayun, Lembah batu risik, dan finish di Sungai Bungo.

"Ada rute ekstrem dimana tanjakannya mencapai 60 sampai 70 Derajat, sementara Kesiapan rute saat ini sudah mencapai 90 persen," imbuhnya.

Yusmar mengaku, antusias masyarakat, khususnya pencinta Olahraga terabas dalam mengikuti kegiatan ini cukup tinggi. Saat ini saja, sudah ada sebanyak 260 rider yang mendaftarkan dirinya.

"Untuk biaya pendaftaran juga cukup terjangkau yaitu hanya 250 ribu rupiah per rider," Sebutnya.

Yusmar berharap, Melalui kegiatan ini dapat menjadi penyaluran minat dan bakat bagi generasi muda sekaligus menanamkan semangat dalam melestarikan lingkungan alam.

"Tak hanya itu, ajang ini juga akan menjadi salah satu destinasi wisata kabupaten Rokan Hulu, serta ikut mempromosikan wisata Rohul ke luar daerah," pungkasnya. (dow)

source : beritarohul

14 Pejabat Fungsional Kantor Kemenag Rohul Dilantik‎

September 13, 2018
ROKAN HULU, PASIR PANGARAIAN - Sedikitnya 14 pejabat fungsional sudah dilantik oleh Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul)‎ Drs. H. Syahrudin M.Sy.‎ Belasan pejabat fungsional‎ di lingkungan Kantor Kemenag Rohul yang dilantik yakni jabatan Penghulu atau Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), serta Penghulu Madya tersebar di beberapa kecamatan.‎

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di lingkungan Kantor Kemenag Rohul, digelar di aula Kantor Kemenag Rohul oleh Kakan Kemenag Rohul, dihadiri KTU Kemenag Rohul H. Zulkifli Syarif, serta pejabat di lingkungan Kemenag Rohul lainnya, Senin sore (10/9/2018).‎

Kakan Kemenag Rohul, Syahrudin, mengatakan pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan merupakan upaya penyegaran bagi pejabat di lingkungan Kantor Kemenag Rohul.‎

"Perpindahan, rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Kantor Kemenag Rokan Hulu sudah biasa. Kita berharap, pelantikan ini bisa meningkatkan kinerja para pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya," harap Syahrudin.‎

Adapun 14 pejabat fungsional di lingkungan Kantor Kemenag Rohul yang dilantik dan diambil sumpahnya, seperti H. Abd. Rahman Jailani. M. Sy sebagai Penghulu/ Kepala KUA Kecamatan Rambah Samo, Syamsuar S.Ag sebagai Penghulu/ Kepala KUA Kecamatan Rambah, Gustaman S.Ag sebagai Penghulu/ Kepala KUA Bangun Purba.‎

Drs. H. Syafaruddin Pulungan sebagai Penghulu/ Kepala KUA Kecamatan Kunto Darussalam, Afriadi S.Ag sebagai Penghulu/ Kepala KUA Kecamatan Rokan IV Koto, Tamrin S.Ag, M.Sy sebagai Penghulu/ Kepala KUA Tambusai Utara, H. Jalli Sitakar M.Sy sebagai Penghulu/ Kepala KUA Kecamatan Ujung Batu.‎

Nurhaibun S.Ag dilantik sebagai Penghulu/ Kepala KUA Kecamatan Kepenuhan Hulu, H. Makmur S.Ag sebagai Penghulu/ Kepala KUA Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, Ari Yusmanto S.Fil sebagai Penghulu/ Kepala KUA Kecamatan Tandun.‎

Selanjutnya, H. Rahmat Taufik Lc dilantik sebagai Penghulu/ Kepala KUA Kecamatan Tambusai, M. Darwis S.Hi sebagai Penghulu/ Kepala KUA Kecamatan Kepenuhan, Jhoni Usman S.Hi sebagai Penghulu/ Kepala KUA Kecamatan Bonai Daarussalam, sedangkan H. Akhiruddin. Nasution S.Ag dilantik sebagai Penghulu Madya Kecamatan Rambah Samo.‎

Syahrudin berharap belasan pejabat fungsional di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Rohul yang baru dilantik, serta diambil sumpahnya bisa melaksanakan amanah yang diberikan pimpinan dengan sebaik-baiknya.‎

"Jabatan hanya amanah. Bagaimana kita menjalankan, sehingga amanah yang diberikan bisa dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab," pungkas Kakan Kemenag Rohul, Syahrudin.(dow)

source : beritarohul

SPG Dealer Digilir 6 Laki-laki di Bangun Purba

September 13, 2018
ROKAN HULU, BANGUN PURBA - Modus mengajak bakar ayam, seorang perempuan muda berprofesi sebagai Sales Promotion Girl (SPG) di salah satu dealer sepeda motor di Pasirpangaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) malah digilir oleh 6 laki-laki.

