Portal Berita Kuansing

Showing posts with label Portal Berita Kuansing. Show all posts
Showing posts with label Portal Berita Kuansing. Show all posts

168 Jalur Siap Berpacu di Tepian Narosa Teluk Kuantan

August 20, 2015
BeritaKuansing.com, Budaya - Iven Nasional Pacu Jalur Tradisional tahun 2015 di Tepian Narosa Telukkuantan akan dilangsungkan pada 20-23 Agustus mendatang. Sedikitnya, 168 buah jalur memastikan ambil bagian dalam kegiatan tahunan ini.

Jalur-jalur yang akan berpacu tidak hanya berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), tapi juga kabupaten tetangga seperti Indragiri Hulu (Inhu).

Tidak hanya itu, agar Pacu Jalur ini lebih mendunia, pemerintah Provinsi Riau juga mengundang beberapa negara tetangga untuk berpartisipasi.

Untuk diketahui, saat ini sedang dilakukan pencabutan undian di Gedung Narosa Telukkuantan. Pencabutan undian dibuka langsung oleh Sekda Muharman dan disaksikan beberapa kepala dinas, badan dan satuan di lingkungan Pemkab Kuansing.(dow/rcc)

Event Pacu Jalur Mini Kuansing Dimenangkan Ratu Siluman Ular

August 19, 2015
BeritaKuansing.com, Budaya - Jalur mini Ratu Siluman Ular dari Desa Redang, Kecamatan Rengat Barat meraih juara satu pada event pacu jalur di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Hal ini dipastikan melalui penuturan sekretaris jalur mini Ratu Siluman Ular dan jalur Putri Bungsu Dubalang Hitam, Vincenzo Sultanto.

"Kemenangan ini diraih setelah berhasil mengalahkan Jalur mini Dubalang Rimbo dari Desa Danau Baru yang juga merupakan rekannya," ucap Vincenzo, Selasa (18/8/2015). Vincenzo menjelaskan bahwa sebelum mencapai final, Jalur mini Ratu Siluman Ular telah mengalahkan beberapa pesaingnya.

Vincenzo berharap dengan kemenangan yang diraih Jalur mini Siluman Ular semakin memotifasi jalur lainnya untuk lebih menggapai prestasi yang lebih banyak lagi. Seperti diketahui bahwa pada tanggal 20 hingga 23 Agustus mendatang dilokasi yang sama, tim pacu jalur Putri Bungsu Dubalang Hitam dari Desa Redang Kecamatan Rengat Barat juga optimis dapat meraih juara. (dow/rtc)

Peduli Narkoba, Kuansing Segera Miliku Pusat Pelayanan Pengobatan Narkotika

August 18, 2015
BeritaKuansing.com, Kesehatan - Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau Win Afrizal menyebutkan daerah tersebut akan segera memiliki pusat pelayanan kesehatan masyarakat khusus pencegahan dan pengobatan korban narkotika.

"Ini adalah program unggulan yang selama ini juga di harapkan oleh masyarakat, agar pecandu narkotika tidak susah lagi mendapatkan pengobatan di daerah tujuannya untuk mewujudkan rasa kepedulian," kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNNK) Kuantan Singingi Wim Jeprizal di Teluk Kuantan, Senin.

Ia mengatakan, balai pengobatan itu nantinya untuk pertama seperti klinik pengobatan dan pemeriksaan yang akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kuansing, baik terkait perizinan, tenaga Dokter dan fasilitas pendukung lainnya.

Klinik kesehatan untuk pemeriksaan dalam rangka mengatasi gejala pecandu obat - obatan yang bakal merusakgenerasi muda daerah, jika hal ini berhasilmaka merupakan satu -satunya BNNK di Riau yang bakal memiliki klinik khusus ini.

" Saya menilai begitu besar manfaatnya jika " Klinik Pratama " ini terbentuk tahun 2016 mendatang tentu juga dapat meminimalisir biaya perobatan korban narkotika dan sebagai bukti kemajuan daerah atas perhatian pemerintah setempat," sebuntnya.

Banyak pecandu yang ingin berobat tetepi selama ini masih terlihat segan dan bahkan yang yang sudah mau di rehabilitasi diantar ke Pekanbaru melalui proses rujukan ke sejumlah rumah sakit yang telah memiliki Dokter spesialis sehingga warga menilai prosedurnya lambat, dengan didirikan klinik ini diharapkan bisa membantu untuk tahap awal.

