Pilkada Riau

Showing posts with label Pilkada Riau. Show all posts
Showing posts with label Pilkada Riau. Show all posts

Kedapatan Mencoblos 2 Kali, Anggota KPPS Pulau Tinggi Ini Diamankan

June 28, 2018
KAMPAR, BANGKINANG - Seorang anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Desa Pulau Tinggi Kecamatan Kampar, Sy diamankan. Dia kedapatan mencoblos surat suara lebih dari satu kali pada pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah Riau 2018.

Ketua Panitia Pengawas Lapangan (PPL) Desa Pulau Tinggi, Julian membenarkannya saat dikonfirmasi, Rabu (27/6/2018) sore. Ia mengatakan, Sy sudah dibawa ke Kantor Panitia Pengawas Pemilu Kampar di Bangkinang.

"Dia ketahuan mencoblos dua kali," ungkap Julian. Ia mengatakan, Sy dipergoki oleh saksi Pasangan Calon Nomor urut 1 dan 3 serta Panitia Pengawas TPS 03 di desa itu.

Menurut Julian, proses pemungutan suara sempat dihentikan beberapa saat setelah kejadian itu. Sy langsung diamankan dan diinterogasi. Kemudian PPL langsung berkorodinasi dengan Panwascam dan Panwaslu.

"Dia mengaku mencoblos satu lagi untuk istrinya yang sedang sakit," ujarnya.

Sesuai arahan yang diterima, Sy dibawa ke Kantor Panwaslu Kampar untuk menjalani proses selanjutnya.(dow)

Tak Ingin Kerusuhan 2011 Terulang, Sukarmis: Mari Ciptakan Pilkada Santun

August 27, 2015
BERITA KUANSING, TELUK KUANTAN - Kerusuhan saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2011 masih segar dalam ingatan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Sukarmis. Dimana, beberapa aset pemerintah menjadi pelampiasan emosi massa salah satu pendukung calon.

"Bercermin dari Pilkada 2011, Kuansing masuk daerah yang rawan konflik. Tentu ini sangat tidak bagus bagi kelangsungan pemerintahan," ujar Sukarmis, Rabu (26/8/2015) di Telukkuantan.

Menurutnya, kerusuhan terjadi karena adanya pihak yang memprovokasi agar Kuansing menjadi kacau.

"Kita punya pengalaman, dimana massa salah satu pasangan tidak menerima kekalahan. Bahkan, sampai bakar-membakar aset pemerintah," kenang Sukarmis.

Agar peristiwa tersebut tidak terulang lagi, Sukarmis mengingatkan ketiga pasang Calon Bupati beserta tim suksesnya untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama Pilkada berlangsung.

"Jangan ada pihak-pihak yang mencoba untuk merusak suasana yang aman dan tentram ini. Sebab, Kuansing ini merupakan milik kita semua," ujar Sukarmis.

"Mari ciptakan Pilkada santun, jangan ada adu domba. Adu domba itu bukan politik, tapi sudah masuk pada rana kejahatan. Kalau sudah demikian, maka pelaku akan berhadapan dengan aparat hukum," pungkas Sukarmis.(ial/adv)

BEM se Riau Ajukan 'Kontrak Rakyat' kepada Paslon Harris-Zardewan

August 23, 2015
Berita Pelalawan, Pangkalan Kerinci - Pasangan H.M. Harris - Drs. H.M. Zardewan, MM (disingkat HAZA) yang maju pada Pilkada Kabupaten Pelalawan 9 Desember 2015 siap menandatangani "Kontrak Rakyat" yang digagas oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau (BEM UR) dan BEM se-Riau (BEMSRI).

Demikian disampaikan Ketua Koalisi Amanah Rakyat Pelalawan Bersatu (KARPB) T. Zulmizan F. Assagaff, SE, M.Si.,Ak, Jumat (21/8/15), sebagai pengusung HAZA saat menerima delegasi BEM UR di Posko Utama KARPB di jalan Maharaja Indra Pangkalankerinci.