SPG cantik berusia 20 tahun, inisial DF atau sebut saja Kenanga, warga‎ Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Rohul, telah resmi melaporkan kejadian menimpanya ke Polres Rohul. Sejauh ini, baru seorang terduga pelaku ditangkap, sedangkan 5 laki-laki lagi masih buron.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/ 78/ VIII/ 2018/ Riau/ Res Rohul/ tanggal 22 Agustus 2018, kejadian menimpa Kenanga terjadi dekat tepi sungai arah ke Desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba, Selasa 21 Agustus 2018 sekira pukul 23.00 WIB.

‎Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono, mengungkapkan berawal Selasa malam (21/8/2018) sekira pukul 20.00 WIB, terlapor AF (DPO) menjemput Kenanga dari rumah kakak korban, dengan alasan untuk bakar ayam di rumah teman terlapor.

‎Tanpa curiga, Kenanga bersedia dijemput kenalannya AF. Keduanya pergi mengisi bahan bakar minyak sepeda motor di SPBU, dan keliling di sekitaran Perkantoran Bina Praja Pemkab Rohul.

Puas menikmati malam bersama, AF membawa Kenanga ke pinggir sungai arah ke Desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba. Setibanya di lokasi, ternyata sudah ada 3 laki-laki yang juga teman terlapor.

Sekira pukul 23.00 WIB, para laki-laki bejat ini memaksa Kenanga mengajak berhubungan intim, dengan membuka paksa pakaian yang dipakai korban.

Di sebuah gubuk, tanpa bisa melawan, Kenanga digilir oleh 5 laki-laki, dimana salah seorang pelaku di antaranya inisial AF merupakan orang yang dikenalnya.‎

"Setelah pemerkosaan, salah seorang dari teman terlapor mengantar pelapor (Kenanga) ke rumah kakaknya," ungkap Ipda Nanang, Rabu (12/9/2018).‎

Akibat digilir 6 laki-laki, Kenanga mengaku sempat mengalami sakit dan perih di daerah kemaluannya. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polres Rohul untuk diproses hukum.‎

‎Seorang Ditangkap, 5 Lagi DPO 

‎Pasca menerima laporan korban Kenanga dan melakukan penyelidikan di bawah koordinasi Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Avianto, Senin malam (10/9/2018) sekira ‎pukul 23.00 WIB, Tim Opsnal menerima informasi bahwa salah seorang pelaku pemerkosaan sedang berada di rumahnya di Desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba.

Setelah dicek, Tim Opsnal Satreskrim Polres Rohul berhasil menangkap pemuda inisial IR (22 tahun) di rumahnya di Desa Tangun.‎

Hasil interogasi awal, IR mengakui ikut melakukan pemerkosaan terhadap Kenanga, bersama 5 rekannya, yaitu inisial AF, MA, IL, E, dan BA.

"Tim Opsnal langsung membawa pelaku IR ke Polres Rokan Hulu untuk di proses lebih lanjut. Sedangkan lima pelaku lain masih dalam pengejaran Tim Opsnal," pungkas Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono.(dow)

source : beritarohul

Sekda Rohul Lantik 156 Pejabat Eselon III dan IV

September 03, 2018
ROKAN HULU, PASIR PANGARAIAN -  Sekretaris Daerah (Sekda) Rokan Hulu (Rohul) melantik sebanyak 156 pejabat administrator eselon III dan pejabat pengawas eselon IV sebelum Magrib pada Jumat (31/9/2018).

Para pejabat menjalani pelantikan dan pengambilan sumpah yang dimpimpin Pejabat (Pj) Sekda Rohul, H Abdul Haris Lubis SSos MSi di hall Masjid Agung Islamic Center‎ Rohul, Pasirpangaraian.

Pelantikan yang selesai pada malam hari itu turut dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ir HM Ruslan MSi, Asisten III Bidang Administrasi dan Kepegawaian Helfiskar, serta Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Rohul Muhammad Zaki.