BNK telah memiliki tenaga teknis untuk itu, namun untuk membantu nantinya akan segera merekrut tenaga kedokteran khususnya spesialis bidang fisiotrapi sehingga tujuan pencegahan dan pengobatan akan tercapai, sementara tenaga kesehatan akan bekerja sama dengan dokter rumah sakit.

" Kami saat ini sedang melakukan proses perampungan balai pengobatan itu," sebutnya.

Tentunya dalam hal ini pihak BNNK membuat suatu kesepakatan kerja dengan Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah, jika ada kendala maka meminta pemerintah setempat untuk memfasilitasinya sehingga tujuan sosial ini bisa berjalan lancar khususnya fasilitas pendukung dan perizinannya.

Pihak BNK telah mengambil langkah maju untuk itu seperti telah menyediakan tempat khusus yakni di kantor BNNK setempat khususnya lantai dasar perkantoran sehingga mudah dijangkau masyarakat, menyiapkan persyaratan administrasi, upaya merekrut tenaga medis yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan dan pencegahan.

" Jika semua terealisasi awal tahun 2016, maka BNNK setempat adalah satu satunya di Riau telah memiliki klinik khusus pelayanan pecandu dan pemeriksaan kesehatan para pecandu narkoba," terangnya.

Atas prestasi berbagai program yang di realisasikan itu, BNNK telah mendapatkan penghargaan dari pusat, namun demkian besarnya perhatian Pemerintah Daerah Kuansing juga selama ini sangat di apresiasi, namun kedepan wujud perhatian itu tidaklah berkurang karena untuk membantu warga Kuansing sendiri.(man/anr)

Maju Pilkada 2015, Konperensi dan Muslim Belum Mundur dari Legislatif

August 17, 2015
BeritaKuansing.com, Politik - Dua orang wakil rakyat yang duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau dari Partai Golkar belum mengundurkan diri dari jabatannya karena masih menunggu penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah.

"Mereka belum mengajukan surat permohonan, namun proses untuk itu telah disiapkan," kata Ketua DPRD Kuantan Singingi Andi Putra di Teluk Kuantan, Sabtu.

Ia mengatakan, secara organisasi tentunya ada mekanisme, begitupun di Legislatif semua ada prosedurnya sehingga proses pengunduran diri itu memerlukan waktu yang tepat dan tidak bermasalah sesuai aturan yang ada.

Komperensi dan Muslim yang sama - sama mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati yang diusung dari partai yang berbeda, tentunya merujuk pada aturan hukum harus mengundurkan diri dari anggota DPRD Kuansing sebagaimana yang diminta oleh KPU tetapi hingga saat ini belum ada surat yang diterima oleh DPRD.

"Saya sendiri belum menerima, hanya saja sesuai mekanisme partai ada batas waktunya," sebutnya.

Mereka adalah Kader dan pengurus Partai Golkar saat ini maju sebagai bakal calon Wakil Bupati Kuansing  untuk pemilihan Desember 2015 mendatang yang berbeda pasangan, Konferensi maju sebagai bakal calon Wakil telah lolos mendaftarkan diri dan lulus tes uji kesehatan hingga menunggu penetapannya pada 24 Agustus 2015 mendatang oleh KPU setempat.

Sebagai mana dalam aturan dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota, memutuskan, anggota DPRD yang maju sebagai calon kepala daerah harus mengundurkan diri.

Ditanya tentang bakal penggantinya, Andi belum mau menyebutkannya, namun mekanisme Pengganti Antara Waktu (PAW) telah disiapkan dengan baik tentunya adalah keinginan masyarakat dan khususnya dari Dapil yang bersangkutan.

"Komperensi merupakan anggota DPRD Kuansing dari Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kuantan Singingi III meliputi kecamatan Singingi dan Singingi Hilir, sebagai calon Wakil Bupati yang akan berpasangan dengan Indra Putra sebagai bakal calon Bupati," ujarnya.

