CPNS

Showing posts with label CPNS. Show all posts
Showing posts with label CPNS. Show all posts

Rebutkan 265 Formasi, Pelamar CPNS di Pelalawan Mencapai 4.879

October 16, 2018
PELALAWAN, PANGKALAN KERINCI - Proses pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi ditutup Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Senin (15/10/2018) lalu melalui website sscn.bkn.go.id. Ribuan pelamar berhasil mendaftar sesuai dengan formasi yang diinginkan.

Berdasarkan data yang dimiliki Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Pelalawan pelamar CPNS yang berhasil mendaftarkan diri sebanyak 4.879 orang. Sesuai dengan berkas yang diterima BKP2D secara online melalui website sscn.bkn.go.id.

"Pelamar yang terinput website resmi diterima BKP2D sebanyak 4.879 sedangkan formasi yang tersedia di kita sebanyak 265," ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan, H Tengku Mukhlis, kepada Wartawan, Selasa (16/10/2018).

Para pelamar terhimpun sejak awal pendaftaran dibuka hingga hari terakhir. Warga yang melamar berhasil mengupload seluruh dokumen persyaratan sesuai prosedur dan tata cara yang ditetapkan. Disamping itu ada seratusan lebih pelamar yang gugur lantaran tidak berhasil meregistrasi di portal Panselnas.

Setelah proses pendaftaran ini tuntas, lanjut Tengku Mukhlis, tingga menunggu pengumuman kelulusan administrasi bagi para pelamar yang berhasil mendaftar. Jadwalnya akan ditentukan kembali oleh Panselnas dari Kemenpan. Kemudian diagendakan pengambilan kartu dan nomor ujian bagi yang lolos seleksi administrasi.

"Biasanya proses pengambilan nomor dan kartu digelar selama lima hari. Lokasinya masih dirembukan, memang ada beberapa alternatif," tandasnya.

Seperti diketahui, dalam seleksi CPNS tahun 2018 ini, Pemkab Pelalawan mendapat 265 kuota dari pemerintah pusat. Formasi 265 itu terdiri dari tenaga pendidikan 150 formasi, kesehatan 75, teknis 30, dan 10 formasi untuk tenaga pendidikan K2‎.(dow)

source : beritapelalawan

Kekurangan Guru SD dan SMP Hingga 2 Ribuan, Pemko Pekanbaru Ajukan Penerimaan CPNS

May 02, 2018
PEKANBARU, LIMA PULUH - Pemerintah Kota Pekanbaru Provinsi Riau menyebutkan bahwa sampai saat ini masih mengalami kekurangan guru baik untuk tingkat Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama dimana jumlahnya mencapai ribuan tenaga Pendidik.

"Tidak tanggung-tanggung, jumlah kebutuhan guru kita mencapai ribuan orang" Ucap Pelaksana Tugas Wali Kota Pekanbaru, Melalui Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal, Rabu.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal
Jamal menjelaskan kebutuhan guru tersebut mencapai 1.056 orang dimana untuk tingkat SD sekitar 800an orang guru sedangkan sekitar 200an lebih sisanya berada di tingkat SMP. Terkait hal ini Jamal mengaku bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN-RB) untuk mengadakan penambahan tenaga pendidik tersebut. Rencananya penambahan tersebut akan dilakukan melalui jalur CPNS, namun sayangnya smapai saat ini hal tersebut belum mendapatkan kepastian dari pihak kementerian.

Ia berharap agar pihak kementerian untuk segera memberikan jawaban terkait pengajuan penambahan guru yang ada di Pekanbaru. Pasalnya kualitas pendidikan di daerah tersebut juga berkaitan dengan jumlah guru yang ada. Pasalnya untuk guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil yang ada saat ini banyak diantara mereka yang sudah berusia lanjut, sementara dunia pendidikan terus mengalami perkembangan. Oleh sebab itu dibutuhkan tenaga pendidik yang juga dapat menguasai teknologi atau setidaknya "melek" akan  teknologi tersebut.

"Ilmu itu  terus berkembang. Ada beberapa teori lama dalam pendidikan yang sepertinya tidak cocok untuk zaman sekarang ini," imbuhnya.