‎Beberapa wajah lama yang sempat non eselon ikut dilantik, seperti Fajar Sidqy mantan Kepala BKPP Rohul dilantik sebagai Sekretaris Disparbud Rohul, Ari Gunadi sebagai Camat Ujung Batu, Yurikawati S.Sos selaku mantan Kepala Disparbud Rohul dilantik sebagai Inspektur Pembantu Wilayah I Bidang Pembangunan Inspektorat Rohul.

Abdullah SE mantan Kabag Humas Setda Rohul dilantik sebagai Inspektur Pembantu Wilayah IV Bidang Sosial dan Perekonomian Inspektorat Rohul, Muammer Ghadapi kembali dilantik sebagai Camat Tambusai, dan lainnya.

Kepala BKPP Rohul, Zaki mengungkapkan, berdasarkan catatan BKPP Rohul, sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Rohul Nomor Kpts.821.23/ BKPP-MT/ 647/ 2018 tanggal 23 Agustus 2018, Pejabat Administrator eselon III yang dilantik sebanyak 51 orang, dan Pejabat Administrator eselon III‎ non eselon 12 orang.

SK Bupati Rohul Nomor Kpts.821.27/ BKPP-MT/ 646/ 2018, tanggal 23 Agustus 2018, Pejabat‎ Administrator eselon III Camat yang dilantik ada 8 orang, dan Pejabat Administrator eselon III Camat non eselon 2 orang.

Sedangkan sesuai SK Bupati Rohul Nomor Kpts.821.27/BKPP-MT/648/2018,‎ tanggal 23 Agustus 2018, Pejabat Pengawas eselon IV yang dilantik ada 97 orang, dan Pejabat pengawas eselon IV yang non eselon 22 orang.

‎Ia menambahakan, adapun 8 Pejabat Administrator eselon III Camat yang dilantik yakni, Elbisri S.SSTp, M.Si dilantik sebagai Camat Rambah, menggantikan M. Franovandi yang kini menjabat Kabag Administrasi Wilayah (Adwil) Setdakab Rohul.

‎Drs. Tengku Habrizal dilantik sebagai Camat Kepenuhan,‎ Ari Gunadi S.SSTp yang sempat non job dilantik sebagai Camat Ujung Batu, menggantikan Fisman Hendri S.Hut yang rolling jabatan sebagai Camat Pagarantapah Darussalam.

Zulhendri S.Sos yang sebelumnya Camat Pagarantapah Darussalam dilantik sebagai Camat Rambah Hilir, Basri SKM, MKL dilantik sebagai Camat Bonai Darussalam, Agus Salim S.Sos yang sebelumnya Camat Rambah Hilir dilantik sebagai Camat Kepenuhan Hulu.

Sedangkan Muammer Ghadafi S.Sos yang sempat non job kembali dilantik sebagai Camat Tambusai untuk kedua kalinya.

Selanjutnya, beberapa pejabat Administrator eselon III jabatan sekretaris‎ Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga dilantik, diantaranya Muslim SE, M.Si dilantik sebagai Sekretaris Inspektorat Rohul, Samsul Kamar S.Hut, M.Si dilantik sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Rohul.

Kemudian, ‎Drs. Fajar Sidqy yang sebelumnya sempat non eselon dilantik sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rohul, Umzakirman S.Ag, M.Si dilantik sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Rohul, Prasetyo dilantik sebagai Sekretaris Dinas PMPD Rohul.

Desmadiana S.Sos dilantik sebagai Sekretaris Dinas Penananam Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Rohul, H. Damri Poti S.Sos dilantik sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Rohul, Apriliadi SE, M.Si dilantik sebagai Sekretaris Dinsos P3A‎ Rohul.

Firdaus Nasution S.Sos dilantik sebagai Sekretaris Disperindag Rohul, Ramli Napitulu S.Sos dilantik sebagai Sekretaris Kesbangpol Rohul, Ir. Syahruddin S.Sos dilantik sebagai Sekretaris Satpol PP dan Damkar Rohul.

"Aprizal SE, MM dilantik sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Rohul, Muhardan S.STp sebagai Kepala Badan Layanan Pengadaan Barang/Jasa Setdakab Rohul menggantikan Samsul Kamar," katanya.

