KabarSiak

Showing posts with label KabarSiak. Show all posts
Showing posts with label KabarSiak. Show all posts

Gemar Berzakat II Membangun Masyarakat Berbagi Sesama

July 03, 2015
KabarSiak.com, Budaya - Pemerintah Kabupaten Siak bekerjasama dengan BAZNAS Kabupaten Siak mengelar kegiatan Siak Gemar Berzakat.Acara Gemar Berzakat ini di gelar di masjid Islamic Center Jumat (26/06) 

Acara Gemar Berzakat ini dipimpin langsung oleh Bupati Siak Drs.H.Syamsuar.M.Si didampingi oleh Ketua Umum BAZNAS Kabupaten Siak Drs.H.Alfedri M.Si

Dalam sambutannya Bupati Siak menyampaikan bahwa kegiatan Program Gemar berzakat Tahap II ini merupakan  suatu upaya pemerintah untuk mengajak para umat muslim yang mempunyai riski yang berkelebihan untuk agar membayar zakatnya kepada Pihak BAZNAS siak. Menggencarkan gerakan masyarakat berzakat digelar kepada seluruh lapisan yang berlelebihan rizki seperti melibatkan para PNS, Pejabat Siak,Unsur Forkofida, pihak pengusaha dan perusahaan yang ada diwilayah kabupaten Siak.

"Hal ini bertujuan untuk memberikan kesadaran bagi semua pihak akan pentingnya berzakat, karena kita semua tahu bahwa di dalam harta kita tersebut terdapat hak fakir miskin.Maka oleh sebab itu program Gemar berzakat II ini sengaja di programkan dalam rangka untuk memberikan kesadaran  bagi kita semua," sebut Bupati.

Bupati mengharapkan agar kegiatan gemar berzakat ini bisa di galakkan sampai ke seluruh pelosok kabupaten Siak dengan harapan agar kesadaran ini tumbuh dalam jiwa masyarakat untuk membiasakan berzakat.

"kalau lah masyarakat kita telah sadar tentang pentingnya berzakat,maka akan lebih banyak masyarakat atau mustahik yang ada di kabupaten Siak ini akan terbantu dan ini juga salah satu usaha kita untuk mengentaskan kemiskinan.Maka dari itu marilah kita sama sama menggalakkan Gerakan Masyarakat Siak berzakat," tutupnya. (nank). 

Humas IKPP Panik, Dinsosnakertrans Siak Umbar Data Kecelakaan Kerja

June 29, 2015
KabarSiak.com, Kesehatan - Humas PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang, Armadi yang dihubungi Wartawan, mengatakan, seratusan korban kecelakaan yang diuraikan Bidang Pengawasan Dissosnakertrans Siak itu bukan semuanya karyawan PT IKPP.

Bahkan, kebanyakan diderita oleh karyawan dari subkontraktor perusahaan. Meskipun ia sendiri mengakui para pekerja tetap menggunakan peralatan PT IKPP. 

"Itukan data dari Dissosnakertrans, dan kita perlu konfirmasi lagi nanti. Sekarang memang saya belum bisa memastikan," kata dia.

Terkait masa pakai peralatan di dalam areal pabrik yang sudah melebihi masa ambang batas juga dibantah Armadi. Ia mengatakan, tim internal mengecek peralatan secara berkala. Bila diketahui sudah kadaluwarsa, tim akan memberikan nota.

"Kalau dikatakan perlatan di pabrik melebihi ambang batas, yang mana yang melebihi. Silahkan tunjukkan. Karena pabrik itu kan luas. Tapi, itu tak mungkin lah, memang ada yang pabrik lama. Kami kan juga mengecek standarisasinya," ulasnya.

Diberitakan sebelumnya, buruknya pembinaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang menyebabkan kecelakaan kerja hampir setiap hari terjadi selama 14 bulan terakhir, 157 pekerja menjadi korban.

Data yang dihimpun dari Bidang Pengawasan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dissosnakertrans) Siak terdapat 165 korban kecelakaan kerja sejak Januari-Oktober 2014 dan Januari-April 2015. Herannya, 157 tercatat sebagai pekerja di PT IKPP dan 8 pekerja dari PT Pindo Deli yang juga bekerja di areal PT IKPP Perawang.

Kepala Bidang Pengawasan Dissosnakertrans Siak Imron Rosyadi, menyebut berbagai kasus selama 2014 tidak menjadi acuan berarti bagi perusahaan. Sehingga kasus-kasus yang lama tetap terulang, dan membuat statistik kecelakaan di perusahaan itu kian bertambah.

"Sejak Januari hingga April 2015 saja sudah terdapat 40 korban kecelakaan di sana. Apakah tahun ini angka bertambah hingga 157 seperti tahun lalu, atau tidak. Kita khawatir bila tidak ada pembenahan," kata Imron, Jumat pekan lalu.(nank)