Bengkalis

Showing posts with label Bengkalis. Show all posts
Showing posts with label Bengkalis. Show all posts

Bermodal DAK Rp4,1 M, Bengkalis Bakal Bangun Tiga Pasar Baru

March 04, 2018
BENGKALIS, BANTAN - Tahun 2018 ini bakal dibangun tiga unit pasar baru di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bengkalis. Dana untuk pembangunan pasar-pasar tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat yang disalurkan ke Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis. 

Kadisdagperin Kabupaten Bengkalis H. Raja Arlingga
Kepala Disdagperin Kabupaten Bengkalis H. Raja Arlingga mengatakan, bahwa DAK pada tahun anggaran (TA) 2018 ini sudah tersedia untuk rencana membangun tiga unit pasar tersebut Rp4,1 miliar. 

Sedangkan lokasi yang akan dibangun, diantaranya pasar di Kecamatan Bantan, Siakkecil dan Pinggir. 

“Dana khusus dari pemerintah pusat ini untuk proyek pembangunan tiga unit pasar termasuk perencanaannya, pengawasan dan fisiknya,” ungkap Raja Arlingga kepada wartawan, Jum’at (2/3/18). 

Kadis definitif dilantik awal pekan Februari lalu ini juga berharap, DAK untuk pembangunan pasar tersebut dapat segera direalisasikan dan tidak ada kendala. “Dananya kan sudah ada, tinggal pelaksanaannya saja,” katanya lagi.(dow)

Bengkalis Terapkan Darurat Karlahut

February 19, 2018
BENGKALIS, RUPAT - Kabupaten Bengkalis sudah menerapkan darurat siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pemberlakuan darurat Karlahut ini ternyata sudah berlangsung sejak 15 Februari 2018 lalu. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis Ja'afar Arief membenarkan sudah diberkakukannya darurat Karlahut di wilayah Kabupaten Bengkalis tersebut. 

Menurut Ja'afar ada beberapa alasan yang mendasari diberlakukannya darurat Karlahut di Kabupaten Bengkalis diantaranya, bahwa perkiraan dari BMKG Riau bahwa kawasan Kabupaten Bengkalis akan mengalami dua musim panas pada tahun ini, yakni Januari-Maret dan pada Juni-Oktober. 

"Kemudian sudah adanya beberapa titik panas atau hot spot di wilayah Bengkalis dan sudah terjadi kebakaran lahan di sejumlah kecamatan," paparnya kepada wartawan, Senin (19/2/18) pagi. 

Terpisah, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bengkalis Doni mengatakan, Karhutla sudah terjadi dibeberapa kecamatan diantaranya, Kecamatan Bengkalis, Rupat, Bantan, Mandau dan Kecamatan Pinggir. 

Kebakaran untuk di wilayah Bantan dan Pinggir untuk sementara sudah dapat dipadamkan. Sedangkan untuk kawasan lahan yang terbakar di Rupat, Duri dan Bengkalis masih dalam upaya pemadaman oleh petugas. 

"Petugas di lapangan masih berusaha melakukan pemadaman siang dan malan. Di lokasi angin juga kencang dan panas terik yang menjadi kendala," ujarnya.

Posko Loyalis Firdaus-Rusli di Duri, Bengkalis Dirusak OTK

February 17, 2018
BENGKALIS, DURI - Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur Riau baru akan dimulai, namun suasana panas mulai terasa. Buktinya pada Sabtu (17/2/18) sekira pukul 11.00 WIB dirusak Orang Tak Dikenal (OTK). Kaca depan Posko yang beralamat di Jalan Obor Utama, Kelurahan Balik Alam hancur dilempar dengan bangkalan batu berukuran sedang.

Kejadian naas itu sendiri diketahui pertama kali oleh Sekretaris Posko Loyalis Firdaus-Rusli Effendi atau Firli untuk Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan, Ahmad Mujiono. Saat akan memasuki Posko, Ahmad melihat spanduk yang terpasang dalam kondisi tidak utuh dan kaca Posko sudah pecah. Diduga perusakan itu dilakukan pada subuh tanpa diketahui warga sekitar.

"Ya, kejadian pertama kali diketahui oleh Ahmad Mujiono selaku sekretaris Posko. Malam sebelum kejadian, Tim sempat melakukan rapat dan baru usai sekira pukul 23.30 WIB,"ujar Ketua Posko, Yota Yuniman kepada Wartawan.