Sedangka, jelasnya, Dahulu Harahap sebelumnya menjabat Kabag Humas Setdakab Rohul dilantik sebagai Kabid Penerangan Jalan Dishub Rohul. ‎Pasca ditinggal Dahulu Harahap, jabatan Kabag Humas Setdakab Rohul kosong, dan sementara waktu akan ditunjuk Pelaksana Tugas atau Plt.

Sementara, ‎ Pj Sekda Kabupaten Rohul, Abdul Haris setelah melantik, mengungkapkan, pelantikan ratusan pejabat eselon III dan eselon IV kali lebih pada rotasi, sehingga ASN sesuai bidang ilmunya bisa bekerja sesuai kemampuannya.

"Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) sudah melakukan penilaian-penilaian terhadap pegawai, dan ini merupakan salah satu inovasi supaya pejabat kita ini kinerjanya lebih lagi ke depan," pungkasnya. (dow)

source : beritarohul

Penyidikan Dilanjutkan, Status Anggota DPRD Rohul Sari Antoni Masih Terlapor

August 30, 2018
ROKAN HULU, PASIR PENGARAIAN - Setelah sebelumnya didesak oleh Massa yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat Rokan Hilir dengan melakukan aksi unjuk rasa di Mapolda Riau, Senin (27/08/18) kemarin Polda Riau akhirnya mencabut status SP3 kasus dugaan penipuan yang menyeret nama anggota DPRD Rohul sekaligus Ketua DPD I Golkar Rohul, Sari Antoni. Hingga saat ini status Sari Antoni masih sebagai terlapor. 

Wadirkrimum, AKBP Dolifar Manurung saat dikonfirmasi awak media, Rabu (29/08/18) menjelaskan benar bahwa penyidikan kembali dilanjutkan. "Penyidikan dilanjutkan", katanya. 

Diinformasikannya, saat ini status Sari Antoni sendiri masih berstatus sebagai Terlapor. "Statusnya masih terlapor dan penyidikannya kita lanjutkan untuk diproses lebih lanjut," terangnya melalui pesan singkat saat mengikuti rapat di Badan Pertanahan Nasional (BPN). 

Untuk diketahui dalam kasus ini Sari Antoni diduga melakukan penipuan dan penggelapan hasil panen kebun sawit milik masyarakat sejak 2009 lalu hingga sekarang. Dimana Ia dipercaya oleh masyarakat melalui Koperasi Sejahtera Bersama sebagai pengelola hasil panen kebun sawit seluas 1102 hektare di wilayah Pujud, Rohil. Selama rentang waktu tersebut, masyarakat hanya mendapatkan beberapa kali hasil panen kebun sawit tersebut. 

Dalam pelaksanaan amanah masyarakat tersebut, Sari Antoni justru kembali bekerjasama dengan pihak ketiga yakni PT Torganda. 

Kasus yang sempat di SP3 atau dihentikan penyidikannya oleh Polda Riau ini sendiri merugikan masyarakat hingga Rp298 miliar lebih. Sementara kasus ini telah dilaporkan kepihak kepolisian sejak 2016 lalu. Yakni LP nomor STPL/520/X/2016/RIAU/SPKT/Tanggal 10 Oktober 2016.(dow)

source : beritarohul

Tiga Pejabat Daftar Jadi Sekda Rohul

August 24, 2018
ROKAN HULU, PASIR PANGARAIAN - Ada tiga pejabat yang mendaftar jadi Sekretaris Daerah (Sekda) Rokan Hulu (Rohul) sesuai dengan nama yang masuk ke panitia seleksi (pansel). Pendaftaran aeleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekda Rohul telah berakhir pada Jumat (24/8/2018). Pendaftaran seleksi terbuka JPT Pratama Sekda tahun 2018 yang dibuka Pansel JPT Pratama untuk Sekda Rohul sejak 6 Agustus lalu.

Sudah ada tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendaftarkan diri dan menyerahkan berkas ke Sekretariat Pansel JPT Pratama yang beralamat di Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Rohul.

Plh Kepala BKPP Rohul, Bekrim Setiawan mengungkapkan, ‎hingga Jumat siang ketiga ASN yang bertugas di lingkungan Pemkab Rohul telah mendaftarkan diri ke Pansel JPT Pratama Sekda Rohul. Ketiga ASN itu adalah dr Nazli Arfani Fungsional Umum, Hj Nurhidayah SH dan H Abdul Haris SSos MSi yang kini menjabat sebagai Pj Sekda Rohul.

