Polres Dumai

Showing posts with label Polres Dumai. Show all posts
Showing posts with label Polres Dumai. Show all posts

Pria 22 Tahun Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Pacarnya yang Masih 15 Tahun

March 24, 2019
DUMAI, MEDANG KAMPAI - Seorang remaja berinisial R (22) alias Atan, warga Pelintung, Kota Dumai, diduga telah mencabuli seorang pelajar berusia 15 tahun. R diamankan pihak kepolisian di tempat persembunyiannya di sebuah pondok di tengah kebun, yang berada tak jauh dari kediamannya pada Selasa (19/3) lalu.

Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan melalui Kapolsek Medang Kampai, AKP Ade Rukmayadi, membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Tersangka sudah diamankan dan saat ini tengah dilakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap tersangka dan korban, atas dugaan pencabulan sebagaimana dilaporkan oleh orangtua korban," ungkap Ade Rukmayadi pada Jumat (22/3).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga melakukan perbuatan tak senonoh merupakan yang pertama kali kepada gadis yang diketahui sebagai pacarnya tersebut. Dia melakukan perbuatan mesum tersebut di sebuah wisma yang berlokasi di Jalan Cempedak, Kota Dumai, pada Senin (18/3) lalu.

"Nah, selanjutnya kita juga akan melakukan pemeriksaan terhadap wisma dimaksud sebagaimana diungkapkan oleh pelaku," terangnya.

Ade menjelaskan, saat ini pelaku sudah berada di Polsek Medang Kampai untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut. "Pelaku sudah kita amankan dan masih dalam proses hukum," tambahnya. (dow)

4 Pria Diamankan Bersama 33 Paket Narkotika Jenis Sabu Siap Edar

February 08, 2019
DUMAI, DUMAI TIMUR - Sebanyak 4 orang laki-laki diamankan polisi di Dumai bersama 33 paket narkotika jenis sabu-sabu siap edar dan polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Empat orang pria diamankan oleh tim opsnal Polres Dumai atas kepemilikan 33 paket kecil sabu siap edar pada Kamis (7/2/2019).

Setelah melakukan proses penyelidikan dan pengembangan selama hampir seminggu, keempatnya berhasil diringkus di lokasi berbeda oleh pihak kepolisian.

Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan melalui Paur Humas Polres Dumai Iptu Dedi Nofarizal mengatakan, keempat tersangka yakni RF (32) warga Bumi Ayu, RI (41) warga Bagan Besar, SJ (45) warga Dumai Timur dan SU (44) warga Bukit Kapur itu diamankan setelah digerebek oleh kepolisian.

"Keempat tersangka kita amankan secara terpisah setelah dilakukan pengembagan dari informasi masyarakat. Sebanyak 33 paket sabu ikut kita amankan dalam penggerebekan tersebut," ungkap Dedi.

Dia menerangkan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat pada awal Februari lalu terkait aktifitas transaksi barang haram di sebuah gudang penampungan BBM di Kota Dumai. Dari informasi tersebut, anggota kepolisian kemudian melakukan penyelidikan dan pengembangan didaerah dimaksud oleh masyarakat dan langsung mengambil tindakan.

Pada penggerebekan pertama, polisi berhasil mengamankan RI dan RF bersama dengan sejumlah barang bukti seperti 33 paket kecil sabu siap jual, satu unit timbangan digital, dua blok plastik obat, dua unit alat hisap sabu, satu unit tas sandang loreng, uang tunai Rp. 22.000, tiga unit kamera cctv, satu unit layar monitor merk ACER dan satu unit DVR cctv.

"Pasca penggerebekan pertama, tim langsung melakukan pengembangan dan mendapatkan informasi keberadaan dua orang lainnya yakni SU dan SJ di lokasi lain dan langsung kita amankan hari itu juga," jelasnya.

Saat ini, keempatnya sudah berada di Mapolres Dumai untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan pemeriksaan terkait jaringan narkoba mereka di wilayah hukum Polres Dumai.