Dikatakan Yota, akan kejadian tersebut, pihaknya telah melaporkan ke Cagub Firdaus- Rusli."Sudah kita laporkan ke Pak Firdaus, Rusli dan Syamsurizal dan juga Babinkamtibmas Kelurahan Balik Alam akan kejadian ini,"tambahnya.

Ditambahkan Yota lagi, akan kejadian yang terjadi itu, dirinya berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan antar sesama team dan kandidat . Mari berpolitik santun dan cerdas."Semoga bisa saling bekerja baik antar sesama team dan Kandidat. Mari berpolitik Santun dan cerdas,"harapnya berpesan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Kepolisian sektor Mandau.(gun)

Sehari, 8 Hektar Lahan di Duri, Bengkalis Terbakar

February 16, 2018
BENGKALIS, DURI - Rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan ulah tangan oknum yang tidak bertanggung jawab, membuat Sijago merah kembali menunjukkan keganasannya dengan melahap sedikitnya 8 Hektare lahan masyarakat di 7 tempat yang berbeda di Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan, Bengkalis, dalam sehari, Jum'at (16/2/18).

Dari data yang berhasil dirangkum dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Mandau, tercatat lahan yang terbakar adalah lahan kosong dan dipenuhi tumbuhan ilalang serta mudah terbakar.

Diantara 7 lahan tersebut berlokasi jauh dari pemukiman masyarakat terletak dijalan Lingkar, RT 04, RW 01, Dusun Belading, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan sekira pukul 09.46 WIB seluas 1 Hektare, di Jalan Stadion, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau sekira pukul 11.10 WIB seluas 2 Hektare, Depan Perumahan Rasidance, RT 03, RW 08, Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan sekira pukul 12.03 WIB seluas 0,5 Hektare.

Di Jalan Abdul Karim, RT 05, RW 05, Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan sekira pukul 14.00 WIB seluas 2 Hektare, di Jalan Jambon, RT 04, RW 01, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau sekira pukul 15.02 WIB seluas 0,5 Hektare, di Jalan Tegal Sari Ujung, RT 01, RW 02, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan 17.02 WIB seluas 05 Hektare dan terakhir di Jalan Siak, Kecamatan Bathin Solapan pukul 13.57 WIB seluas 1,5 Hektare.

Dalam berjibaku menjinakkan api, gabungan regu Damkar dibantu TNI, Polri dan Masyarakat Peduli Api) MPA. Hal tersebut diungkapkan Kepala UPT Damkar Kecamatan Mandau, Nizam melalui Kepala regu, Joko.

"Angin kencang dan jauhnya lokasi titik api, membuat tim harus bekerja ekstra untuk memadamkan api. Alhamdulillah, dengan tim yang solid, api dapat kita dijinakkan satu persatu di tujuh titik yang berbeda,"ujarnya.

Dikatakan Joko, guna mengantisipasi hal serupa, pihaknya menghimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena dampak negatif sangat banyak dan jika tertangkap hukumnya sangat berat. Untuk itu hindari cara yang tidak terpuji seperti ini,"pesannya.(dow)

Akan Dilelang, 24 Mobnas Pemkab Bengkalis Belum Dikembalikan

February 02, 2018
BENGKALIS, BENGKALIS KOTA - Apabila tidak ada perubahan rencana, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bengkalis tahun anggaran (TA) 2018 ini akan melelang sebanyak 40 unit mobil dinas (Mobnas). Menyusul, mobil-mobil tersebut sudah melebihi masa umur pemakaian di atas 7 tahun. 

Kabid Aset BPKAD Bengkalis Jumiharto, SH sedang memeriksa
proses entry aset dari perangkat daerah (PD)
 di lingkungan Pemkab Bengkalis.

Selain akan melakukan pelelangan, BPKAD juga bakal melakukan upaya penarikan sebanyak 24 unit Mobnas. Karena sampai saat ini puluhan Mobnas itu masih belum dikembalikan oleh si pemakai ke pemerintah. Apabila dalam waktu yang ditentukan tidak dikembalikan dan upaya persuasif tidak membuahkan hasil, BPKAD akan membentuk Tim Pengamanan dan Penertiban Aset untuk menarik paksa aset tersebut. 

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Aset BPKAD Kabupaten Bengkalis Jumiharto, SH kepada wartawan di ruang kerjanya, Jum’at (2/2/18) siang. Kendaraan yang akan dilelang tersebut melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Lelang (KPKNL) Dumai. 