Sementara Muslim merupakan anggota DPRD Kuansing dari Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kuantan Singingi I yang meliputi Kecamatan Kuantan Tengah, Sentajo Raya dan Benai, sebagai bakal calon Wakil Bupati berpasangan dengan Marjan Ustha sebagai bakal calon Bupati.(nal)

Rp.18,5 M Uang Negara Habis Bangun Proyek Jalan Teluk Kuantan - Cerenti yang Tak Sesuai Spek

August 03, 2015
BeritaKuansing.com, EkonomiPekerjaan proyek peningkatan jalan Teluk Kuantan-Cerenti dengan harga perkiraan sendiri (HPS) senilai Rp18,5 miliar lebih, diduga tidak sesuai dengan spesifikasi. Atas pekerjaan itu, negara diperkirakan rugi antara Rp2 hingga Rp3 miliar.

Pernyataan itu diungkapkan Syakirman, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Asosiasi Kontraktor Kontruksi Indonesia (AKSI) kepada wartawan, Jumat malam (31/7/15).

Ditambahkannya, indikasi pekerjaan yang tak sesuai spek itu pertama kali diungkapkan mantan Syaiful Bukhari kepada seseorang. "Itu kesaksian seorang Kepala Dinas kepada seseorang, tapi saya bisa mempertanggungjawabkan siapa orangnya,'' katanya lagi.

Syakirman menyebut, dugaan penipuan spek itu terjadi dalam penggunaan besi dan beton. Mantan Kepala Dinas PU Bina Marga Syaiful Bukhari pernah mengatakan, proyek peningkatan jalan Teluk Kuantan-Cerenti yang dikerjakan PT Citra Hokiana Triutama, spesifikasinya diubah. 

Katanya besi yang digunakan adalah besi polos. Padahal, kata Syakirman, di mana pun proyek pekerjaan jalan rigid itu mesti menggunaakkan besi ulir, bukan besi polos.

"Oleh sebab itu, pihak pihak terkait diminta mengusut tuntas kasus ini. Ini sudah jelas jelas korupsi. Dan saya juga berencana membawa rekan rekan media untuk membuktikannya ke lapangan,'' tuturnya.

Menurut Syakirman lagi, proyek peningkatan Jalan Teluk Kuantan-Cerenti itu merupakan salah satu dari 18 proyek yang diindikasikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai ijon proyek. Direktur PT Citra Hokiana itu dekat dengan penguasa waktu itu, Gubri Annas Maamun, dan pernah dicekal.(dow/rcc)

Ucapan Belasungkawa Mengalir atas Mahasiswa KKN UIN Suska yang Meninggal

August 02, 2015
BeritaKuansing.com, Budaya - Kabar duka datang datang dari seorang peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Banjar Nen Tigo Kecamatan Inuman asal UIN Suska Riau dikabarkan meninggal akibat tenggelam di sungai Kuantan, Sabtu (01/08/2015). Setelah pencarian yang dilakukan warga jenazah ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB.

Ucapan belasungkawa menggalir dari para mahasiswa dan alumni UIN Suska. Seperti yang ucapkan vina Wahyuni, seorang alumni Fakultas Dakwah dan Komunikasi. "Turut berduka cita atas meninggalnya mahasiswa KKN UIN di Taluk Kuantan. Hati-hati ya buat yang kkn," tulisnya  pada pesan BBM.

Hera Arman, Alumni Fakultas Sains dan Teknik (Faste) UIN Suska turut mengucapkan ucapan duka cita. "Innalillahiwainnailaihirajiun. Turut berduka cita atas meninggalnya mahasiswa jurusan TIF UIN di sungai Kuansing," katanya.

Saiful Hairi, Mahasiswa jurusan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (Fasih) yang juga sedang menjalani KKN menyampaikan duka cita. "Innalillahiwainnailaihirajiun. Turut berduka cita meninggalnya mahasiswa KKN UIN Suska tenggelam di sungai kuantan Kecamatan Inuman," katanya.

Kepada awak media, Saiful menyebut informasi yang didapat mahasiswa tersebut sedang mandi bersama teman KKN. Namun malang bagian sungai yang dikira dangkal ternyata dalam sehingga dirinya tenggelam.