Lebih lanjut Zulmizan menyatakan, walaupun belum berkonsultasi minta persetujuan kepada kandidat yang mereka usung, dia menyatakan HAZA siap hadir dan menandatanganinya. "Tidak ada masalah! HAZA menyambut baik, siap hadir dan menandatangani kontrak rakyat tersebut. Kami sangat antusias, jika itu memang maslahat bagi ummat," kata Zulmizan yang didampingi beberapa fungsionaris KARPB.

Zulmizan menyatakan, beberapa poin dari isi draft kontrak tersebut justru sudah direalisasikan oleh Pak Harris pada periode pertama jabatannya. Hal tersebut jelas tercantum dalam tujuh Program Strategis yang gencar dicanangkan Harris yaitu : Pelalawan Sehat, Pelalawan Cerdas, Pelalawan Terang, Pelalawan Lancar, Pelalawan Makmur, Pelalawan Eksotik dan Pelalawan Inovatif.

"Alhamdulillah itulah kelebihan HAZA yang sudah jelas kiprahnya. Ketika orang lain masih sibuk hanya mengumbar janji, HAZA sudah memberikan bukti nyata kepada rakyat. Bahkan beberapa program pro rakyat yang tidak tercantum dalam kontrak sudah juga terealisasi," kata politisi PAN ini.

Sebelumnya diperoleh informasi, delegasi BEM UR yang terdiri dari Topan Rezki Ernando, Asnawir Nasution, Tauhid Mahtifatullah, Suyeni dan Indra Lesmana mendatang KARPB untuk meminta kesediaan pasangan HAZA. Mereka sedang melalukan road show ke kabupaten/ kota di Riau untuk misi tersebut. Adapun 12 poin draft Kontrak Rakyat yang akan disodorkan kepada Calon Bupati/Calon wakil bupati.

Adapun isi draft Kontrak Rakyat yang akan disodorkan kepada Calon Bupati/ Walikota se-Riau adalah sebagai berikut: 

1. Tidak akan melakukan korupsi; 
2. Mengatasi masalah kabut asap dan kebakaran lahan; 
3. Pendidikan Gratis 12 tahun; 
4. Berobat gratis; 
5. Memberantas kemaksiatan; 
6. Memperbaiki infrastruktur hingga ke desa; 
7. Mendukung nasionaliosasi aset strategis bangsa.
8. Mensejahterakan buruh dan guru; 
9. Mereformasi birokrasi hingga ke desa; 
10. Membuka lapangan pekerjaan massal; 
11. Menekan angka kemiskinan di bawah 5 persen; 
12. Penerimaan pegawai dilakukan secara transparan dan akuntabel.

"Kami sangat menyambut baik. Karena juga merupakan kewajiban kami sebagai pengusung HAZA agar mereka senantiasa pro rakyat jika nanti diberi amanah. KARPB berkomitmen untuk mengawalnya," terang Zulmizan.

Pada kesempatan tersebut Zulmizan menyampaikan saran kepada BEM UR agar meningkatkan koordinasi dengan BEMSRI dan BEM kampus-kampus lain. 

"Karena kami mendapat informasi teman-teman BEMSRI juga mempunyai program yang sama. Alangkah indahnya jika mahasiswa bisa kompak mengawal kepentingan rakyat ini," kata politisi PAN yang dikenal sebagai mantan aktivis dan pernah menjabat sebagai Ketua Presidium Senat Mahasiswa UR dua periode.(dow/rcc)

Ikut Pilkada Kuansing, Indra Putra Pamit dengan Koleganya di DPRD Riau

August 22, 2015
Berita Kuansing, Teluk Kuantan - Maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kuansing, Indra Putra, Anggota DPRD Riau sampaikan pamit dan salam perpisahan kepada anggota dewan yang lain dalam rapat paripurna DPRD Riau. 

“Interupsi pimpinan, dalam paripurna ini, saya mohon pamit ke anggota dewan yang lain karena maju dalam Pilkada Kuansing," kata Indra Putra saat mengajukan interupsi dalam rapat paripurna pembukaan masa sidang III, Jum'at (21/08/15). 

Selain itu, setelah ditetapkan KPU Kuansing sebagai calon kepala daerah tanggal 24 Agustus ini, politisi Golkar ini mengatakan bahwa dirinya tidak bisa aktif mengikuti kegiatan dewan. 

