Polres Kampar

Showing posts with label Polres Kampar. Show all posts
Showing posts with label Polres Kampar. Show all posts

Kasat Lantas dan 4 Kapolsek Polres Kampar Pindah Tugas

October 14, 2018
KAMPAR, BANGKINANG - Empat Kapolsek dan Kasat Lantas Polres Kampar melaksanakan sertijab, Sabtu (13/10/2018). Upacara serah terima jabatan diadakan di halaman Mapolres Kampar.

Para pejabat yang melaksanakan sertijab ini adalah Kasat Lantas dari AKP Wan Mantazakka kepada AKP Fauzi SH. MH, Kapolsek Tapung dari Kompol Indra Rusdi SH kepada AKP Sanny Handityo SH. SIK, Kapolsek Siak Hulu dari Kompol Dedi Suryadi kepada Kompol Arvin Hariyadi SIK, Kapolsek Kampar dari AKP Ridwanto SH kepada AKP Hendrizal Gani SH dan Kapolsek Perhentian Raja dari Iptu Asmardi kepada Iptu Zulfatriano SH.

Untuk pejabat yang lama yaitu Kompol Indra Rusdi SH akan bertugas di Direktorat Narkoba Polda Riau, Kompol Dedi Suryadi akan bertugas di Direktorat Binmas Polda Riau, AKP Wan Mantazakka akan bertugas di SPK Polda Riau, AKP Ridwanto akan bertugas sebagai Waka Polsek Siak Hulu dan Iptu Asmardi akan bertugas sebagai Kaset Ops Bag Ops Polres Kuansing.

Upacara Sertijab ini dipimpin Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK. MH dan dihadiri Pejabat Utama Polres Kampar, Kapolsek Jajaran, para Perwira dan segenap personil Polres Kampar serta perwakilan personel Polsek jajaran.

Sertijab dilakukan sesuai dengan surat keputusan Kapolda Riau, tentang mutasi personil di lingkungan Polda Riau. Penanggalan dan pemasangan tanda jabatan kepada pejabat yang sertijab dipasangkan oleh Kapolres Kampar.

Selanjutnya dari pantauan awak media, pengambilan sumpah jabatan kepada pejabat yang baru dilantik yang didampingi rohaniwan. Dan dilakukan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan berita acara pengambilan sumpah jabatan serta pakta integritas.

Kapolres Kampar dalam amanatnya menyampaikan, bahwa serah terima jabatan di lingkungan Polri adalah suatu proses yang wajar dalam rangka pembinaan karir personel sebagai wujud dinamisasi organisasi.

"Patut disadari bahwa pergantian jabatan diharapkan mampu menciptakan semangat dan suasana baru dalam lingkungan kerja. Sehingga muncul gagasan, inovasi serta kreatifitas baru yang cemerlang dan segar," baca Kapolres Kampar dalam amanatnya.

Selain itu, kata Kapolres, jabatan dan kewenangan adalah amanah yang dititipkan Allah SWT yang harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Sekaligus sebagai bentuk pengabdian dan ibadah.

"Kepada para pejabat yang baru dilantik, saya menyampaikan ucapan selamat atas kepercayaan yang diberikan pimpinan hendaknya kepercayaan itu dijawab dengan pelaksanaan tugas yang baik serta loyalitas dan tanggung jawab yang tinggi. Untuk para pejabat yang lama dan pindah tugas ketempat yang baru, juga ucapan terima kasih atas pelaksanaan tugasnya selama ini yang telah berjalan dengan baik, semoga pengabdian yang diberikan mendapat ganjaran pahala dari Allah SWT serta sukses ditempat tugas yang baru," tambahnya.(dow)

source : beritakampar

Pembalutnya Bocor, Firda Gagal Selundupkan Sabu ke Lapas Bangkinang

September 01, 2018
KAMPAR, BANGKINANG - Berbagai cara dan siasat dilakukan kurir narkoba untuk meloloskan barangnya dari intaian aparat. Seperti yang dilakukan Jasmi Firda Wahyuni atau Firda ketika menjenguk rekannya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau.