Dari informasi yang dicoba dihimpun, mahasiswa tersebut berkuliah di Fakultas Sains dan Teknologi (Faste), Jurusan Teknik Informatika (TIF) UIN Suska Riau. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kampus.(nal)

Daftar ke KPUD Kuansing, Pasangan Calon Indra Putra-Komperensi (IKO) Siap Menang

July 27, 2015
BeritaKuansing.comPolitik - Setelah menuai dukungan tujuh Partai Politik (Parpol), hari ini, Senin (27/7/15) siang, pasangan bakal calon bupati dan Wakil Bupati Kuansing, Indra Putra-Komperensi (IKO) akan mendeklarasikan diri dihadapan ribuan massa pendukung dan simpatisan di Lapangan Limuno Teluk Kuantan.

Setelah itu, pasangan IKO akan dihantar oleh ribuan massa pendukungnya untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kuansing. Disana IKO akan mendaftarkan diri sebagai salah satu kandidat yang akan bertarung pada pemilihan bupati dan Wakil Bupati Kuansing pada, Rabu 9 Desember 2015 mendatang.

Saat ini, pasangan IKO telah mengantongi tujuh surat rekomendasi dari Parpol pengusung yakni, dari Partai Golongan Karya (Golkar) kubu Aburizal Bakrie, Partai Hanura, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai NasDem, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Fariz, PKS dan Partai Demokrat.

Dengan dukungan dari ketujuh Parpol tersebut, maka pasangan IKO telah melebihi syarat untuk pencalonan sebagai kepala daerah sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh Undang-undang. Selain itu, menurut informasi yang dirangkum dari Indra Putra saat ditanya awak media melalui pesan singkat tadi malam mengakui, selain massa pendukung dan simpatisannya yang akan menghadiri acara pendeklarasian itu, juga akan dihadiri oleh para petinggi partai pengusung mulai dari DPW hingga DPD maupun DPC.(aci/rcc)

Tekad Maju Pilkada Kuansing, Imran tak Risaukan Kemenangan Kubu ARB

July 26, 2015
BeritaKuansing.com, Politik - Kepengurusan Partai Golkar pimpinan Aburizal Bakrie memenangi gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang diputuskan kemarin, Jumat (24/7/15.

Majelis hakim memutuskan Munas Ancol yang digelar kubu Agung Laksono melanggar hukum, sehingga dinyatakan tidak sah karena tidak memiliki wewenang untuk menggelar munas.

Menurut Ketua DPD II Golkar Kuansing versi Munas Ancol, Imran, SH saat diwawancarai awak media, Sabtu (25/7/15) menjelaskan, meskipun Pengadilan Negeri Jakarta Utara mengabulkan gugatan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar versi Munas Bali, Aburizal Bakrie, namun KPU tetap menggunakan Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) pada saat pendaftaran kepala daerah/wakil kepala daerah pada 26-28 Juli mendatang.

Apabila saat pendaftaran di KPU nanti, belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap atau bersifat incrah. "Yang berlaku tetap berdasarkan keputusan pemerintah yakni yang disah kan oleh Menkumham," kata Imran.

Sebagaimana diketahui, SK Menkumham menyatakan kepengurusan Ketua Umum versi Ancol, Agung Laksono yang terdaftar dan sah. Kata dia, SK terakhir Kemenkumham tetap berlaku, kalau belum ada putusan incrah.

Penjelasan Balon Bupati Kuansing yang diusung dari Partai Golkar versi Agung Laksono ini, selaras dengan dengan PKPU No. 9 tahun 2015 tentang Pencalonan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, Pasal 31 ayat 2 itu menyatakan, bahwa SK Menkumham masih berproses (di pengadilan,red), tetap berlaku. Selama belum ada inkracht.

Seperti diketahui kemarin, Partai Golkar akhirnya kembali dipimpin oleh Aburizal Bakrie. Kepastian itu diperoleh dari hasil sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Majelis berpendapat bahwa Munas di Bali 30 November telah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku sesuai dengan AD/ART, prosedur, surat menyurat. Maka Majelis berkesimpulan Munas di Bali adalah Munas Partai Golkar yang sah. (dow/rcc)

Sempat 'Berapi-Api', Akhirnya Aherson Urungkan Niat Maju Pilkada Kuansing

July 25, 2015
BeritaKuansing.com, Politik - Sempat menyatakan keinginannya maju bertarung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Kuansing, Aherson akhirnya urungkan niatnya dalam memperebutkan kursi nomor satu di Kuansing

Hal ini tidak terlepas dari calon pendampingnya sendiri, Marwan Yohanis yang terlebih dahulu menyatakan mundur dari Pilkada yang akan dilaksanakan pada tanggal 09 Desember mendatang. 