“‎Setelah penetapan calon tanggal 24 Agustus mendatang. Saya mohon tidak mengikuti kegiatan dewan lagi,” ungkapnya sambil menyebutkan semua berkas dan syarat untuk maju sudah dipenuhi KPU Kuansing. 

Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi D DPRD Riau ini meminta maaf kepada seluruh anggota dewan dan pemerintah Provinsi Riau jika selama ini, ada kesalahan yang dilakukan dirinya.‎ 

"Saya mohon maaf selama di dewan kepada rekan-rekan anggota dewan dan pemerintah Provinsi Riau. Mohon doa dan restu dukungan maju dalam Pilkada Kuansing,” jelasnya.‎ 

Menanggapi hal ini, Sunaryo, Wakil Ketua DPRD Riau, Sunaryo yang juga memimpin paripurna mengatakan, selama berjuang kepada Indra Putra.‎ 

"Semoga berhasil dalam perjuangannya dan saat ini ada enam anggota dewan yang maju dalam Pilkada serentak. Mudah-mudahan ke depan, kita bisa bertemu dengan mengundang mereka sebagai kepala daerah," tutupnya. 

Seperti yang diketahui, Indra Putra berpasangan dengan Komperensi dalam Pilkada Kuansing.(dow/rcc)

KPU Kuansing Tetapkan Calon Tanggal 24 Agustus 2015

August 21, 2015
Teluk Kuantan, BeritaKuansing.com - Penetapan calon bupati dan Wakil Bupati Kuansing yang akan mengikuti Pilkada 9 Desember 2015 mendatang akan ditentukan pada tanggal 24 Agustus 2015 mendatang. Sementara esok harinya atau 25 Agustus 2015, akan diselenggarakan pencabutan nomor urut pasangan calon yang telah ditetapkan.

“Pencabutan nomor urut di jadwalkan hari Selasa ( 25/8/15 ) di balai pertemuan Abdoer Rauf Teluk Kuantan pada pukul 09.00 pagi," ujar Ketua KPU Kuansing, Firdaus Oemar.

Kata Firdaus, setelah pencabutan nomor urut usai dilakukan, akan dilanjutkan dengan penandatangan secara resmi oleh KPU mengenai nomor urut yang telah diperoleh masing-masing pasangan calon.

Selanjutnya, pasangan calon akan mebacakan ikrar kampanye damai dilanjutkan dengan penandatangan ikrar kampanye damai dari pasangan calon.

Kendatipun demikian kata Firdaus, sebelum acara pencabutan nomor urut dilaksanakan, pihaknya akan melakukan rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon di aula KPU Kuansing.

Rapat pleno itu akan dilakukan pada tanggal 24 Agustus, atau sehari sebelum pencabutan nomor urut dilaksanakan.

Untuk pelaksanaan pleno ini kata Firdaus, KPU telah megundang para Muspida, piminan Parpol, Persatuan Wartawan Indonesia dan organisasi lain untuk hadir pada rapat pleno.(man/rtc)

SK Plt Sekda Berakhir, Kasiarudin Belum Menunjuk Plt Sekda Pengganti

August 18, 2015
BeritaInhu.com, Politik - Sejak berakhirnya SK Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada 4 Agustus 2015, Penjabat (Pj) Bupati Inhu Kasiarudin belum menunjuk Plt Sekda Inhu. 

Belum ditunjuknya Plt Sekda Inhu yang sebelumnya dijabat Asisten Administrasi Umum Setda Inhu Agusrianto, ditegaskan Pj Bupati Inhu Kasiarudin di hadapan wartawan dalam acara ramah tamah dengan wartawan Inhu Jumat (14/8/15) bertempat di gedung Gerbangsari komplek kantor Bupati Inhu Pematang Reba. 

"Belum ditunjuk dan SK nya belum diproses sejak berakhir pada 4 Agustus 2015 lalu. Namun sebelum ada penunjukan pelaksana tugas yang baru, jabatan Plt Sekda untuk sementara tetap berlaku dan melaksanakan tugas administrasi yang sifatnya tidak prinsip," tegasnya. 