Perempuan 31 tahun ini nekat memasukkan narkotika jenis sabu ke dalam lapas dengan menyembunyikannya di balik pembalut. Aksinya pun berhasil.

Di pintu masuk Lapas, Firda bersama rekannya, Hendri melenggang masuk karena barang bawaannya dinyatakan aman. Keduanya pun menemui Fery, rekannya yang ditahan di ruang besuk.

Ketiganya pun terlibat perbincangan serius dan diduga terkait narkoba sabu tadi. Saat itu sekira pukul 15.00 WIB. Kecurigaan muncul ketika Firda tak nyaman duduk dan berniat ke kamar mandi. Dia langsung diadang petugas yang kemudian memeriksa seluruh badannya.

"Barulah ditemukan pembalut merek Softex yang dipakainya. Pembalut itu bersih dan ditemukan sabu di lapisan dalamnya. Dia tak dapat mengelak lagi ketika pembalut itu diperiksa," kata Kasat Narkoba Polres Kampar Iptu Asdisyah Mursid SH, Kamis (30/8/2018), seperti dikutip dari liputan6.com.

Dalam pembalut itu, Polisi menemukan satu paket sabu seberat 4,5 gram terbungkus plastik bening. Dia pun dibawa ke Mapolres untuk mengetahui sudah berapa kali mengantarkan sabu ke lapas.

"Penyidikan lebih lanjut masih dilakukan. Nama tahanan itu Fery Pernando. Ketiganya tengah diperiksa di mapolres," sebut Mursid.(dow)

source : beritakampar
KAMPAR, BANGKINANG - Berbagai cara dan siasat dilakukan kurir narkoba untuk meloloskan barangnya dari intaian aparat. Seperti yang dilakukan Jasmi Firda Wahyuni atau Firda ketika menjenguk rekannya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau.

Perempuan 31 tahun ini nekat memasukkan narkotika jenis sabu ke dalam lapas dengan menyembunyikannya di balik pembalut. Aksinya pun berhasil.

Di pintu masuk Lapas, Firda bersama rekannya, Hendri melenggang masuk karena barang bawaannya dinyatakan aman. Keduanya pun menemui Fery, rekannya yang ditahan di ruang besuk.

Ketiganya pun terlibat perbincangan serius dan diduga terkait narkoba sabu tadi. Saat itu sekira pukul 15.00 WIB. Kecurigaan muncul ketika Firda tak nyaman duduk dan berniat ke kamar mandi. Dia langsung diadang petugas yang kemudian memeriksa seluruh badannya.

"Barulah ditemukan pembalut merek Softex yang dipakainya. Pembalut itu bersih dan ditemukan sabu di lapisan dalamnya. Dia tak dapat mengelak lagi ketika pembalut itu diperiksa," kata Kasat Narkoba Polres Kampar Iptu Asdisyah Mursid SH, Kamis (30/8/2018), seperti dikutip dari liputan6.com.

Dalam pembalut itu, Polisi menemukan satu paket sabu seberat 4,5 gram terbungkus plastik bening. Dia pun dibawa ke Mapolres untuk mengetahui sudah berapa kali mengantarkan sabu ke lapas.

"Penyidikan lebih lanjut masih dilakukan. Nama tahanan itu Fery Pernando. Ketiganya tengah diperiksa di mapolres," sebut Mursid.(dow)

source : beritakampar

Polres Kampar Buka Layanan SKCK Melalui Mobil Keliling

August 29, 2018
KAMPAR, BANGKINANG - Masyarakat yang ingin memperpanjang surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) di Kabupaten Kampar sekarang dimudahkan oleh Polres Kampar dan hanya cukup membayar Rp 30.000 sesuai PP Nomor 60 tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). 