Bekrim menambahakan, pendaftaran seleksi terbuka JPT Pratama Sekda Rohul telah diumumkan Pemerintah Kabupaten Rohul, melalui Pansel terhitung 6 Agustus hingga 24 Agustus.

"Hingga akhir pendaftaran, hanya ada tiga ASN dilingkungan Pemkab Rohul yang mendaftar dan menyerahkan berkas langsung ke Sekretariat Pansel JPT Pratama Sekda di kantor BKPP Rohul," katanya pada Jumat (24/8/2018).

Bekrim menyebutkan, secara umum ketiga ASN yang telah mendaftar dan menyerahkan berkas persyaratan ke Pansel JPT Pratama Sekda Rohul telah memenuhi syarat terutama pangkatnya 4 B.

"Namun untuk pastinya, Pansel JPT Pratama Sekda akan melakukan verifikasi kelengkapan berkas persyaratan administrasi yang telah diserahkan peserta," imbuhnya.

Bekrim menyebutkan, sesuai aturan PP Nomor 11 tahun 2017, jika peserta tidak mencukupi sesuai ketentuan, boleh memperanjang masa pendaftaran.

"Minimal calon Sekda Rohul ada tiga orang pendaftar. Pansel JPT Pratama masih memberikan kesempatan kepada ASN lain, hingga akhir waktu," tuturnya.

Bekrim menjelaskan, jika tidak dilakukan perpanjangan pendaftaran seleksi terbuka JPT Pratama Sekda, maka Pansel akan segera melakukan verifikasi dokumen kelengkapan persyaratan yang telah diserahkan ASN.

"Jika dokumen persyaratan yang diserakan ASN itu lengkap, maka dilanjutkan dengan verifikasi dokumen. Terhitung setelah sehari berakhir pendaftaran, bilamana tidak diperpanjang waktu pendaftaran," sebutnya.

Disebutnya, setelah dilakukan verifikasi dokumen kelengkapan berkas persyaratan ASN yang mendaftar sebagai peserta seleksi terbuka JPT Pratama Sekda Rohul, pekan depannya, Pansel akan umumkan peserta yang lulus administrasi. Bekrim menghimbau kepada seluruh ASN dilingkungan Pemkab Rohul dan Pemprov Riau yang memenuhi persyaratan dan berminat, segera persiapkan kelengkapan administrasi dan menyerahkan berkasnya ke Sekretariat Pansel JPT Pratama Sekda di kantor BKPP Rohul.

Menurutnya, waktu pendaftaran seleksi terbuka JPT Pratama Sekda Rohul masih ada waktu, namun apakah masih ada ASN yang akan mendaftar dan menyerahkan berkas ke Pansel JPT Pratama Sekda Rohul, pihaknya belum bisa memastikan.

"Jika tidak ada yang mendaftar lagi, tentunya Pansel akan segera melakukan verifikasi dokumen kelengkapan persyaratan yang telah diserahkan ASN," pungkasnya. (dow)

source : beritarohul

Jenihnya Air Terjun Rokan Timur

August 22, 2018
ROKAN HULU, PASIRPENGARAIAN - Dalam melakukan ekpedisi keliling kampung Eks Transmigrasi se Provinsi Riau dijumpai berbagai potensi desa belum digarap secara maksimal. Salah satunya Desa Rokan Timur memiliki potensi pariwisata yang terbilang eksotis. Salah satu Desa Eks Transmigrasi di Kabupaten Rohul ini memiliki keindahan alam air terjun, jernihnya Sungai Tolab dan Hutan Lindung Suligi.

Potensi pariwisata menjadi modal berharga dalam meningkatkan pembangunan dan mendorong roda perekonomian di sebuah desa. Namun untuk menggali potensi wisata itu diperlukan langkah-langkah kongkrit dan keseriusan semua pihak.

"Ini potensi wisata menawan, sayang kalau tidak dimanfaatkan untuk pembangunan daerah," ujar Bagus Santoso anggota DPRD Riau yang langsung nyemplung menikmati riuh rendah gemercik dan sejuknya air terjun 7 meter jatuh ditebing batu hitam berkilau nan menawan.

Dikawal lima tokoh muda Zaini dan kawan- kawan, kepala desa  Rokan Timur Suryadi Suryaningrat  yang bersemangat dengan mengendarai sepeda motor menuju lokasi, ia berharap kepada pemerintah kabupaten dan provinsi berkenan membantu  dan mengembangkan potensi wisata desanya, untuk menambah peningkatan ekonomi warganya.