Diungkapkannya, untuk seluruh PNS Pemkab Inhu yang pangkatnya setingkat dibawah Sekda berpeluang untuk mengisi jabatan tersebut. Dimana saat ini dirinya sudah mulai melakukan inventarisir terhadap sejumlah pegawai di lingkungan Pemkab Inhu. 

"Seluruh pegawai yang pangkatnya sudah mencukupi berhak mengisi jabatan Plt Sekda Inhu, tidak terkecuali Plt Sekda yang lama. Namun faktor faktor lain juga saya pertimbangkan, apalagi menghadapi Pilkada ini. Mengingat Sekda Inhu sebagai pembina PNS harus bisa menjaga netralitas PNS dalam pemilihan bupati dan wakil bupati," jelasnya.(man/rcc)

Indra Putra Ajak Masyarakat Kuansing Rukun dan Saling Menghargai

August 03, 2015
BeritaKuansing.com, Politik - bihalal di Desa Lubuk Terentang. Kecamatan Gunung Toar, Sabtu(1/7/15) kemarin, Angogta DPRD Riau Dapil Inhu-Kuansing, Indra Putra, mengajak masyarakat setempat agar selalu hidup rukun dan saling hidup berdampingan dengan masyarakat lain. Sebab kata dia, kurun waktu yang tidak lama lagi, Kabupaten Kuansing akan segera melaksanakan Pilkada pada 9 Desember 2015 mendatang.

Menghadapi itu kata Indra Putra, masyarakat harus siap, sebab suasana menjelang pelaksanaan Pilkada itu sudah pasti suasananya agak beda. Persaingan akan lebih terasa, pihak-pihak yang ingin membuat masyarakat akan terkotak-kotak pasti ada. 

"Hal ini harus diwaspadai, dan masyarakat jangan mau dipecahbelah, selalulah kompak, dan hidup rukun,"sarannya.

Bakal calon Bupati Kuansing ini juga mengharapkan, masyarakat jangan mau diadu domba hanya karena Pilkada, berbeda pilihan itu adalah hak semua orang, "Teruslah hidup rukun dan saling hormat menghormati, harus bersatu karena Kita semua saudara," harapnya.

Lanjut dia, kendatipun dirinya bersama pasanganya, Komperensi merupakan salah satu calon yang akan bertarung pada Pilkada Kuansing nanti, namun dirinya mempersilahkan masyarakat setempat untuk menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani masing-masing individu. Karena itu adalah hak semua orang. Namun dirinya sangat mengharapkan agar masyarakat ikut serta dalam menentukan masa depan Kuansing dengan cara, harus datang ke TPS pada hari pencoblosan nanti.

"Jangan sampai tidak datang ke TPS pada hari pencoblosan, gunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya dan pilihlah sesuai hati nurani masing-masing," harap Indra.

Dialnsir dari RiauCitizen.com, ikut andilnya Indra Putra maju pada Pilkada Kuansing mendatang akunya, karena dirinya. ingin mielanjutkan pembangunan Kuansing yang telah dibangun oleh para pemimpin terdahulunya.

Kata dia, jika pembangunan Kuansing ini berkelanjutan, tentunya akan lebih baik, sebab pembangunan itu jika dilanjutkan akan menjadi lebih ideal, "Akan lebih bagus dilanjutkan pembangunan yang telah ada, dari pada digonta ganti programnya, tentu akan membuat kita mundur dan memulai dari awal lagi," cetusnya.

Untuk masa akan datang, katanya, dirinya akan mengikut sertakan masyarakat dalam memajukan Kuansing ini, baik dari segi pembangunan dan segi lainya,"Sebab Kuansing ini adalah milik kita semuanya, dan juga tanggungjawab masyarakat semuanya," ucapnya.

Acara halal bihal itu dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda. Juga tampak hadir Camat Gunung Toar, Artamelia. Selain itu juga dihadiri oleh Kades Lubuk Terentang. Pada kesempatan itu, Indra Putra juga memberikan bantuan baju bagi anak pacu untuk jalur desa tersebut.(dow/rcc)

Zulkifli Panjaitan Bantah Isu Kekerasan yang Dilakukan Bupati Yopi Arianto

July 31, 2015
BeritaInhu.com, Politik - Bupati Indragiri Hulu (Inhu) H Yopi Arianto SE bertemu dengan Zulkifli Panjaitan, wartawan sebuah harian terbitan Pekanbaru, Jumat (31/7) di halaman Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Inhu. Pada pertemuan yang dihadiri sejumlah wartawan dan Kapolsek Rengat Barat Kompol Frangky Tambunan, kedua belah pihak dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada penamparan seperti yang diberitakan.

