Yopi Arianto

Showing posts with label Yopi Arianto. Show all posts
Showing posts with label Yopi Arianto. Show all posts

Ingatkan Kades Jangan Sibuk Jadi Makelar Pemilu, Yopi Arianto : Hati-hati SK Dicabut

November 25, 2018
INDRAGIRI HULU Bupati agiri Hulu (Inhu), Yopi Arianto menghimbau seluruh Kepala Desa (Kades) menjaga netralitas selama proses pemilihan umum (Pemilu).

Orang nomor satu di Inhu itu menghimbau agar Kades jangan memanfaatkan jabatannya untuk menjadi "makelar" dalam Pemilu.

"Kades jangan sibuk jadi makelar Pemilu, hati-hati SK dicabut. Fokuskan saja membangun desa," tegas Yopi, Minggu (24/11/2018).

Selain itu Yopi berkata untuk menjamin kelancaran proses pelaksanaan pemilu ini, Kades juga harus turut dalam mensosialisasikan tentang pelaksanaan pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemilihan presiden (Pilpres).

"Kades sebaiknya ikut mensosialisasikan tentang pemilihan anggota DPR dan Pemilihan Presiden, bukan menjual masyarakatnya," kata Yopi.

Namun apabila ingin tetap menjadi makelar, maka Yopi mempersilahkan untuk mundur dari jabatan.

"Kalau mau jadi makelar maka silahkan mundur dari jabatan," kata Yopi.

Yopi juga menghimbau agar Kades turut mengawasi proses pembangunan di wilayahnya masing-masing. Terlebih lagi saat ini APBD tahun 2019 sudah disahkan dengan angka Rp 1,3 Triliun lebih.

Selain itu menjelang akhir tahun anggaran 2018, Yopi menghimbau kepada seluruh Kades agar segera mempersiapkan pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

"Selalu siaga persiapan SPJ karena akhir tahun, jangan keasikan hadapi Pemilu.

SPJ tak siap, pembangunan tak selesai nanti akan diproses secara hukum," tegas Yopi. (dow)

source : beritainhu

APBD Perubahan Inhu Tak Disahkan, Penyaluran Rastra Pakai Kendaraan Swadaya

October 14, 2018
INDRAGIRI HULU, RENGAT - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Indragiri Hulu (Inhu) 2018 tidak disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Meski begitu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu tetap berupaya agar penyaluran beras sejahtera (Rastra) tidak terganggu. Sekretaris Daerah (Sekda) Inhu, Hendrizal beberapa waktu lalu mengumpulkan para Kepala Desa (Kades) untuk membahas penyaluran Rastra.

"Untuk penyaluran Rastra sampai ke kecamatan-kecamatan itu adalah tugas Bulog, namun penyaluran dari kecamatan ke desa-desa adalah tugas Kabupaten, makanya kita kumpulkan para kades membahas penyaluran rastra itu," katanya.

Apalagi kondisi saat ini APBD P tahun 2018 tidak disahkan.

"Meski APBD P tak disahkan, namun kita sudah sepakat baik camat atau kades penyaluran Rastra dari kecamatan dan ke desa-desa tetap dilakukan meski harus menggunakan mobil swadaya," katanya.

Tujuannya agar Rastra itu bisa sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Namun menurut Hendrizal ada persoalan baru saat rapat tersebut.

"Ada beberapa desa saat pendropan pertama sudah memakai dana, karena rencananya akan diganti. Namun itu nanti kita pikirkan lagi seperti apa solusinya," katanya.

Selain membahas soal penyaluran Rastra, Pemkab Inhu juga memberikan penjelasan kepada para Kades se Kabupaten Inhu soal isu penambahan dan pengurangan dana desa.

"Kita sampaikan bahwa penambahan dan pengurangan alokasi dana desa itu sudah ada rumusnya sesuai dengan undang-undang," ujarnya. (dow)

source : beritainhu

Hasil UN SMP Inhu 2018 Terpuruk di Posisi 10

May 27, 2018
INDRAGIRI HULU, RENGAT - Faktor anggaran menjadi pemicu, hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMP sederajat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun 2018 yang hanya berada diposisi 10 dari Kabupaten/Kota yang ada di Propinsi Riau. 