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira melalui Kasat Intelkam AKP. Edi Junaidi kepada wartawan Selasa (28/8/2018) mengatakan, pengoperasian pelayanan mobil SKCK keliling khusus perpanjangan bekerjasama dengan dengan Sat Binmas Polres Kampar. 

Kegiatan pelayanan perdana SKCK keliling ini dimulai di Kecamatan Kuok, yang dengan dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam AKP. Edi Junaidi serta didamping oleh Kasat Binmas AK .Ratip dan dihadiri Kapolsek Bangkinang Barat IPTU Ikhwan Widarmono, serta KBO Sat Intelkam Polres Kampar IPDA Khairil, petugas SKCK Bripda Lucky dan Bripda Fredina serta Bamudi Mobil Penyuluhan Binmas Brigadir Fauzan. 

Adapun persyaratan untuk memperpanjang pembuatan SKCK yakni foto copy KTP, foto copy kartu keluarga (KK), foto copy akte kelahiran, foto 4x6 sebanyak 4 lembar dengan latar merah, SKCK lama, PNBP sesuai PP Nomor 60 tahun 2016 Rp. 30.000,-. 

"Saat ini Sat Intelkam bekerjasama dengan para Bhabinkamtibmas mendata masyarakat yang ingin memperpanjang SKCK dan melaporkan data tersebut. Selanjutnya mobil pelayanan perpanjangan SKCK akan mendatangi desa atau kelurahan untuk melayani masyarakat," ujar Junaidi. 

Ia menambahkan, kegiatan pelayanan perpanjangan SKCK terus berdampingan dengan perpanjangan khusus SIM A dan C. 

"Kegiatan ini merupakan inovasi kreatif dari Sat Intelkam Polres Kampar yang bertujuan untuk mempermudah masyarakat yang ingin mengurus SKCK perpanjangan," pungkasnya.(dow)

source : beritakampar

Warga Kampar Tewas Dikeroyok di Arena Biliar

August 27, 2018
KAMPAR, TAMBANG - Seorang pria paruh baya ditemukan tewas. Ia diduga dikeroyok sejumlah pemuda saat main biliar di Dusun V,  Desa Kuala, Kecamatan Tambang,  Jum'at (24/8/2018) sekira pukul 01.30 WIB. 

Korban di temukan oleh rekannya Agustinus,  Riyus dan Arjun sudah tergetak bersimbah darah.  Menurut rekannya, Agustinus, sebelumnya korban beserta saksi lainnya Riyus dan Arjun sedang bermain biliar. Ia mengatakan, ada pertengkaran mulut dengan beberapa orang pemuda. Ia bersama rekan-rekannya dan korban melarikan diri karena dikejar oleh beberapa orang pemuda.  

Pada saat melarikan diri ini mereka terpisah dengan korban. Kemudian ia dan rekan-rekannya berupaya mencari korban dan akhirnya menemukan korban tergeletak di pinggir Jalan Suka Karya Ujung, Desa Kualu, sekira pukul 01.30 WIB dengan kondisi luka robek di bagian kepala, lengan kanan dan betis sebelah kanan.  

Kemudian saksi membawa korban ke klinik Bunda Medika di Desa Kualu, namun tidak lama kemudian korban meninggal dunia di klinik tersebut. Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira melalui Kapolsek Tambang AKP Handono Sujaryanto mengatakan, korban telah dibawa ke RS Bhayangkara  guna dilakukan VER. 

"Kemungkinan penganiayaan berat yang diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda dikarenakan sebelumnya terjadi pertengkaran mulut antara korban dan sekelompok pemuda yang berujung dengan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," ujar Handono. 

Ia menambahkan, dilihat dari luka yang dialami korban, kuat dugaan terkena benda tajam dan tumpul yang mengenai korban. "Sedangkan pelaku masih dalam penyelidikan dan kini dalam pemeriksaan saksi-saksi," tandasnya.(dow)

source : beritakampar

Polisi Temukan Dua Paket Sabu-Sabu dan Airsoft Gun dari Oknum ASN Dinkes Kampar

August 05, 2018
KAMPAR, BANGKINANG - Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Kampar, Iptu. Asdisyah Mursid menyebutkan dua paket Shabu ditemukan dari tangan AE alias Gope. Barang bukti Shabu ditemukan dari saku saat badannya digeledah di sebuah gedung bekas Rumah Sakit yang terletak di Jalan Prof. M. Yamin, Bangkinang Kota, Sabtu (4/8/2018) sore.