“Tidak ada yang tampar saya. Begitulah kami bercanda, hanya saja mungkin orang menilainya berbeda, sehingga yang keluar berbeda,” ujar Zulkifli Panjaitan yang duduk bersebelahan dengan Bupati Inhu H Yopi Arianto SE disaksikan sejumlah wartawan.

Menurut Zulkifli, ia sudah lama mengenal dan dekat dengan Yopi dan keluargannya, bahkan jauh sebelum Yopi menjabat sebagai Bupati, sehingga tidak ada persoalan antara dirinya dengan Yopi seperti yang ramai diberitakan. “Kedekatan saya dengan Yopi sudah seperti keluarga. Semua orang tahu bagaimana si Zul dengan Yopi ini,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Bupati Inhu H Yopi Arianto SE. Ia menegaskan tidak ada penamparan yang dilakukan terhadap Zulkifli Panjaitan. Ia dan Zulkifli sudah seperti keluarga, sehingga tidak mungkin terjadi hal-hal seperti yang beritakan. “Saya hadir ke sini agar semua persoalan ini jelas. Sehingga setelah ini tidak ada lagi konfirmasi terkait isu ini, sehingga semuanya fair,” ungkap Yopi sembari bercanda dengan Zulkifli Panjaitan.

Meski demikian Yopi mengaku bersyukur di hari Jumat yang penuh berkah ini, ia bisa bersilaturahmi dengan rekan-rekan wartawan. Dan kedepan silaturahmi ini dapat terus ditingkatkan. “Kita intinya silaturahmi,” tutur Yopi yang diamini para wartawan.(dod)

Maju Pilkada Rohil, Suyatno-Djamiludin (Sudin) Dapat Dukungan 6 Partai Koalisi

July 31, 2015
RohilTerkini.com, Politik - Pasangan Suyatno-Djamiludin (Sudin) dideklarasikan. Pendeklarasian melibatkan semua partai koalisi. Enam partai ikut mendeklarasikan pasangan ini. 

Deklarasi dilakukan Senin (27/7/15) sekira pukul 14.00 WIB di Kantor Koalisi Sudin, Jalan Perniagaan, Bagansiapiapi, masa dan simpatisan keenam parpol ikut hadir dalam deklarasi ini. 

Pendeklarasian melibatkan partai koalisi, untuk pembaca doa, dilakukan H M Bachid Madjid, Ketua DPD PPP, dilanjutkan pembacaan deklarasi oleh Basiran Nur Efendi, Ketua DPC Nasdem, pembacaan ikrar oleh Yohanes, Ketua DPC Hanura. 

Lalu enam ketua partai pengusung dan pendukung, PDI Perjuangan, Hanura, Nasdem, PKPI, PPP, PBB menandatangani deklarasi tersebut, termasuk pasangan yang diusung, Suyatno dan Djamiludin. 

Calon Bupati Suyatno dalam orasi politiknya didampingi Calon Wakil Bupati Djamiludin mengharapkan kepada partai koalisi yang melakukan gerakan-gerakan nantiknya, mengajak kader, menyatukan persepsi meraih kemenangan untuk kemajuan Rokan Hilir. 

“Kami mohon dukungan dan doa restu, kepada seluruh masyarkat, khususnya partai politik yang berkoalisi yang telah mendukung kami berdua, untuk maju pada pilkada Rokan Hilir,” tutupnya. 

Sedangkan dalam isi deklrasi tersebut, salah satunya menyangkut tujuan parpol berkoalisi, untuk meningkatkan kejayaan, kemakmuran dan kesejahteraan Kabupaten Rokan Hilir. 