Terkait mutu pendidikan yang ada di Kota Pekanbaru saat ini, Jamal mengaku bahwa hal tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini dibuktikan dengan adanya kunjungan kerja dari sejumlah daerah lain yang ingin mengetahui maupun mempelajari sistim pengelolaan dunia pendidikan yang ada di Pekanbaru.

Selain itu, Jamal juga mengatakan bahwa pihak Pemko tengah menggagas soal pengadaan sekolah unggul untuk setiap kecamatan. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemerataan pendidikan bagi para pelajar, sehingga tidak ada lagi penumpukan siswa pada suatu sekolah. Ia berharap agar rencana tersebut dapat segera terealisasi mengingat sampai saat ini masih terdapat beberapa sekolah ayng mengalami pembludakan pendaftar sementara sekolah lain masih minim peminat.

"Kalau sudah merata jumlah serta kualifikasi pendidikan di tiap daerah, maka bukannya tidak mungkin Pekanbaru dapat lebih unjuk gigi di tingkat Nasional nantinya," pungkas Jamal.(dow)

source : www,harianvokal.com

Hati-Hati! Banyak Soal Tes CPNS Palsu Beredar Di Medsos

January 14, 2018
RIAU, NASIONAL - Para pemburu lowongan Calon Pegawai negri Sipil (CPNS) 2018 tak hanya mencari informasi mengenai lowongan dan formasi yang dibuka. Banyak diantara mereka juga yang berburu soal-soal CPNS.

Namun untuk mencari soal-soal ini, harus hati-hati agar tak tertipu soal palsu. Sebab, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menemukan banyaknya soal-soal tes CPNS palsu yang beredar di media sosial, terutama di WhatsApp.

"Kami pastikan itu adalah kabar bohong atau hoax. Untuk itu kami minta masyarakat lebih waspada dan tidak mempercayainya," ucap Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian PANRB Herman Suryatman dikutip dari Liputan6.com, Sabtu, 13 Januari 2018.

Untuk mengecoh pembaca agar mempercayai isinya, hoax tersebut diawali dengan kutipan pernyataan Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB, seolah-olah pada bulan Februari 2018 akan dibuka pendaftaran CPNS 2018. Kemudian diinformasikan jumlah formasi yang akan dibuka dan rencana penempatannya.

"Pernyataan itu sama sekali tidak benar. Memang Pak Menpan sudah memberikan sinyal bahwa tahun 2018 ada rencana membuka kembali penerimaan CPNS, baik pusat maupun daerah. Namun untuk waktu dan jumlah formasinya belum ditetapkkan," ungkap Herman.

Tunggu Validasi

Saat ini Kementerian PANRB masih menunggu validasi usulan formasi dari instansi, termasuk dari Pemerintah Daerah. Validasi tersebut, diminta disampaikan secara online melalui aplikasi e-Formasi dan diharapkan sudah masuk semua akhir bulan Januari ini.

Selanjutnya Kementerian PANRB akan melakukan pembahasan setelah validasi usulan formasi tersebut masuk.

"Setelah validasi selesai, kami akan melakukan pembahasan yang mendalam dan komprehensif, termasuk melihat kapasitas fiskal. Adapun formasi yang diprioritaskan antara lain guru, tenaga kesehatan, serta formasi jabatan yang spesifik sesuai core business instansi dalam rangka membidik Nawacita," tegasnya.

Herman menghimbau warga masyarakat untuk lebih jeli dalam menerima dan mengakses informasi terkait CPNS.

"Apabila ingin mengetahui informasi seputar CPNS, agar mengakses portal menpan.go.id bkn.go.id serta portal instansi pemerintah terkait dengan domain go.id. Jangan percaya informasi yang sumbernya tidak jelas," ucapnya.

Herman menduga, beredarnya khabar bohong tersebut ujung-ujungnya penipuan atau penawaran jasa latihan soal CPNS.

"Berdasarkan pengalaman, patut diduga beredarnya hoax tersebut muaranya ke penipuan atau motif bisnis menawarkan jasa latihan soal CPNS. Untuk langkah antisipatif, saat ini kami sedang berkoordinasi dengan pihak Kepolisian," tandasnya.(gun)