"Saat ini ada 40 unit yang akan kita ajukan untuk dilelang dan akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu kondisi mobilnya. Yang jelas kita rencanakan tahun 2018 ini akan dilelang. Lelang akan dilakukan terbuka untuk umum tidak lagi lelang terbatas,” ujar Jumiharto. 

Sementara itu terkait tim pengamanan dan penertiban aset, menurut Jumiharto akan dibentuk apabila upaya penarikan sebanyak 24 unit aset secara persuasif atau kekeluargaan tidak dapat dilakukan. 

“Kita akan melakukan upaya pendekatan terlebih dahulu agar Mobnas dapat dikembalikan ke pemerintah. Apabila melalui pendekatan ini tidak berhasil, maka tim pengaman aset akan kita bentuk dan melaksanakan tugas menarik paksa aset,” demikian penjelasannya.(gun)

NNJ Tambah Deretan Komunitas di Bengkalis

January 21, 2018
BENGKALIS, DURI - Para pencinta sepeda motor matic besar di Kota Bengkalis berkumpul membuat satu ikatan bernama Komunitas Nmax Negeri Junjungan (NNJ). Kehadirannya perkumpulan ini menambah deretan komunitas di Kabupaten Bengkalis.

''Berdasarkan hasil keputusan rapat dan kesepakatan bersama kepengurusan NNJ ini berlaku selama 3 tahun terhitung sejak tanggal dibentuk,'' ungkap Ketua Komunitas NNJ, Ibnu Hajar alias Benu, Minggu (21/1/ 2018).

Menurut Benu, kehadiran NNJ bukan sebagai wadah untuk gagahan atau pamer motor, tapi semata-mata sebagai organisasi yang bersifat kekeluargaan dan sosial, serta ajang silaturahmi.

Dengan berkumpulnya para pencinta motor matic besar ini, diharapkan akan menghasilkan kegiatan yang bersifat positif.

''Komunitas ini sebagai sarana untuk meningkatkan ajang silaturahmi dengan sesama pencinta sepeda motor matic, khususnya NMax,'' ujar Ibnu Hajar.

Untuk memperbanyak teman dan memperluas pergaulan serta mananamkan rasa peduli dan berbagi untuk sesama dan tentunya juga untuk mengenalkan Kabupaten Bengkalis yang berjuluk Negeri Junjungan kepada orang luar.

Sesuai dengan komitmen seluruh anggota, NNJ bertekad sebagai organisasi yang mampu menangkal hal-hal negatif. Setiap Anggota NNJ dilarang keras berselisih paham, menghasut, mengadu domba, menghujat, menghina, berselingkuh, narkoba, judi, WTS.

Kemudian tidak melakukan perbuatan menipu, melakukan ujaran kebencian, tidak mematuhi aturan lalu lintas, menjadi biang kerok dalam kepengurusan, mengup load foto porno atau vulgar, video porno, cerita porno, maupun komentar-komentar yang bisa menimbulkan emosi dan komentar jorok dan tidak pantas.

''Tak kalah penting, bersama-sama aparat kepolisian untuk menciptakan tertib lalu lintas. Singkatnya, kami menjadi salah satu komponen pelopor tertip lalu lintas,'' tandas Benu yang saat ini menjabat sebagai Kasubag di Bagian Keuangan Setda Bengkalis.

Dikatakan Benu, rencana kegiatan NNJ baik touring, kunjungan-kunjungan ke tempat acara, tempat musibah, sosialisasi masalah sosial, kesahatan, pendidikan, seni, adat dan budaya.(gun)

RSUD Bengkalis Tingkatkan Pelayanan IGD

January 17, 2018
BENGKALIS, DURI - Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis memulai membenahi pelayanan terhadap pasiennya. Terutama pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bengkalis.

Kepala IGD RSUD Bengkalis Dokter Fedler mengatakan, saat ini IGD RSUD Bengkalis sudah memiliki ruang tanggap darurat khusus. Tidak lagi seperti dulu semua pasien IGD masuk dalam satu ruangan yang sama tanpa pembedaan prioritas penanganan.

Ruang tanggap darurat ini dibagi menjadi tiga zona. Diantaranya ruang zona merah, zona kuning dan zona hijau. Tiga zona pememisahaan ini merupakan pemisahan berdasarkan tingkat prioritas penanganan pasien.

"Kalau zona merah ini khusus untuk pasien kritis dan akan langsung mendapat penanganan khusus. Kemudian zona kuning merupakan penanganan pasien semi kritis mendapatkan prioritas penanganan kedua setelah pasien kritis. Sementara zona hijau merupakan tempat pasien masuk non kritis," terang Fadler.