Seperti dijelaskan Kepala Satres Kriminal, AKP. Fajri, Asdi, sapaan akrabnya, mengatakan, Gope sebelumnya mangkir dari panggilan untuk kasus dugaan penipuan proyek pada Jumat (3/8/2018). Kemudian pada keesokan harinya, sekira pukul 16.30 WIB, keberadaan Gope diketahui di lokasi penangkapan.

"Petugas mendatanginya. Lalu dilakukan penggeledahan. Ternyata didapat Shabu dari sakunya," ujar Asdi, Minggu (5/8). Gope langsung digelandang ke Markas Polres Kampar.

Asdi mengatakan, pihaknya kemudian menggeledah rumah Gope di RT 01 RW 05 Gang Lembah Indah II Jalan Abd. Rahman Saleh Desa Kumantan Kecamatan Bangkinang Kota pada Minggu (5/8). Di rumah itu tidak ditemukan barang bukti jenis narkoba.

"Kita menemukan Air Softgun. Tapi kayaknya sudah rusak," ujar Asdi. Ia mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan terkait kasus ini. Saat diinterogasi, Gope mengaku hanya sebagai pemakai. Namun ia tidak begitu saja percaya.

Ia mencurigai ASN Dinas Kesehatan Kampar yang berusia 38 tahun itu terlibat kegiatan jual beli. "Inilah kita lagi pengembangan," kata Asdi. Sebelumnya, jelas dia, anggota Satres Narkoba sudah mendapat informasi jika bangunan bekas rumah sakit itu sering dijadikan tempat mengkonsumsi Shabu.‎ (dow)

source : beritakampar

Jadi Korban Tabrak Lari, Pasutri Tewas di Sungai Pagar,

August 03, 2018
KAMPAR, KAMPAR KIRI HULU - Ahmad Yadi, 10 tahun, hanya bisa menangis melihat tubuh kedua orang tuanya berlumuran darah yang tergeletak di atas jalan aspal. Ia selamat dalam kecelakaan yang terjadi di Kelurahan Sungai Pagar Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kamis (2/8/2018) pagi.

Bocah malang itu dibonceng menaiki sepeda motor bersama ibunya, Retnawailis, 45 tahun. Sepeda motor Honda Supra X BM 6938 ZJ itu dikemudikan oleh ayahnya, Bujang Selamat, 46 tahun. Ayah dan ibunya kemudian dinyatakan meninggal di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru setelah sempat dirawat di Puskesmas Sungai Pagar.

Kepala Unit Kecelakaan pada Satlantas Polres Kampar, Ipda. Faisal mengungkapkan, keluarga itu merupakan korban tabrak lari. Kejadian tragis ini menimpa korban dalam perjalanan dari Kuntu Darussalam ke Pekanbaru.

"Lawannya mobil (truk) Colt Diesel yang tidak diketahui identitasnya. Truk lari dari tempat kejadian," ungkap Faisal. Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban hendak mendahului truk tersebut di Kilometer 30/31 Jalan Lintas Pekanbaru-Taluk Kuantan.

Pagi itu masih sekira pukul 06.45 WIB. Korban mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan tinggi.

"Mobil (truk) tersebut membanting ke kanan jalan dan menyenggol bagian samping sebelah kiri sepeda motor," ujar Faisal.

Akibatnya, korban dan sepeda motornya terpental ke bahu jalan.

"Kakinya (Bujang Selamat) langsung digilas mobil," katanya.