“Saya nggak jadi maju. Kalau persiapan sebenarnya sudah matang, tapi karena Pak Marwan Yohanis mundur, saya juga terpaksa mundur,” kata Aherson yang juga ketua DPC Demokrat Kuansing ini kepada wartawan, Jumat (24/07/15). 

Sebenarnya, ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau bisa saja maju dengan pasangan lain. Tapi, berhubung waktu pendaftaran tinggal dua hari lagi, maka jelasnya, hal itu tidak akan bisa tercapai, apalagi proses untuk itu sangat panjang. 

“Waktu tidak memungkinkan lagi untuk memutuskan pasangan yang akan maju. Dukungan partai pun membutuhkan waktu yang lama juga, makanya tidak memungkinkan untuk maju lagi,” ungkapnya. 

Berhubung dirinya tidak jadi maju, maka Partai Demokrat Riau sebutnya, sudah mengirimkan tiga nama ke DPP Demokrat terkait calon yang akan diusung. Ketiga nama tersebut bukanlah dari internal Partai Demokrat. 

“Masing-masing calon saya sarankan untuk melakukan lobi ke DPP Demokrat secara intens, apalagi waktu sudah hampir habis dan akan segera dibuka pendaftaran oleh KPU. Rekomendasi DPP Demokrat untuk Kuansing akan keluar dalam satu atau dua hari ini,” tutupnya.(dow/rcc)

Kisruh Pilkada Kuansing, 2 Pendukung Calon Saling Lapor Polisi

July 24, 2015
BeritaKuansing.com, Politik - Pihak kepolisian di Kuansing terus mengusut motif pencabutan baliho ucapan atas terpilihnya Imran, SH sebagai Ketua DPD II Golkar Kuansing. Baliho yang dicabut itu dipasang di dua tempat, yakni di Koto Kari dan di Pulau Komang Sentajo itu, diduga dicabut oleh pelaku berinisial EP, Rabu(23/7/15) kemarin.

Akibat pencabutan baliho tersebut, hampir saja memicu kerusuhan di tengah-tengah masyarakat. Meskipun massa yang merasa kurang puas akibat ulah pelaku tersebut merasa berang, namun kejadian itu berhasil diredam. Karena polisi bergerak cepat dengan mengamankan pelaku EP.

EP diamankan oleh pihak kepolisian karena telah menyebabkan abang kandung dari Ketua DPD II Golkar Kuansing versi Agung Laksono itu mengalami cedera di bagian kakinya. Abang kandung Ketua Golkar Kuansing Hendri itu cedera akibat mobil Ford BM 5 TJ yang dipakai oleh pelaku EP menabraknya. Beruntung nyawa Hendri bisa diselamatkan setelah dirawat di RSUD Teluk Kuantan.

Menurut sumber informasi di lapangan menyebutkan, insiden itu terjadi saat acara syukuran atas terpilihnya Imran sebagai ketua DPD II partai Golkar wilayah kabupaten Kuansing, Rabu (22/7/2015) sore.

Lalu, usai acara, tiba-tiba datang seseorang melempar gulungan spanduk ke pekarangan Imran Center, di Desa Pintu Gobang Kari Kecamatan Kuantan Tengah.

Setelah spanduk yang bertuliskan selamat atas terpilihnya Imran sebagai Ketua DPD II Golkar Kuansing dilempar, si pelaku sempat menabrak Hendri, yang tak lain abang Imran. Hendri ditabrak pelaku pada saat akan melarikan diri dari lokasi kejadian.

Melihat kejadian ini, Imran dan rekan-rekan yang saat itu sedang mengadakan rapat di dalam rumah, langsung melihat keluar pagar dengan tujuan menanyakan maksud si pelempar. Namun saat itu EP berusaha kabur dan justru menabrak Hendri.

Melihat abang kandungnya ditabrak, spontan Imran dan beberapa orang disana mengejar mobil tersebut dan mendatangi rumah si pelempar spanduk. Kedatangan Imran bersama rekan itu untuk menanyakan motif pelemparan spanduk itu ke rumahnya.