Menurut dia, dengan pembagian zona ini, pihak rumah sakit menjadi tidak rancu dalam memilih mana pasien yang harus ditangani lebih dahulu.

"Dengan sistem saat ini pembagian zona ini kita bisa menangani lebih cepat pasien yang masuk melalui IGD sesuai dengan Prioritas penanganannya, "tambah Kepala IGD RSUD Bengkalis.

Selain pembagian zona penanganan pasien di IGD RSUD Bengkalis, pihak rumah sakit juga sejak awal tahun 2018 ini menyediakan ruang isolasi di IGD. Ruang ini berguna untuk memisahkan pasien terkena virus dengan pasien lainnya.

Ruang isolasi ini berguna sebagai antisipasi penyebaran virus yang berbahaya di lingkungan RSUD Bengkalis itu sendiri. ''Dulu pasien dengan semua penyakit ditampung dalam ruangan yang sama. Itu sebenarnya tidak tepat dan beresiko terhadap pasien yang lain,'' ujarnya.

Dengan ruang isolasi ini, penanganan terhadap pasien yang terkena virus berbahaya bisa dilakukan dengan maksimal. Apalagi, tenaga medisnya juga tersendiri terpisah dari ruangan umum dan menggunakan peralatan dan pakaian anti virus.

''Jadi penanganan penderita virus seperti Difteri dan lainnya bisa di tangani dengan maksimal. Tenaga medisnya pun khusus, terpisah dari ruangan umum,'' tandas Dokter Spesialis Kandungan ini.(gun)

Usut Kasus PT BLJ, Kejari Bengkalis Tunggu Hasil Analisis OJK

July 28, 2015
BENGKALIS, DURI - Guna mempermudah proses proses penyidikan atas kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) atas penyertaan modal Pemkab Bengkalis ke PT BLJ sebesar Rp300 miliar, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis sampaikan permohonan analisis keuangan atas penyertaan modal Pemkab Bengkalis tersebut ke pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Upaya ini dilakukan guna mengetahui Aliran dana, dan jumlah serta pengelolaan keuangan perusahaan tersebut menjadi analisa yang dibutuhkan dalam proses penyidikan. 

"TPPU nya kita koordinasi dengan OJK terlebih dulu. Sebelum lebaran kemarin kita ajukan," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis Rahman D Saputra, kepada wartawan, Senin (27/7/15).

Dalam kasus ini, Kejari telah menetapkan tiga tersangka. Ketiganya merupakan mantan petinggi di PT BLJ, masing-masing Yusrizal Andayani, selaku mantan Direktur, Ari Setianto selaku staf Khusus Direktur perusahaan, serta tersangka terakhir, Dedi Setiadi. Selaku Direktur eksekutif perusahaan. 

Dua nama tersangka yang pertama disebutkan saat ini menjalani proses persidangan duduk di kursi pesakitan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru

Keduanya menjadi terdakwa dalam kasus pidana awal, dugaan korupsi penyertaan modal PT BLJ dari APBD Bengkalis sebesar Rp 300 Miliar. Penyertaan modal tersebut kemudian diduga disalahgunakan dengan menanamkannya kembali ke sejumlah perusahaan, di dalam Riau, dan di luar Provinsi Riau

Terkait pengembangan kasus tersebut, Rahman menjelaskan jika prosesnya telah dilanjutkan oleh Kejagung. Penanganan yang dilakukan terpisah tersebut jelas Rahman tidak memengaruhi proses hukumnya. 

" Kejagung itu pengembangan lanjutannya atas kasus PT BLJ, untuk tersangka lainnya. Kita (Kejari) untuk TPPU dan kasus awalnya," paparnya. 

Pengembangan kasus ini dapat dilakukan oleh kejaksaan, jika nantinya Majelis Hakim memerintahkan pengusutan lanjutan, atau ada hal lain yang terungkap dalam sidang. Ini juga termasuk kemungkinan penetapan tersangka baru. 

"Nanti juga akan ditindaklanjuti kalau misalnya ada fakta baru di persidangan, atau juga jika Majlis memerintahkan kemungkinan pengusutan kasus lanjutan." Pungkasnya. 