"Keempatnya kita jerat dengan Pasal 112 Jo 114 UU Narkotika Nomer 35/2009 dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," tandasnya. (dow)

source : berita dumai

Temukan Narkoba di Ruang Karaoke, Polres Dumai Segel Star Ktv

January 27, 2019
DUMAI, SEMBILAN - Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai, melakukan penyegelan sebuah hiburan Star Ktv pada Kamis (24/1) siang. Tempat hiburan yang berlokasi di Jalan Merdeka Teluk Binjai, Kota Dumai ini, disegel setelah ditemukan sejumlah barang bukti narkoba di salah satu ruangannya.

Dari informasi yang dihimpun, operasi tersebut merupakan gabungan dari Satreskrim dan Shabara Polres Dumai beberapa waktu lalu. Kapolres Dumai, AKBP Restika P Nainggolan dikonfirmasi melalui Kasat Narkoba AKP Novarianti, membenarkan pihaknya melakukan penyegelan terhadap Star Ktv tersebut. 

Pantauan awak media di lapangan, lokasi tempat hiburan tersebut sudah dipasangi dengan garis polisi.

"Benar, kita segel tadi siang (kemarin). Untuk selanjutnya, biarkan kami bekerja dulu sekaligus melakukan pendalaman terhadap kasus ini," tuturnya.

Sayangnya, Novarianti belum mau membeberkan lebih banyak terkait jenis narkoba apa yang ditemukan dalam operasi tersebut.

"Nanti ya, kita masih lakukan proses perkara dan penyegelan dalam upaya pengembangan perkara ini," kata dia lagi.

Hingga kemarin sore, Karaoke Star Ktv terlihat masih dalam kondisi tertutup. Tak ada tanda kegiatan apapun di sekitar bangunan berlantai dua tersebut, layakanya tempat hiburan.(dow)

source : berita dumai

Duka Idul Adha, Remaja Ini Tenggelam di Kolam Bekas Galian Pasir

August 22, 2018
DUMAI, DUMAI TIMUR - Duka menyelimuti keluarga Meisya Andini pada momen Idul Adha 1439 H. Keluarga hanya bisa menangisi jasad Meisya Andini yang sudah tidak bernyawa, Rabu (22/8/2018). Remaja malang itu meninggal karena tenggelam di genangan bekas galian pasir.

Keluarga korban hanya bisa pasrah melihat jasad korban tiba di rumah duka, Gang AA, Jalan Tenaga. Mereka sudah menerima insiden ini sebagai duka. Keluarga langsung menyelenggarakan jasad korban.

Prosesi pemakaman jasad Meisya berlangsung di Perkuburan Petak Panjang Sungai Dumai. Duka bermula saat korban dan lima temannya hendak menikmati liburan Idul Adha. Mereka mendatangi lokasi galian pasir di Jalan Sri Pulau, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Rabu siang.

Remaja 12 tahun itu pergi bersama ke lokasi bekas galian pasir untuk berenang di sana. Dua temannya terjun duluan ke dalam kolam bekas galian pasir tersebut. Korban pun ikut masuk ke dalam kolam bersama temannya yang lain.

Naas korban ternyata tidak bisa berenang. Akibatnya korban pun tenggelam di kolam bekas galian pasir itu. Dua teman korban yakni Ferry Akbar dan Dicky Wahyudi sempat mencoba untuk menolong korban. Mereka berupaya membawa korban ke tepi kolam. Upaya keduanya urung membuahkan hasil karena tidak kuat membawa korban ke tepi.

Genggaman tangan korban pun terlepas hingga gadis remaja itu akhirnya tenggelam. Saat dalam kondisi panik teman korban berupaya mencari bantuan. Mereka meminta bantuan warga setempat. Warga sekitar lokasi mencari korban di dalam kolam bekas galian pasir. Satu jam pasca kejadian warga bersama petugas dari BPBD Dumai dan Polsek Dumai Timur langsung mengevakuasi korban. Petugas menemukan korban sudah tidak bernyawa.