“Kami selaku pemerintah desa optimis potensi wisata desa kami menjanjikan untuk berkembang, terus terang kami terkendala infrastruktur jalan dan jembatan untuk menuju ke lokasi,” jelas Kades.

Sementara itu Bagus Santoso mengajak kepada masyakat lebih kreatif menggali potensi sektor wisata, lalu dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bagus menilai, di Riau khususnya Rokan Hulu secara umum sektor pariwisata memang belum tergarap secara maksimal. Sehingga sedikit sekali objek wisata yang dapat memberikan kontribusi bagi perekonomian masyarakat dan daerah.

"Dengan masih minimnya perhatian banyak daerah terhadap pengembangan sektor pariwisata justru dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan desa-desa yang memiliki potensi wisata alam seperti Desa Rokan Timur yang punya wisata air terjun” katanya.

Menurutnya, potensi pariwisata harus mulai digarap oleh pemerintah seiring dengan terbangunnya dan berfungsinya berbagai infrastruktur khususnya jalan yang menghubungkan antar kecamatan serta desa di mana objek wisata itu berada. 

"Dan kami yakin sektor pariwisata di Rokan Timur akan berkembang seiring dengan perkembangan dan pengembangan pemukiman apalagi ada akses jalan yang menghubungkan dengan Kabupaten Pasaman Sumbar “imbuh Bagus yang masih menjabat anggota DPRD Provinsi Riau.

Menjadi catatan umum, infrastruktur menjadi kendala serius di hampir merata disetiap ceruk kampung dan desa. Sementara untuk membangun jalan dan jembatan pemerintah desa hanya mampu berharap kepada pemerintah Kabupaten, pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. Kendati demikian segala daya dan upaya telah digalakkan kepala desa secara mandiri bersama warga. 

Air Terjun Desa Rokan Timur dikaki bukit Hutan Lindung Suligi sebenarnya sudah difungsikan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), yang dibangun pemerintah Provinsi Riau tahun 2010, sayang sekali sudah tidak digunakan lagi, padahal secara ekonomis lebih hemat dibandingkan PLN.

Mengandalkan dana desa yang dikucurkan pemerintah sebesar 60 triliun dari RAPBN 2017 belum cukup untuk mengembangkan potensi pariwisata di desa. Sementara dana desa dari sumber keungan APBD besar kecilnya jumlah alokasi dana tergantung kemampuan dana daerah.(dow)

source : beritarohul

Belum Serahkan Berkas ke ULP Rohul, 32 Paket pun Belum Dilelang

August 11, 2018
ROKAN HULU, PASIR PANGARAIAN - Sampai Agustus 2018, Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setdakab Rokan Hulu (Rohul), melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) Rohul sudah melelang‎ 150 paket dari 182 paket kegiatan di tahun 2018.

Dari 182 paket lelang, sedikitnya 32 paket kegiatan di 13 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Satuan Kerja (Satker) belum dilelang oleh ULP Rohul. Sedangkan 1 paket bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Rohul batal dilelang.

Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setdakab Rohul, Samsul Kamar,‎ mengatakan 32 paket di 13 OPD belum dilelang‎ karena berkas paket belum diserahkan OPD ke ULP, meski sudah memasuki awal Agustus 2018.

Dari 150 paket yang sudah diterima ULP, jelas Samsul, 147 paket kegiatan sudah dilelang dan sudah ada pemenangnya dengan pagu Rp242,1 miliar.

"Kendalanya pertama karena dokumen lelang belum diterima ULP sampai hari ini," ungkap Samsul Kamar kepada Wartawan, Jumat (10/8/2018).

‎Samsul mengungkapkan dari 32 paket yang belum dilelang, ada 1 proyek anggaran dari bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Riau senilai Rp422 juta, yakni pembangunan jalan akses pendukung kawasan Benteng Tujuh Lapis di Kecamatan Tambusai di Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Rohul.

Sedangkan dana untuk 31 paket kegiatan di 13 OPD yang belum dilelang bersumber dari APBD Rohul 2018 dengan total anggaran Rp243,7 miliar.

Samsul mengungkapkan, dari 31 paket kegiatan yang belum dilelang, ada 4 paket multiyears di Dinas PUPR Rohul dengan total Rp243 miliar,‎ yakni peningkatan ruas jalan kesejahteraan rakyat (Kesra) Kampung Panjang-Muara Jaya.