Sementara itu, dalam persidangan tindak pidana awal yang masih berlangsung hingga saat ini, diketahui jika dana penyertaan modal sebesar Rp 300 Miliar diduga dikucurkan kepada sejumlah perusahaan lain. Sedianya dana tersebut akan diperuntukkan untuk pembangunan pembangkit listrik di Kabupaten Bengkalis

Pembangkit listrik tersebut yakni, Pembangkit Tenaga Listrik Gas dan Uap (PLTGU) di desa Buruk Bakul kecamatan Bukit Batu, dan desa Balai Pungut kecamatan Pinggir kabupaten Bengkalis, yang menelan biaya Rp 1 triliun lebih.

Dalam pelaksanaannya, pihak PT BLJ malah mengalirkan dana tersebut kepada anak-anak perusahaannya diantaranya, PT Sumatera Timur Energi dan PT Riau Energi Tiga, nominalnya mulai dari jutaan rupiah sampai dengan miliaran baik dalam bentuk investasi, beban operasional, yang tidak ada hubungannya dengan pembangunan PLTGU. 

Selain itu, aliran dana juga diketahui untuk pembangunan sekolah swasta internasional di PekanbaruIndonesian Creative School. Aliran dana diduga mencapai Rp 10 Miliar mengalir ke sekolah tersebut. 

Perusahaan juga diketahui menanamkan investasi di sebuah perusahaan distributor Sepeda Motor di Bogor dengan total Rp 100 Miliar. Perusahaan tersebut, CV Surya Perdana Motor.(dow/rcc)

Dugaan Kecurangan, Gapeknas Bengkalis Akan Somasi ULP

June 30, 2015

BENGKALIS, PINGGIR - Dugaan kecurangan dalam proses pelelangan proyek di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bengkalis terus menggelinding. Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional (Gapeknas) Bengkalis menyiapkan upaya somasi kepada ULP Bengkalis terutama kelompok-kelompok kerja (Pokja) yang ada ditubuh ULP.

Ketua Gapeknas Bengkalis Fitra Budiman mengatakan kalau Gapeknas siap memfasilitasi kawan-kawan rekanan di Bengkalis yang merasa dicurangi dalam proses pelelangan yang berlangsung sekarang ini. Untuk dugaan kecurangan tersebut, Gapeknas siap memfasilitas berupa somasi atas kinerja ULP berikut dengan pokja-pokja sekaligus untuk mengurai benang kusut pelelangan di ULP Bengkalis.

"Saat ini pokja 1 yang diketuai Ardiansyah, diduga merupakan pokja yang bermasalah dan diduga terjadi kecurangan dalam proses pelelangan yang sudah dan sedang berlangsung saat ini. Penetapan pemenang lelang, persyaratan yang dibuat tidak masuk akal sehat serta dugaan kecurangan lainnya akan ada upaya somasi dari Gapeknas bersama rekanan lainnya yang dirugikan, "bebernya, Minggu (28/6).

Selaku ketua asosiasi konstruksi ia mencurigai kalau proses pelelangan tahun ini makin jauh dari harapan terwujudnya transparansi dan akuntabilitas dari panitia pelelangan itu sendiri. Pada tahun 2015 pelelangan yang dilakukan ditengarai lebih buruk dari tahun-tahun sebelumnya dan banyak rekanan lokal yang dirugikan.

Gapeknas, akan lakukan upaya somasi terhadap kinerja ULP berikut pokja, terutama pokja 1 yang melelang kegiatan fisik disejumlah SKPD, mayoritas Dinas Pekerjaan Umum. Bahkan dengan tegas ia menyebut, Gapeknas selaku asosiasi kontraktor siap berjuang habis-habisan membela kepentingan rekanan lokal serta terciptanya proses lelang yang transparan dan bersih.

"Langkah somasi selain mengajukan sanggahan, kita akan tempuh jalur melalui PTUN, melapor ke KPPU dan bisa juga ke ranah hukum lainnya. Tentunya dalam mengjaukan somasi disertai bukti-bukti yang akurat dan otnetik. Sekarang kita sedang melengkapi sejumlah bukti untuk mengajukan somasi, "tambah Firman.(kar)

Disbudparpora Bengkalis Terapkan Penilaian Festival Lampu Colok

June 30, 2015
BENGKALIS, RUPAT - Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) menetapkan beberapa kriteria penilaian pada festival lampu colok yang akan diselenggarakan mulai malam 27 Ramadan mendatang. 

Di antara kriteria penilaian itu adalah bentuk fisik bangunan, keamanan, ketertiban dan kreatifitas yang bernuansa Islami.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkalis, H Edwar mengatakan beberapa kriteria tersebut menjadi dasar penilaian pada hari H, mulai malam 27 Ramadan hingga malam Lebaran.