"Jadi petugas langsung meluncur ke lokasi untuk membantu evakuasi. Sayangnya korban sudah tidak tertolong lagi," papar Kapolsek Dumai Timur, Kompol Zamzami kepada Wartawan, Rabu petang.

Menurutnya, pihak polsek langsung meminta keterangan saksi terkait insiden ini. Polisi sudah meminta keterangan dari teman-teman korban yang ikut berenang di sana. Zamzami menyebut bahwa keluarga korban mengaku sudah menerima insiden ini. Mereka menolak visum maupun otopsi terhadap jasad korban. "Jadi keluarga korban sudah menerima insiden ini," tutupnya.(dow)

source : beritadumai





Ratusan Hektar Lahan di Sungai Sembilan Diduga Sengaja Dibakar

August 20, 2018
DUMAI, SUNGAI SEMBILAN - Serangkaian Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) yang terjadi diduga kuat ulah oknum tak bertanggung jawab. Mereka memanfaatkan kondisi cuaca panas untuk membuka lahan di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

Oknum tersebut membuka lahan dengan cara membakar. Dansubsatgas Karlahut Dumai, Letkol (inf) Horas Sitinjak menduga lahan gambut yang terbakar sengaja dibakar. Ada dugaan oknum tersebut meracuni lebih dulu tumbuhan di lahan yang hendak dibakar. Mereka pun membakar lahan yang mulai mengering.

"Kami sempat temukan racun tumbuhan di lokasi kebakaran lahan. Jadi kita duga kuat sengaja dibakar," tegas Horas kepada Wartawan di sela pemadaman, Minggu (19/7/2018).

Seratus hektar lahan di Kecamatan Sungai Sembilan sudah terbakar di sana selama lebih dari satu pekan. Ada lima titik api menyebar di dua kelurahan.

Titik terparah berada di Jalan Bunga. Luas lahan gambut yang terbakar di sana mencapai 50 hektar. Tim gabungan hingga Minggu masih berjibaku memadamkan api yang melahap puluhan hektar lahan di sana. Karlahut di Jalan Sinarwajo juga menjadi perhatian.

Lahan yang terbakar di sana mencapai 30 hektar. 75 personel gabungan TNI/Polri membantu upaya pemadaman di lokasi karlahut. (dow)

source : beritadumai

Bukti 38 Pil Ekstasi, Polsek Dumai Timur Amankan 3 Lelaki

July 29, 2018
DUMAI, DUMAI TIMUR - Tiga pria terpaksa harus berurusan dengan Tim Opsnal Polsek Dumai Timur, Sabtu (28/7/2018). Ada dugaan mereka terlibat peredaran pil ekstasi di Kota Dumai. Polisi pun menggelandang ketiga ke Mapolsek.

Informasi Wartawan, polisi menyita 38 butir pil ekstasi berlogo omega dari para tersangka. Tiga tersangka yakni DE , SY dan RD .

Penangkapan ketiganya bermula dari aktifitas di sebuah kamar kos di Jalan Swadaya, Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur. Ada dugaan kamar kos itu jadi lokasi transaksi narkotika. Polisi pun menyelidiki aktifitas di sana. Mereka pun menggerebek kamar kos itu pada Sabtu malam.

Mereka juga lakukan pengembangan di Jalan Bintan. "Kita sudah amankan ketiga tersangka dan barang bukti di mapolsek," terang Kapolres Dumai melalui Kapolsek Dumai Timur, Kompol Zamzami kepada Wartawan, Minggu (29/7).(dow)

source : beritadumai

Sepeda Motor Kehabisan Bensin, Tangan Fadil Disabet Ayunan Parang

June 20, 2018
DUMAI, DUMAI BARAT - Naas bagi M Fadil. Pria 19 tahun itu jadi korban penganiayaan orang tak dikenal atau OTK, Sabtu (16/7/2018) kemarin.

Pelaku melukai tangan kanan korban dengan parang. Informasi beritadumai.com, korban mengalami penganiayaan Sabtu malam kemarin.