Selanjutnya, peningkatan ruas jalan Simpang PIR-Pendalian, peningkatan ruas jalan Surau Munai-Sei Mendung, dan peningkatanan ruas jalan KM 11 Cindur-Mahato.

Selain itu, 1 paket kegiatan Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya di Dinas Perhubungan (Dishub) Rohul senilai Rp21 miliar‎ bersumber dari APBD Rohul 2018 juga belum dilelang. PJU tenaga surya rencananya akan dipasang di jalan ibukota, serta seluruh desa yang ada di Kabupaten Rohul.

"Kita mengharapkan OPD untuk secepatnya menyerahkan dokumen ke ULP, sehingga proyek berjalan dan selesai sesuai waktu dan harapan‎," harap Samsul.

Terlepas itu, alumni Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini mengatakan‎ dengan sistem LPSE versi 4.2, BPBJ Setdakab Rohul bisa efesiensi anggaran sebesar Rp24,8 miliar, atau daerah lebih hemat anggaran 10,26 persen.

Dan mulai 1 Juli 2018, sambung Samsul, BPBJ Setdakab Rohul sudah menerapkan lelang menggunakan aplikasi LPSE versi 4.3, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang belum lama disosialisasikan.

Menurutnya, aplikasi LPSE versi 4.3 tentunya akan jauh lebih baik dari versi sebelumnya LP‎SE versi 4.2. Aplikasi LPSE versi 4.3 lebih transparan, dan sistem tender cepat dengan waktu 3 hari.

Selain itu, penyedia jasa atau rekanan yang akan mengikuti lelang cepat diwajibkan atau harus sudah terdaftar di aplikasi e-SiKAP (Sistem Informasi Kinerja Penyedia).(dow)

source : beritarohul

Usai Dipukul Pakai Kayu, 2 Pria Ini Tega Ceburkan Wanita Muda ke Sumur Hingga Tewas

August 10, 2018
ROKAN HULU, TAMBUSAI - Seorang wanita inisial A (34) tahun harus meregang nyawa di tangan pria yang baru dikenalnya lebih dari satu bulan.  Dipukul menggunakan kayu, dirinya diceburkan langsung ke dalam sumur di sebuah rumah yang sedang dalam tahap pembangunan. 

A langsung diceburkan ke dalam sumur saat kondisinya sudah kritis.  Fakta tersebut terungkap saat Polres Rokan Hulu Rohul ekspos pengungkapan kasus pembunuhan wanita yang ditemukan tewas dalam sumur di Desa Talikumain, Kecamatan Tambusai. 

Peristiwa pembunuhan itu dilakukan dua pria. Korban A (34) warga Dusun Sungai Lahun DK-1D Desa Sialang Rindang, Kecamatan Tambusai dibunuh karena korban menolak diajak berhubungan intim o‎leh dua laki-laki.  Seorang pelaku yang ditangkap inisial RS. Pria ini mengaku sudah kenal korban selama lebih satu bulan.  

Kapolres Rohul AKBP M Hasyim Risahondua SIK MSi, diwakili Waka Polres Rohul Kompol Willy Kartamanah AKS SIp‎ di Mapolres, Rabu (8/8/2018), didampingi Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Avianto SH SIK mengungkapkan korban yang berusia 34 tahun, berstatus baru pisah dengan suaminya.

Ia dibunuh dengan cara dipukul pakai kayu bulat oleh kedua pelaku. Masih dalam kondisi kritis, tubuh perempuan malang ini dimasukkan ke dalam sumur di rumah Ardiansyah, di Desa Talikumain, Kecamatan Tambusai yang masih proses pembangunan.

Kompol Willy menerangkan tindak pidana pembunuhan terjadi pada (27/6/2018) sekitar pukul 18.00 WIB. Namun mayat korban Asnawati baru ditemukan saksi Ardiansyah, pemilik rumah di Desa Talikuman pada Sabtu petang (14/7/2018) sekitar pukul 18.00 WIB.‎

Penemuan mayat selanjutnya dilaporkan ke Polsek Tambusai. Diakuinya, polres Rohul hanya butuh waktu tiga hari atau 3X24 jam pasca penemuan mayat, seorang pelaku inisial RS, berhasil dibekuk. Penangkapan dilakukan oleh Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Rohul dibantu anggota Polsek Tambusai. Sedangkan seorang pelaku lain masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

‎"Modus yang ada sebetulnya mereka berdua mempunyai niat untuk melakukan tindakan pencabulan. Tetapi karena korban menolak akhirnya kedua orang tersebut melakukan tindakan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban," terang Kompol Willy saat ekspos.