"Seperti penilaian dari sisi bangunan, yang kita nilai dari kekokohan bangunan, letaknya tidak membahayakan atau menggangu aktivitas pengguna jalan, serta ketinggian menaranya. Untuk ketinggian itu minimal 3.50 meter," papar Eduar, Minggu (28/6).

Sedangkan untuk penilaian keamanan, meliputi lebar kontruksi gerbang baik dari sisi kiri dan kalan jalan itu sekitar 5 meter, dan kebersihan di sekitar kontruksi menara (gerbang) serta yang jelas tidak boleh menggunakan badan jalan.

"Selain itu, aspek kriteria penilaian berikutnya, pesan dan kesan suatu bangunan yang dibangun bernuansa islami, keindahan lampu colok, kerapian menara dan lampu, kekompakan pengurus (panitia api colok) serta banyaknya lampung colok," jelasnya lagi.

Eduar mengungkapkan tradisi lampu colok menjelang lebaran ini, merupakan khasanah budaya yang dimiliki Kabupaten Bengkalis berjuluk Negeri Junjungan.(kar)

Ancaman Karhutla Kembali Hantui Bengkalis Akibat Panas Berkepanjangan

June 30, 2015
BENGKALIS, DURI - Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, Kabupaten Bengkalis mulai kembali dilanda musim panas. Kondisi seperti ini, memaksa BPBD- Damkar kabupaten Bengkalis kembali siaga untuk penanganan ancaman Karhutla. Demikian disampaikan Kepala BPBD Damkar Mohd Jalal melalui kabid Damkar Suiswantoro.

"Ya, terjadi peningkatan suhu panas di Kabupaten Bengkalis sesuai dengan perkiraan BMKG. Dari peningkatan suhu yang terjadi, memang lahan di Kabupaten terancam dari ancaman karhutla, terlebih titik api mulai bermunculan seperti di Siak Kecil, Bukit Batu, Mandau, Pinggir, dan Bengkalis didaerah jalan Bantan. Namun, semuanya berhasil di lakukan upayakan pemadaman,"kata Suis, Minggu (28/6).

Kondisi seperti saat ini, lanjut Kabid Damkar, harus adanya kerjasama dari masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran, baik untuk pembukaan lahan maupun hal lain yang bisa menimbulkan karhutla.

"Kita juga menghimbau kepada masyarakat, dibulan ramadhan ini, demi menjaga ibadah puasa kita bersama, untuk tidak melakukan pembakaran yang bisa menyebabkan ancaman karhutla,"tutupnya.(kar)

KNPI Bengkalis Taja Dialog Kebangsaan dan Berbuka Puasa Bersama

June 30, 2015
BENGKALIS, BENGKALIS KOTA - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bengkalis menggelar dialog Kebangsaan Pemberdayaan Pemuda Wilayah Perbatasan. Selain dialog kebangsaan, KNPI juga menggelar kegiatan buka puasa bersama, Senin besok (29/6) di Ballroom Pantai Marina Hotel.

Kegiatan dialog kebangsaan KNPI itu menghadir 4 narasumber yang masing- masing dari Mapolres Bengkalis, Kodim 0303 Bengkalis, Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan unsur DPRD Kabupaten Bengkalis.

Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Bengkalis Riza Zuhelmy mengutarakan kegiatan dialog kebangsaan digelar bermaksud guna melahirkan sebuah konsep pemberdayaan pemuda didaerah perbatasan untuk menjaga integritas NKRI dalam sudut pandang politik pembangunan kawasan perbatasan.

"Kita yakin, setiap stakeholder, khusus institusi yang di undang untuk menjadi pemateri bisa memberikan sebuah konsep berkesan untuk mematangkan lagi konsep yang sudah disusun KNPI sendiri yang akan dibahas lebih lanjut di forum rakerda bulan depan. Sehingga kedepan pilot projek KNPI terkait dengan kampung pemuda bisa dimulai dari dialog kebangsaan yang digelar besok,"kata Riza, Minggu (28/6).

Dialog Kebangsaan, tutur pria sapaan akrab Eja ini, dimulai sekitar pukul 16.00 wib besok sore. Dan melibatkan sekitar 200 peserta yang terdiri dari unsur organisasi mahasiswa, pemuda, ormas, dan pemerintah.