Namun pada saat itu, di rumah pelaku Imran dan rekan tidak menjumpai pelaku, yang ada di rumah tersebut hanya ada istri beserta anak-anaknya pelaku EP. Mengetahu pelaku tidak ada di rumah, Imran dan beberapa rekannya kemudian membubarkan diri.

Mendengar informasi tersebut, Kanit Reskrim Polsek Kuantan Tengah, Rafidin bersama jajaran langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dihadapan Kanit Reskrim, Imran meminta pihak kepolisian agar menegakan keadilan dan meminta pelaku segera diamankan berikut mobil Ford warna hitam BM 5 TJ yang digunakan pelaku untuk menabrak abang kandungnya.

"Saya minta pihak kepolisian menegakan keadilan, pelaku dan mobil BM 5 TJ yang dipakai pelaku harus diamankan terlebih dahulu," kata Imran.

Setelah itu kata Imran, pihak kepolisian harus mampu mengungkapkan siapa dalang di balik ini, dan siapa yang sebenarnya menyuruh pelaku, "ini adalah tindakan propokasi," tegas Imran.

Sementara itu, Kapolsek Kuantan Tengah melalui Kanit Reskrim, Rafidin kepada wartawan menjelaskan jika kasus tersebut akan dilimpahkan ke Polres Kuansing. "Jadi jika nanti memang terbukti ditabrak secara sengaja, bearti pidana, kalau tertabrak berarti lakalantas, jadi kita tunggu saja pihak penyidik kepolisian bekerja," ujar Rafidin kemarin, Rabu(23/7/15).

Kasus Insiden Baliho Dilimpahkan Ke Polres Kuansing.

Kasus Insiden pengrusakan spanduk ucapan selamat atas terpilihnya Imran, SH sebagai ketua DPD II Golkar Kuantan Singingi, Rabu (22/7/15) sore kemaren, sudah ditangani Polres Kuansing.

Kasus tersebut telah dilaporkan oleh Rusli (45) warga Desa Koto Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing usai kejadian.

Menurut Kapolres Kuansing, AKBP Edy Sumardi melalui Kasubag Humas, Iptu Musabi kepada wartawan menjelaskan, kasus pengrusakan spanduk milik Imran sudah dilaporkan ke Polres Kuansing dengan terlapor berinisial Sr bersma rekan-rekannya.

Kata Musabi, berdasarkan keterangan pelapor Rusli kepada Polisi berdasarkan laporan Polisi dengan nomor : LP/94/VII/2015/Riau/SPKT/Res Kuansing, pada hari Rabu (22/7/15) sekira pukul 16:30 WIB sore kemarin, pelapor mendapat telepon dari Yuli yang menginformasikan bahwa spanduk yang berada di samping warung miliknya (Yuli-red) di Desa Koto Kari, dicabut oleh terlapor.

Spanduk yang dicabut itu berbunyi "Selamat atas terpilihnya Bapak Imran, SH sebagai ketua DPD tingkat II Golkar Kabupaten Kuansing periode 2015-2020. Lantas setelah mendapat telepon tersebut, saksi pelapor kemudian pergi ke rumah Imran, SH yang berada di Desa Pintu Gobang Kari, Kecamatan Kuantan Tengah.

Ketika saksi pelapor tengah berada di kediaman Imran yang saat itu sedang ada hajatan syukuran atas terpilihnya Imran sebagai ketua DPD Golkar Kuansing versi Agung Laksono, tiba-tiba datang terlapor (Sr-red) dengan menggunakan mobil ford warna hitam dengan nomor polisi BM 5 TJ dan berhenti di depan rumah Imran kemudian terlapor keluar dari mobil dan melempar spanduk yang mereka cabut tadi, lalu terlapor kembali masuk ke mobil.

Melihat insiden tersebut, Hendri yang merupakan saudara kandung Imran berusaha menghentikan mobil terlapor untuk menanyakan maksud terlapor melakukan hal tersebut, namun terlapor tidak berhenti sehingga mengakibatkan mobil yang dikenderai terlapor menabrak dirinya dan menyebabkan kaki kiri Hendri mengalami memar.

Sebelumnya kata Musabi, sebelum ada laporan resmi dari Rusli terkait dugaan pelaku pengrusakan yang dilaporkan secara resmi ke Polres, tersiar kabar bahwa salah seorang pelakunya berinisial EP warga dusun Luar Irok, Desa Koto Taluk Kuantan. Atas informasi tersebut, diperkirakan 10 orang mendatangi rumah EP untuk mencari yang bersangkutan guna diminta pertanggung jawabannya.