Kompol Willy, mengatakan setelah menghabisi A, kedua pelaku membawa sepeda motor seharga Rp10 juta milik korban. Saat olah tempat kejadian perkara (TKP), Kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya dua bilah potongan kayu sebesar lengan, sehelai baju korban, sandal‎, jam tangan, dan lainnya. Menurut Kompol Willy, pelaku dapat dijerat dengan pasal 340 juncto 338 dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.

Ia menambahkan, kedua pelaku memang sudah punya niat mengajak korban berhubungan intim sebelum melakukan pembunuhan. Korban yang baru pisah dengan suaminya dibujuk dan diajak pelaku RS ke Desa Talikumain.

Pasca korban pisah dengan suaminya, RS sering datang ke tempat jualan korban. Saat akan diajak berhubungan intim oleh kedua pelaku, korban menolaknya hingga dihabisi kedua pelaku di TKP yang berdekatan dengan sumur, tempat mayat korban ditemukan.

Pelaku inisial RS mengaku sudah satu bulan lebih mengenal korban Asnawati. Bahkan korban sempat melayani pelaku.‎ Ia mengaku, saat ingin berhubungan intim kembali, korban menolak. Karena menolak,  RS dan temannya memukul kepala A dari arah belakang hingga korban tersungkur.‎

"Kalau tidak menolak berhubungan badan tidak saya bunuh Bang. Tapi dia menolak ya saya bunuh aja dia. Dia sempat melayani saya sekali," pungkasnya.(dow)

source : beritarohul

Polres Rohul Gerebek Kafe Dewi An‎jani di KM 6 Sukamaju

July 29, 2018
ROKAN HULU, RAMBAH SAMO - Polres Rokan Hulu (Rohul) dan Polsek Rambah gerebek sebuah warung remang-remang atau kafe milik Dewi Anjani di KM 6 Desa Sukamaju, Kecamatan Rambah.

Penggerebekan dipimpin Kabag Ops Polres Rohul Kompol A. Cholik Husin‎, dalam Giat Ops Bina Kusuma Muara Takus 2018, Jumat pagi (27/7/2018) sekira pukul 09.00 WIB, antisipasi penyalahgunaan dan peredaran Narkoba, Senpi, Sajam, kejahatan jalanan, premanisme, dan peredaran minuman keras atau Miras.

Pada giat turut dihadiri Kasat Binmas Polres Rohul AKP Supriyana, Kaur Bin Ops Sat Sabhara Iptu Awaludin, Kaur Bin Ops Sat Binmas Ipda Sianturi, Paur Humas Ipda Nanang Pujiono,SH, dan 23 personel Ops Bina Kesuma dan Polsek Rambah, polisi menyita sedikitnya 3 teko minuman tuak.

Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono mengatakan polisi juga ikut mendata dan memberikan peringatan kepada pemilik kafe bernama Dewi Anjani (32), wanita kelahiran Gunung Godang Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Selain pemilik, 4 wanita diduga pelayan kafe juga didata dan mendapatkan peringatan, terdiri 2 wanita asal Medan Sumut yakni Monica (30 tahun) dan Anggel (33 tahun), Ani (23 tahun) asal Jawa Tengah, dan Sinta (29 tahun) asal Langkitin Kecamatan Rambah Samo.

‎Dua pengunjung laki-laki yang sedang karaoke ditemani 4 wanita, merupakan warga Langkitin Kecamatan Rambah Samo juga diberikan himbauan dan peringatan oleh polisi, yakni Sar (31 tahun) dan Mah (27 tahun).

Ipda Nanang mengatakan selain menyita 3 teko tuak, petugas gabungan‎ juga memberikan imbauan dan peringatan ke pemilik kafe agar tidak menjual Miras, apalagi menjual Narkoba.

Polisi juga mengimbau agar pemilik menghentikan atau menutup usaha kafe tersebut, serta mendata pemilik dan 4‎ pelayan kafe maupun 2 pengunjung.

"Pada Ops Bina Kusuma tidak ada ditemukan Senpi, Sajam mapun Narkoba," pungkas Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono.(dow)

source : beritarohul