Pelaku menyerang korban di Jalan Hasanuddin, Kota Dumai. Korban pada saat itu bersama rekannya, Riski sedang mengendarai sepeda motor. 

Mereka kaget dari arah belakang datang pelaku mengejar korban dengan menggunakan sepeda motor.

Sepeda motor korban terhenti dalam kejar kejaran itu lantaran kehabisan bahan bakar. Pelaku malah mengayunkan parang hingga melukai tangan kanan korban. OTK tersebut langsung melarikan diri usai menyerang korban dari belakang.

Rekannya langsung membawa korban ke RSUD Kota Dumai untuk dapat perawatan. Kapolsek Dumai Barat, Lukman Parluhutan mengatakan bahwa pihaknya sudah memeriksa saksi.(dow)

Kedapatan Sembunyi di Semak-Semak, 2 Lelaki ini Ditanya Malah Gelagapan

June 20, 2018
DUMAI, SUNGAI SEMBILAN - Dua pria tertangkap basah mencuri di areal PT. Cemerlang Samudra Kontrindo (CSK) di Kawasan Sungai Sembilan, Sabtu (16/9/2018) kemarin. Mereka kedapatan mencuri kabel grounding milik perusahaan itu.

Saksi yang merupakan satpam di areal perusahaan mencurigai gerak gerik kedua pelaku. Ia tambah curiga lantaran mendapati SL bersembunyi di balik semak belukar.

SL kaget saat dirinya tertangkap basah berada di semak belukar. Pelaku gelagapan karena aksinya terciduk satpam perusahaan. Pelaku mengatakan bahwa di dalam tasnya terdapat besi.

Aksi ini ternyata melibatkan rekannya RP. Polisi juga menangkap RP yang berada di balik pagar. SL mengakui keduanya sepakat untuk mencuri besi tersebut dari lokasi perusahaan. Ulah kedua pelaku menyebabkan perusahaan merugi hingga Rp 10 Juta. Pihak Polsek Sungai Sembilan sudah mengamankan kedua pelaku.

"Pihak perusahaan sudah melaporkan aksi pencurian ini. Kami sedang lakukan pengusutan lebih lanjut " terang Pj Kapolsek Sungai Sembilan, Iptu Iskandar kepada Wartawan,  Selasa (19/6/2018).(dow)

Hari Lebaran, Pria di Dumai Ditemukan Tewas Gantung Diri

June 18, 2018
DUMAI, DUMAI BARAT - Keluarga Muhammad Ali harus berduka di momen Lebaran 1439 H. Mereka menemukan pria 42 tahun sudah gantung diri, Minggu (17/6/2018). Keluarga kaget mendapati pria itu sudah tak bernyawa.


Warga sekitar rumah korban di Jalan Arjuna, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai pun geger dengan kejadian ini.

Informasi awak media, korban gantung diri di ruang depan rumahnya.Anak korban yang baru bangun tak menyangka ayahnya mengakhiri hidup dengan bunuh diri.Ia langsung memanggil pamannya yang ada di sebelah rumah korban untuk menyelamatkan Ali yang gantung diri.

Mereka memotong tali dan menurunkan korban dari atas ruang depan rumah.Sayang korban tak terselamatkan lagi.Kapolres Dumai melalui Paur Humas Polres Dumai, Iptu Jamaluddin mengatakan pihak keluarga sudah melaporkan kejadian ke Mapolsek Dumai Barat.

Pihak polsek sudah menanganinya dan mendatangi TKP. Mereka sudah meminta keterangan kepada saksi yakni anak dan saudara korban.(dow)

Pergi Mancing Bawa Tali Putih, Pekerja di Dumai Ini Tak Kunjung Kembali

May 19, 2018
DUMAI, SUNGAI SEMBILAN - Pekerja di areal PT.Suntara Gaja Pati (SGP) Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Kamis (17/5/2018) kemarin geger.

Mereka terhenyak karena pria gantung diri di areal perkebunan akasia milik perusahaan itu. Korban gantung diri di satu pohon akasia yang ada di areal perkebunan.