Truk itu langsung kabur dari tempat kejadian yang kebetulan masih sepi dari hilir mudik kendaraan. Kepala Kepolisian Sektor Kampar Kiri Hilir, AKP. Yusril yang dikonfirmasi terpisah, menduga pelaku tabrak lari adalah pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit.

Namun belum ada saksi yang memastikannya. Meski begitu, Yusril mengaku telah berupaya melakukan pengejaran. Pihaknya mencari truk itu ke beberapa Pabrik Kelapa Sawit. Sebab truk itu diduga mengantar TBS Kelapa Sawit ke PKS.

"Petugas sudah mencari ke semua PKS. Tapi truk nggak ditemukan," ujar Yusril.

Ia menambahkan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas truk dan sopirnya.(dow)

source : beritakampar

Tamasya, Bocah 8 Tahun Tewas Terbawa Arus di Sungai Kampar

June 18, 2018
KAMPAR, SIAK HULU - Bocah perempuan berusia delapan tahun bernama Annisa Andini, meninggal dunia usai terbawa arus Sungai Kampar, Sabtu (16/6/2018) sore kemarin. Kejadian itu tepatnya di Desa Teratak Buluh, Kecamatan Siak Hulu - Riau.

ilustrasi
Duka mendalam dirasakan keluarga sang bocah pada lebaran kedua kemarin. Kenapa tidak, Annisa harus meregang nyawa setelah terbawa arus sungai. Niatnya, keluarga korban ke sana untuk jalan-jalan (Tamasya) dan mandi-mandi. Tapi apadaya, takdir berkata lain.

Sore nahas itu, Fahruddin (Ayah korban) mengajak istri dan tiga anaknya, antara lain Annisa, Sinta (5 tahun) serta Putra (1 tahun) pergi berekreasi dan mandi di aliran sungai tersebut. Diketahui, Fahruddin mandi bersama Annisa dan Sinta.

Tak lama berselang, terdengar suara teriakan minta tolong sang ayah memecah suasana suka cita sore itu. Bukan tanpa sebab, lantaran Annisa dan Sinta hanyut terseret arus sungai.

Mengetahui ini, warga sekitar dan Bhabinkamtibas Teratak Buluh Birgadir David Gusmanto yang berada tak jauh dari lokasi langsung berupaya membantu dan menyelamatkan nyawa kedua bocah tersebut.

Walhasil, keduanya berhasil ditemukan dan langsung mendapat pertolongan pertama. Saat-saat itulah duka memuncak, di mana nyawa Annisa tak berhasil diselamatkan dna diduga sudah meninggal dunia, sedangkan adiknya Sinta berhasil selamat.

Kemudian kakak dan adik ini dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk diberi bantuan medis lanjutan secara intensif. Tampak kedua orangtua Annisa tak kuasa menahan kesedihannya, karena harus kehilangan anak kesayangan.

Kapolsek Siak Hulu Kompol Dedi Suryadi membenarkan peristiwa ini. Ia pun mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, serta dapat meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak.

Dirinya juga mengapresiasi gerak cepat anggota Bhabinkamtibas di wilayahnya, yang tanggap merespon kejadian tersebut dan memberikan pertolongan, sehingga salah seorang korban diantaranya berhasil selamat dari peristiwa itu.(dow)

Pernah Divonis 16 Tahun Penjara, 2 Pria ini Kembali Maling Motor Polisi di Kampar

June 02, 2018
KAMPAR, KAMPAR KIRI TENGAH - Dua pria pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) milik salah satu anggota kepolisian di Desa Lubuk Sakai, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar berhasil diringkus.

Kedua tersangka yakni MJ alias JK (44), warga desa Koto Damai Kecamatan Kampar Kiri Tengah dan WY alias KL (38), warga Desa Utama Karya, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar.

Kabid Humas Polda Riau mengatakan bahwa salah satu tersangka yang berinial MJ merupakan Residivis dalam 3 kasus berbeda. Dari 3 kasus tersebut, tersangka pernah divonis hukuman penjara selama 16 tahun.