Usai deklarasi, diresmikan kantor koalisi Sudin, untuk pengguntingan pita, dilakukan Bahagiawati, pihak DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau, lalu mereka langsung meninjau kedalam kantor.(dow/rcc)

Suhartono dan Syahrul Daftar ke KPUD Siak Diusung Enam Parpol

July 30, 2015
KabarSiak.com, Politik - Hari kedua dibukanya pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Siak 2015-2020, Senin (27/7/15) pasangan Suhartono dan Syahrul ‎didampingi Partai Politik (Parpol) pendukung, dan diiringi reok dan kuda lumping datang dan mendaftar di KPUD Siak. Mereka di sambut komisioner KPUD Siak, dan langsung masuk ke meja panitia yang telah disiapkan.

Parpol pendukung pasangan Suhartono dan Syahrul ini, direncanakan 6 Parpol yakni PDI-P, PKB, Gerindra, PBB, Demokrat, dan PPP. Akan tetapi, saat pendaftaran Parpol PPP tidak bisa diterima karena hanya satu Ketua yang menandatangani, seharusnya dua orang karena Parpol ini tengah proses penyeselesaian Interen partai.

Sehingga saat pendaftaran hanya 5 Parpol yang dapat diterima pihak KPUD Siak yakni PDI-P, PKB, Gerindra, PBB, dan Demokrat dengan jumlah kursi di DPRD Siak sebanyak 19 kursi.

Keterangan Balon Bupati Siak Suhartono didampingi Balon Wabup Siak Syahrul‎, bahwa saat ini mereka telah resmi mendaftarkan untuk Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak dengan jumlah dukungan 5 Parpol, dengan 19 jumlah kursi di DPRD. Dan untuk Parpol PPP, akan menyusul.

"Tadinya kita diusung 6 Parpol dengan jumlah 22 kursi di DPRD, akan tetapi ada salah satu partai yang harus melengkapi berkas, maka saat ini ada 5 Parpol dengan jumlah 19 kursi. Untuk Parpol PPP akan tetap mengusung kita, setelah melengkapi berkas," terang Suhartono.

Selain itu pasangan Suhartono dan Syahrul, mengungkapkan optimis untuk menang di Pilkada Desember mendatang. "Kita optimis menang," ungkap Suhartono.(dow/rcc)

Belum Ditetapkan Sebagai Peserta Pilkada, Pasangan Yopi Arianto - Khairizal Dipinta Copot Baliho

July 29, 2015
BeritaInhu.com, Politik - Pendaftaran pasangan Yopi Arianto - Khairizal sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Inhu 2015, diterima KPU Inhu. Namun KPU Inhu mengingatkan Yopi Arianto - Khairizal sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Inhu 2015 untuk segera mencopot semua baliho bergambar dirinya‎ yang ada di Inhu. Sebab pasangan tersebut belum ditetapkan sebagai peserta dalam Pilkada Inhu. 

Diingatkan nya pasangan Yopi Arianto - Khairizal untuk mencopot baliho yang memuat foto pasangan tersebut, disampaikan ketua KPU Inhu M.Amin saat memimpin pleno penerimaan pendaftaran Yopi Arianto - Khairizal sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Inhu‎. Bertempat di aula kantor KPU Inhu Pematang Reba Senin (27/7/15). 

"Setelah pendaftaran pasangan Yopi Arianto - Khairizal diterima secara resmi, maka kami KPU Inhu perlu mengingatkan pasangan ini agar segera menertibkan dan mencopot semua baliho yang memuat foto baik Yopi Arianto maupun Khairizal. Sebab pasangan Yopi Arianto - Khairizal belum ditetapkan sebagai peserta Pilkada Inhu‎," tegasnya. 

Ditambahkanya, hal ini perlu diingatkan kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Inhu agar menjadi contoh dalam taat aturan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. 

"Pemasangan baliho dan alat peraga lainya dapat dilakukan setelah pasangan calon bupati dan wakil bupati menjadi peserta disaat tahapan kampanye telah dilakukan," ujarnya. 