Pihak Polsek Sungai Sembilan dan Tim Identifikasi Polres Dumai
melakukan identifikasi dan olah TKP di lokasi penemuan jasad
gantung diri di areal PT.SGP, Kota Dumai, Kamis (17/5/2018)
Informasi yang dihimpun awak media, pria yang gantung diri bernama Pardiman. Pria 30 tahun ini gantung diri di sekitar Jalan Koridor Km 26 areal lokasi PT.SGP. Ia merupakan pekerja PT. Rimba Panca Makmur yang merupakan sub kontrak PT. SGP.

Rekan kerja korban tak curiga dengan sikap Pardiman. Mereka sempat makan sahur pada Rabu dinihari di barak PT. SGP. Rekan korban bernama Udang menegur lantaran melihat Pardiman hendak meninggalkan barak.

Korban mengaku hendak pergi memancing di areal lokasi PT. SGP. Anehnya korban terlihat membawa tali berwarna putih. Dua jam korban tak kunjung kembali ke barak. Udang pun pergi menyusul korban di areal lokasi PT. SGP tersebut.

Pria 51 tahun itu kaget bukan kepalang karena menemukan Pardiman dalam kondisi gantung diri di batang Pohon Akasia. Para pekerja pun menghubungi pihak Polsek Sungai Sembilan. Personel polsek langsung bergerak melihat kondisi lokasi kejadian. Mereka melakukan identifikasi di sana dan mengevakuasi korban dari areal perkebunan.

"Setelah mendapat informasi pihak polsek langsung ke lokasi dan evakuasi korban," ulas Paur Humas Polres Dumai, Iptu Jamaluddin kepada Wartawan, Jum'at (18/5/2018).

Mereka membawa jasad korban dengan ambulans Puskesmas Sungai Sembilan menuju ruang Pemulsaran Jenazah RSUD kota Dumai. Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi. Hasil visum sementara di tubuh korban tidak terdapat tanda kekerasan.(dow)

source : www.beritadumai.com

Pagar GOR Roboh, Polres Dumai Belum Periksa Kepala Bappeda Riau

February 13, 2018
RIAU, DUMAI - Hingga Selasa (13/2/18), penyidik Polres Dumai belum meminta keterangan dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Riau, terkait perencanaan anggaran pembangunan GOR Kota Dumai yang roboh.

Seperti diketahui, pagar GOR Kota Dumai tahap 1 yang dibangun tahun 2017 lalu, berasal dari Bantuan Keuangan Provinsi Riau.

Belum adanya permintaan keterangan dari Penyidik Polres Dumai. Ini diungkapkan Kepala Bappeda Provinsi Riau, Rahmad Rahim, ketika ditemui di sela-sela pemeriksaan dirinya sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, terkait korupsi pengadaan lampu taman Pemko Pekanbaru, yang juga berasal dari dana Bankeu Pemprov Riau

"Saya belum ada dipanggil Polres Dumai soal pagar GOR yang roboh di Dumai itu," ujarnya.

Rahmad Rahim, mengakui dirinya mengetahui informasi proyek GOR yang roboh tersebut. "Informasinya pekerjaannya baru 80 persen dan belum diserahterimakan. Jadi masih tanggungjawab kontraktor," ujarnya.

Ia juga menyayangkan robohnya proyek tersebut. "Mengapa bisa roboh, apakah pondasinya tidak digali, itu gawenya SKPD teknis. Kalau kami hanya sampai dalam perencanaan penganggarannya saja," ujarnya.

Untuk diketahui, pantauan di lapangan, garis polisi dari Polres Dumai ini terpasang di atas pagar tembok yang roboh. Sementara aktivitas pekerja dan lainnya tidak terlihat di lokasi proyek yang didanai melalui Bantuan Keuangan Pemprov Riau kepada Dinas PUPR Kota Dumai tersebut.

Di lokasi proyek masih terlihat papan proyek terpasang. Pada papan disebutkan proyek dilaksanakan oleh PT Laras Surya Mandiri dengan nilai penawaran Rp4,739 miliar.(dow)