Terpuruknya hasil UN SMP sederajat Kabupaten Inhu 2018 akibat terbentur anggaran, hingga hanya menempati posisi 10 dari Kabupaten/Kota yang ada di Propinsi Riau. Disampaikan Kadisdik Inhu Ujang Sudrajat, saat dikonfirmasi Sabtu (26/5/18) melalui pesan WA yang dikirimnya. 

"Pada tahun ini beberapa sekolah kurang intensif dalam melaksanakan Tryout (Uji Coba) UN dikarenakan keterbatasan anggaran dana Bos dan dilarang melakukan pungutan dari orang tua, sehingga berpengaruh terhadap kesiapan siswa dalam menghadapi UN," tegasnya. 

Selain itu guru-guru mata pelajaran UN yang tergabung dalam MGMP juga tidak melaksanakan kegiatan bedah SKL, karena tidak ada bantuan anggaran dari pemerintah sehingga guru-guru tidak menyusun soal-soal uji coba yang baru sebagai sarana latihan bagi siswa. Ungkapnya. 

Ditambahkanya, perolehan nilai UN yang rendah umumnya terjadi pada sekolah swasta, sekolah satu atap, sekolah marginal, dan sekolah terbuka yang jumlahnya cukup banyak di Inhu, dimana pada sekolah tersebut masih belum didukung oleh fasilitas dan tenaga pendidik yang memadai. 

"Sesuai arahan Mendikbud, Inhu selalu menanamkan prinsip kepada seluruh sekolah dan peserta ujian agar mengutamakan integritas dan kejujuran, sehingga selama proses UN siswa dilarang keras nyontek dan guru maupun pengawas dilarang membantu siswa menjawab soal ujian," ujarnya. 

Walau hasil UN SMP Inhu berada pada rangking 10, namun prestasi nilai siswa sekolah negeri di Inhu relatif meningkat dari tahun sebelumnya, banyak siswa yg meraih nilai diatas 300 (diatas rata-rata Provinsi). Hal ini juga didukung oleh 6 SMPN Inhu yang sudah melaksanakan UNBK. 

"Ranking tersebut didasarkan pada rata-rata perolehan nilai UN 4 mata pelajaran, dimana jumlah nilai dibagi jumlah siswa dari seluruh sekolah SMP/MTs Negeri dan Swasta se-Inhu," jelasnya.(dow)

Terpilih Secara Aklamasi, Yopi Arianto Kembali Pimpin Golkar Inhu

May 09, 2018
INDRAGIRI HULU, RENGAT - Bupati Indragiri Hulu (Inhu) yang juga kader Golkar, Yopi Arianto kembali terpilih sebagai ketua DPD II Golkar Inhu pada Musda Golkar Inhu yang digelar pada Selasa (8/5/2018) malam.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhu, Miswanto yang juga kader Golkar itu menyampaikan Yopi Arianto terpilih kembali secara aklamasi.

"Kita semua pengurus kecamatan (PK red) di masing-masing kecamatan sepakat untuk mendukung Yopi Arianto sebagai Ketua DPD II Golkar Inhu," kata Miswanto yang menjabat sebagai ketua PK Lubuk Batu Jaya, Rabu (9/5/2018) kepada Wartawan.

Miswanto melanjutkan masing-masing PK bersedia memberikan dukungan kepada Yopi Arianto dikarenakan hingga kini belum ada sosok yang pas untuk menggantikan Yopi Arianto sebagai ketua DPD II Golkar Inhu.

Sementara itu Ketua Panitia Musda Golkar Inhu, Sunardi Ibrahim menyampaikan setelah dilakukan pemilihan Ketua DPD II Golkar Inhu, selanjutnya akan dilakukan pemilihan pengurus DPD II Golkar Inhu.

Arsyadjuliandi Rachman, yang merupakan ketua DPD Golkar Riau yang hadir pada pelaksanaan Musda Golkar Inhu langsung menyerahkan petaka sebagai tanda terpilihnya Yopi Arianto sebagai Ketua DPD II Golkar Inhu.

Baca: Jika Cawapres Bukan Dari Golkar, Agung: Harus Tambah Menteri, Ini Alasannya

Setelah pelaksanaan Musda Golkar Inhu tersebut, Andi Rachman dan seluruh kader Golkar Inhu melakukan kampanye di Kecamatan Rengat pada Rabu (9/5/2018). (dow)