Tetapi lanjut Musabi, saat itu EP tidak berada di rumah, dan mereka yang datang mencari EP hanya mendapati istri dan anaknya. "Puluhan orang yang datang ke rumah EP dengan nada marah minta kepada istri EP agar EP menyerahkan diri ke Polisi karena telah menabrak orang, kalau tidak menyerahkan diri rumah akan dibakar, istri EP kemudian menelpon EP, setelah EP tiba di rumah, puluhan orang yang mendatangi istri dan anaknyanya sudah tidak berada di rumahnya,” ujar Musabi.

“Ini merupakan keterangan EP saat melapor kepada Polisi dengan nomor laporan polisi LP/93/VII/2015/Riau/SPKT/Res Kuansing yang melaporkan tindakan tidak menyenangkan kepada istri dan anaknya, pelaku sedang dalam lidik,” ujar Musabi.

Jadi kata Musabi terkait peristiwa ini terdapat dua laporan, satu oleh Rusli yang melaporkan kasus pengrusakan spanduk milik Imran, dan satu lagi laporan EP yang melaporkan kasus tindak tindakan tidak menyenangan terhadap istri dan anaknya.

Menyangkut kejadian ini kata Musabi, pihak Polres Kuansing langsung menurunkan sepertiga kekuatannya untuk melakukan antisipasi kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak dinginkan."Malam tadi hingga siang ini, sejumlah personil kita siagakan untuk melakukan penjagaan di kediaman EP, dan melakukan pemantauan di sejumlah titik terutama tempat-tempat konsentrasi massa berkumpul," jelas Musabi.(dow/rcc)

Kelurahan Benai Juara Umum MTQ Kenegerian Benai 1436 H / 2015 M

July 15, 2015
BeritaKuansing.com, Budaya - Kafilah Kelurahan Benai akhirnya keluar sebagai juara umum MTQ Kenegerian Benai yang diikuti 5 Desa di Kenegerian Benai, yaitu Talontam Benai, Kelurahan benai, Koto Benai, Benai Kecil dan Banjar Benai.

Dan sang juara umum pun berhak membawa piala Bergilir Drs H Darwin Yohanis, M.Si untuk satu tahun kedepan. Hasil ini didapat setelah diumumkan oleh Panitia pada akhir penutupan setelah melombakan 3 Cabang yaitu Cabang Tilawah (Tingkat Ibtidaiyah, Tingkat Tsanawiyah dan Tingkat Aliyah), cabang Cerdas Cermat dan Cabang Pldacil pada Selasa-Kamis (7-10/7).

Kelurahan Benai berhasil mengumpulkan 26 Poin dengan Rincian; 4 Emas, 1 Perak dan 3 Perunggu, juara umum dua direbut oleh Tuan Rumah Kafilah Desa Talontam dengan nilai yang sama dengan sang juara umum yaitu 26 poin dengan menggondol 2 Emas, 5 Perak dan 1 Perunggu. Dua Desa yaitu Banjar Benai dan Benai Kecil dengan memperoleh masing-masing 1 Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu sama-sama menduduki peringkat ketiga. dan diposisi terkahir diisi oleh koto Benai yang hanya memperoleh 1 Perunggu

Ketua panitia Irwan Siska, SE.I menyampaikan selamat kepada para pemenang. "semoga dengan kemenangan ini semakin memotivasi diri untuk meningkatkan kualitas setiap cabang yang dilombakan" mengakhiri laporan penutupan MTQ Kenegerian ini.

Datuk Penghulu Rajo Chaniago, Marlis S.Pd mengharapkan Agenda tahunan yang ditaja Ikatan Pemuda Kenegerian benai dan didukung OIeh Forum Adat, Pemerintahan dan Alim Ulama (APA) ini bisa sukses lagi di tahun depan. "Tuan Rumah MTQ Kenegerian Benai tahun 2016 M / 1437 H adalah Desa Koto Benai" Ujar dtk Marlis S.Pd mengakhiri sambutan dan menutup secara resmi MTQ Kenegerian Benai 1436 H/2015 M.(rls)