"Kita mulai sekitar pukul 16.00 wib, selesai dialog langsung dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama,"pungkasnya. (kar)

Jaksa Limpahkan Berkas Korupsi Pengadaan Bibit Karet Dishutbun Bengkalis

May 05, 2015
BENGKALIS, BENGKALIS KOTA - Lima dari delapan tersangka kasus korupsi bibit karet di Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Bengkalis, segera disidangkan.

Hal itu diketahui setelah pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis melimpahkan berkas perkaranya ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Senin (4/5/15) siang,

“Tadi pagi pihak Kejari Bengkalis melimpahkan dua berkas perkara korupsi bibit karet, dengan lima calon terdakwa,” terang Hasan Basri, Panitera Muda (Panmud) Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru kepada wartawan.

Kelima tersangka yang akan menjalani sidang itu, Muhammad Nasir, Syarwandi SP, Herbertius Hariadi, Syahrul Ramadhan, selaku KPA dan Tarmizi SP, selaku PPTK.

“Kapan jadwal sidangnya, kita masih menunggu penetapannya dari Ketua PN,” tutur Hasan.

Dikatakan Hasan, berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syahron Hasibuan SH, pada tahun 2013 lalu, pihak Dishutbun Bengkalis melakukan kegiatan pembibitan bibit karet yang diperuntukan bagi warga masyarakat.

Dana yang bersumber dari APBD Bengkalis, senilai Rp6,1 miliar, selanjutnya dikerjakan oleh rekanan pelaksana CV Elino Putra Rupat. Namun dalam pelaksanaannya, jumlah bibit karet tidak sesuai dengan pembayaran yang mencapai seratus persen. Sehingga negara dirugikan Rp 464 juta. Hal itu diketahui hasil audit.

Atas perbuatannya, kelima terdakwa dikenakan Pasal 2, Pasal 3 jo Pasal 18 UU RI nomor 31 tahun 1999 jo UU nomor 20 tahun 2001, tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” jelas Hasan.(gun)

Polisi Temukan 4 Mayat di Bengkalis Sepanjang April 2015

May 05, 2015
BENGKALIS, SIAK KECIL - Polres Bengkalis telah menerima laporan warga terkait penemuan mayat dalam bulan April 2015 ini saja, mencapai 4 orang. Dua telah diketahui identitasnya, sementara sisanya belum.

Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Sany Handityo melalui KBO Ipda Aspikar, Senin (6/4/15) menjelaskan, ke-4 mayat tersebut ditemukan terpisah, yakni di Kecamatan Bantan, Pinggir, Siak Kecil dan terbaru di Kecamatan Rupat Utara.

Mayat di Kecamatan Bantan ditemukan di Desa Jangkang, Senin (6/4/2015), berjenis kelamin laki laki. Mayat tanpa identitas itu ditemukan warga di pinggir pantai. Mayat lainnya di Kecamatan Siak Kecil, Rabu (8/4/2015) juga berjenis kelaim laki-laki, tanpa identitas dan penyebab kematian korban juga belum diketahui.

Kemudian pada Senin (13/4/2015), di sebuah kebunan sawit di Kecamatan Pinggir ditemukan mayat berjenis laki laki bernama Dongan Napi Tapulu (56). Ia diduga meninggal akibat sakit karena tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Terakhir, temuan mayat di Kecamatan Rupat Utara, tepatnya di atas loteng gedung LAMR. Korban bernama Suherman (34), seorang warga Tanjung Medang, Rupat Utara.

“Dalam bulan April 2015 ini telah ditemukan 4 mayat, 2 diantaranya belum kita ketahui identitasnya. Ke-4 mayat yang ditemukan tersebut tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” ujar Aspikar.

sumber : RiauCitizen.com

BPBD Damkar Bengkalis Diminta Sigap Atasi Karhutla

May 05, 2015
BENGKALIS, BANTAN - Kabupaten Bengkalis masih dihantui kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), saat ini Tim BPDB-Damkar Bengkalis terus berupaya melakukan pemadaman Karhutla beberapa titik Api, di dua kecamatan Bengkalis.

Kepala BPDB-Damkar H. Mochamad Jalal melalui Kabid BPDB-Damkar Suiswantoro menyampaikan, Rabu (15/4) kepada wartawan, Karhutla yang melanda di kabupaten Bengkalis saat ini, sebanyak 3 titik Api. Dari 3 titik api tersebut yang mengalami Karhutla yakni, di Desa Pendekik, Desa Pematang Duku dan kecamatan Bukit Batu, tepatnya di Desa Kampung Jawa.