"Tersangka MJ merupakan residivis 3 kasus berbeda. Pertama tersangka sempat menjalani hukuman selama 3 tahun penjara dengan kasus Curas di Kediri pada tahun 2003 lalu," ungkapnya.

Setelah bebas, pada tahun 2008 tersangka kembali melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (Curas) di Desa Karya Bakti Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar. Pada kasus yang kedua ini, tersangka divonis penjara selama 10 tahun, namun hanya menjalai hukuman selama 6 tahun 8 bulan.

"Tak lama setelah bebas, pada tahun 2014 tersangka kembali menjalani hukuman dengan kasus kepemilikan senjata api ilegal dan divonis selama 3 tahun di Lampung," terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tersangka kembali diamankan dengan kasus pencurian kendaraan bermotor milik salah satu anggota kepolisian yang bertugas di Polda Riau.

Bersama temannya yang berinisial MY, MJ diamankan di sebuah hotel di Jalan Arifin Ahmad Kota Pekanbaru pada Jumat, 1 Juni 2018.

Saat ini MJ beserta temannya telah diamankan di Mapolsek Kampar Kiri Hilir guna menjalani proses hukum lebih lanjut.(dow)

Diciduk Saat Transaksi Sabu, Pengedar Narkoba di Kampar Nekat Tabrak Polisi

May 27, 2018
KAMPAR, BANGKINANG - Terduga pengedar Narkoba berinisial RS ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Perhentian Raja, Kabupaten Kampar - Riau. Pria 33 tahun ini dibekuk di Desa Lubuk Sakat, Perhentian Raja, setelah sempat menabrak aparat dengan sepeda motornya demi meloloskan diri.

Usai sudah petualangan RS, usai ditangkap pada Jumat (25/5/2018) sore kemarin di Desa Lubuk Sakat, atas dugaan terlibat peredaran gelap Narkoba. Ini diperkuat dengan diamankannya sejumlah barang bukti Narkotika jenis Sabu siap edar.

Informasi dari kepolisian, ada beberapa paket kecil Sabu disita dari RS. Barang haram itu ia simpan di dalam bungkusan rokok. Proses penangkapan terhadap pelaku sempat berlangsung sengit, karena RS berupaya meloloskan diri.

Jumat sore sekitar pukul 17.30 WIB, aparat mendapat informasi bahwa ada transaksi barang haram di Dusun III Desa Lubuk Sakat. Kapolsek Perhentian Raja Iptu Asmardi bersama Kanit Reskrim Aipda Agus Kurniadi serta empat anggota lainnya pun turun menyelidiki.

Ketika itu kepolisian melihat gerak-gerik seorang pria menggunakan sepeda motor Tracker, yang belakangan diketahui adalah RS. Saat tim berupaya menyetopnya, pelaku justru mencoba melarikan diri dengan menabrak anggota.

Apes, aksi itu justru membuat RS terjerembab dari motor. Meski demikian, dirinya sempat-sempatnya untuk kabur, namun berhasil digagalkan. Berlanjut, penggeledahan pun dilakukan, di mana ditemukan bungkus rokok di dekat kakinya.

Di dalam bungkusan itu, polisi menemukan lima paket kecil Sabu. Tak berhenti di situ, aparat kemudian membawa RS ke rumahnya untuk mencari barang bukti lainnya. Walhasil, ditemukan satu paket Sabu lainnya seharga Rp500 ribu.

Menurut pengakuan RS, Narkoba jenis Sabu ini didapatkannya dari seseorang berinisial YD di Pekanbaru. Terkait itu, aparat masih melakukan penelusuran lebih lanjut, sementara RS diamankan ke kantor kepolisian.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira melalui Kapolsek Perhentian Raja Iptu Asmardi membenarkan penangkapan tersebut. Selain pelaku dan barang bukti Sabu, pihaknya juga menyita sepeda motor Tracker, handphone dan uang sebesar Rp230 ribu.(dow)