Dalam rapat pleno KPU yang dipimpin M.Amin pasangan Yopi Arianto‎ - Khairizal yang diusung koalisi partai PDIP, PAN, PKS dan PKPI dengan jumlah 13 kursi di DPRD Inhu, syarat pencalonannya dinyatakan lengkap. Namun untuk syarat calon masih ada yang belum lengkap baik untuk Yopi Arianto maupun Khairizal seperti, Foto 4R dan surat keterangan kesehatan dan bebas narkoba, jelasnya. (man/rcc)

Grogi Ikuti Pilkada, Paslon Yopi Arianto-Khairizal Banyak Kekurangan Berkas Persyaratan

July 28, 2015
BeritaInhu.com, Politik - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, menyatakan berkas bakal calon bupati dan wakil bupati dari pasangan Yopi Arianto-Khairizal dinyatakan kekurangan tiga persyaratan.

"Persyaratan itu harus dilengkapi secepatnya sesuai tanggal yang telah ditetapkan," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indragiri Hulu Muhammad Amin di Rengat, Senin.

Ia mengatakan, dari 14 syarat yang harus dilengkapi ternyata setelah hari pendaftaran dibuka Minggu (26/7) hingga Senin (27/7) ternyata pasangan Yopi Arianto-Khairizal di nyatakan masih kekurangan sejumlah persyaratan. Yopi Arianto merupakan calon petahana karena sebelumnya menjabat sebagai Bupati Inhu pada periode 2011-2015.

Pihak KPU memberikan waktu untuk melengkapi Kekurangan itu sesegera mungkin sesuai aturan, adapun syarat yang belum dilengkapi itu adalah bukti hasil pemeriksaan kesehatan, bukti tidak terlibat narkoba dan pas poto ukuran 4 R.

"Pihak KPU menunggu hingga batas waktu sesuai agenda dan tahapan yang telah di tentukan," sebutnya.

Komisioner KPU Inhu Hendrian Saleh menambahkan, pada dasarnya dua pasangan yang telah mendaftarkan diri yakni Tengku Muktarudi -Aminah dan Yopi Arianto - Khairizal dinyatakan lolos untuk tahap awal dan harus mengikuti tahapan berikutnya yakni uji kesehatan yang dilaksakanakan di Rumah Sakit Umum Daerah Pekanbaru.

"Setelah pasangan mendaftarkan diri, dilakukan pemeriksaan administrasi dan KPU menggelar pleno hasilnya dua pasang lolos dan hanya melengapi kekurangan saja," ujarnya.

Menurutnya, sesuai dengan daftar partai pengusung, pasangan ini diusung oleh empat partai yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang memiliki enam kursi, Partai Keadilan Sejahtera dua kursi, PAN memiliki tiga kusi dan PKPI dua kursi di DPRD Inhu.

" Jadi total kursi itu memenuhi persyaratan minimal yakni sebanyak delapan kursi atau 20 persen dari jumlah kursi di DPRD Inhu yaitu 40," terangnya.

Ia menambahkan, total kursi pengusung pasangan tersebut sebanyak 13, terkait masih ada satu partai yang menyatakan mengusung yakni Partai Golkar pihak KPU masih memberikan kesempatan untuk melengkapi administrasi sesuai aturan KPU. (dod/anr)

Tengku Mukhtarudin Daftar ke KPUD, Jajaran Pejabat Pemkab Inhu Sukacita

July 27, 2015
BeritaInhu.com, Politik - Dengan berseragam lengkap sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang masih berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), ikut menyambut pasangan Tengku Mukhtarudin - Aminah Susilo saat melakukan pendaftaran di KPU Inhu. 

Hadirnya sejumlah pejabat Pemkab Inhu berstatus PNS yang terdiri dari kepala dinas dan staf ahli di jajaran Pemkab Inhu ini, dilakukan untuk menyambut pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Inhu atas perintah Bupati Inhu Yopi Arianto, sebagaimana disampaikan Kadis Pertanian Inhu Rahmad saat di konfirmasi di KPU Inhu Senin (27/7/15). 

"Kehadiran kami sebanyak delapan orang yang terdiri dari kepala dinas dan staf ahli, atas perintah Bupati Inhu Yopi Arianto. Kehadiran kami ini sekaligus mendampingi Plt.Sekda Inhu yang juga ikut menyambut pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Inhu yang mendaftar hari ini di KPU Inhu," ujarnya. (dod/rcc)