“Kebakaran perkebunan masyarakat saat ini yang terjadi, seperti di desa pendekit sebanyak 3 hektare, desa pematang duku sebanyak 3,5 hektare dan kecamatan Bukit Batu, desa kampung jawa sebanyak 2 hektare,” Kata Suiswantoro.

Dia melanjutkan, seperti Karhutla yang terjadi di Desa Pendekik, kecamatan Bengkalis, Tim Pemadam BPDB-Damkar Bengkalis, terus berupaya untuk melakukan pemadaman Api tersebut, dan juga dibantu oleh RPK PT. Meskom Agro Sarimas beserta Masyarakat.

“Untuk melakukan pemadaman Api didesa pendekik, kita juga dibantu oleh RPK PT. MAS, dan Masyarakat, karena karhutla tersebut sudah memasuki perkebunan Sawit PT Meskom Agro Sarimas,” Katanya.

Sedangkan Karhutla yang terjadi di Desa Pematang Duku sebanyak 3,5 Hektare, dan saat ini, aparat penegak hukum seperti pihak kepolisian dan BPDB-Damkar masih menelusuri penyebab kebakaran perkebunan karet dan sagu milik warga tersebut.

“Karhutla yang terjadi di desa pematang duku itu, perkebunan karet dan sagu milik masyarakat, dikerenakan kesulitan air yang mengering, maka pihak pemadam kebakaran dilokasi sangat sulit untuk melakukan pemadaman Api itu,” Terang Kabid BPDB- Damkar Suiswantoro.

Sedangkan Karhutla yang terjadi di Desa Kampung Jawa, kecamatan Bukit Batu, telah berhasil dipadamkan.

source : RiauCitizen.com

Kejari Bengkalis Mulai Diselidiki Proyek Sirkuit Road Race Duri

May 05, 2015
BENGKALIS, RUPAT - Pembangunan sirkuit di Kecamatan Mandau, Duri, yang sampai saat ini belum juga dapat difungsikan, pihak Kejari Bengkalis mengaku telah terima laporan dari masyarakat, lantaran anggaran yang digelontorkan proyek tersebut dalam tiga tahun anggaran dijumlahkan sangat fantastis, mencapai Rp. 24 Milyar lebih.

Sehingga dengan persoalan tersebut, pihak Kejari Bengkalis beberapa waktu lalu, telah melakukan peninjauan ke lapangan, namun sejauh ini,  Kejari belum dapat menyimpulkan ada tidaknya terjadi kerugian negara, walaupun arah kerugian negara sudah ada indikasinya.

Demikian yang disampaikan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis Muhklis melalui Kasi Pidsus Yanuar Rheza Muhammad, bahwa terkait pembangunan sirkuit di Mandau itu, menurut laporan masyarakat, sudah 3 tahun anggaran, namun hingga kini belum dapat difungsikan, sebab proyek tersebut, tidak juga selesai. “Memang, sesuai laporan masyarakat, dalam tiga tahun anggaran pelaksanaan proyek tersebut, belum juga dapat difungsikan, padahal proyek itu telah menelan APBD mencapai 24 milyar rupiah lebih. Dan proyek tersebut terdapat dua titik, yakni pembangunan sirkuit dan gedung olahraga‎, “tutur Rheza, Sabtu (11/04/15).

Terkait hal itu, Ia akui, pihak Kejari selain terus melakukan penyelidikan ada tidaknya kerugian negara, atas proyek tersebut, pihak Kejari juga akan mendatangkan tim audit dari BPK-P, untuk menghitung nilai bobot proyek dengan termint yang diterima rekanan. Sementara itu, Komisi II DPRD Bengkalis, yang dipimpin Syarial, telah melakukan peninjauan ke lokasi proyek pada beberapa pekan lalu, setelah mendapatkan laporan dari berbagai pihak, terhadap pembangunan fasilitas sirkuit road race dan stadion olah raga di Kota Duri Kecamatan Mandau itu.

Dalam kunjungan itu, anggota DPRD Syarial ini melihat, bahwa mamang kondisi rial pembangunan fasilitas sirkuit belum bisa dimanfaatkan, sehingga pihaknya dalam waktu dekat, akan mempertanyakan pada SKPD terkait terhadap proyek tersebut, yang belum juga siap, walaupun telah menelan anggaran mencapai puluhan milyar dalam tiap tahun anggaran.

source : RiauCitizen.com